Dunia Dragon Ball dikenal menghadirkan berbagai teknik serangan paling mematikan dalam sejarah anime. Bahkan karakter dari kalangan terlemah sekalipun sanggup melenyapkan manusia biasa hanya dengan ledakan Ki sederhana. Pada tingkatan tertinggi, para petarung terkuat di waralaba ini bukan sekadar mampu menahan gempuran serangan paling berbahaya, melainkan juga memiliki jurus pamungkas satu-serangan yang dapat mengakhiri pertarungan dalam sekejap.
Serangan pemungkas satu-hit di Dragon Ball umumnya sangat sulit untuk dieksekusi, namun hal itu wajar mengingat dampaknya yang langsung menyudahi pertempuran. Beberapa jurus bahkan menyimpan potensi serta daya hancur yang mampu merontokkan multiverse. Untungnya para tokoh utama dalam Dragon Ball adalah para ahli bela diri yang sangat menikmati pertarungan, sehingga bentrokan level atas tidak langsung usai dalam satu pukulan saja.
7
Potensi Penuh Destructo Disc Belum Sepenuhnya Terungkap
Pengguna: Krillin, Frieza, Goku, Android 18
Destructo Disc merupakan salah satu jurus paling mematikan di sepanjang seri—begitu kuatnya hingga jarang sekali dibiarkan mengenai sasaran secara langsung. Serangan ini awalnya diciptakan oleh Krillin untuk menghadapi bangsa Saiyan. Dengan memusatkan seluruh energi Ki ke telapak tangannya, Krillin membentuk piringan setajam silet yang sanggup merenggut nyawa siapa saja.
Krillin nyaris menumbangkan Nappa dan Frieza menggunakan Destructo Disc, tetapi serangannya meleset pada percobaan tersebut. Dalam anime Dragon Ball Z, terdapat adegan di mana Perfect Cell mampu menahan gempuran Destructo Disc, namun momen itu tidak dianggap kanon. Selama target tidak memiliki kemampuan regenerasi, Destructo Disc dipastikan sanggup membunuh jika mengenai sasaran secara telak.
6
Death Beam Berhasil Menghabisi Vegeta & Future Trunks dalam Sekali Serang
Pengguna: Frieza, Cell
Death Beam adalah salah satu jurus ikonik milik Frieza, terutama berkat cara penggunaannya yang sangat berkesan selama di Namek. Pada pertarungan penutup saga tersebut, ia memanfaatkan Death Beam untuk membunuh Dende dan Vegeta. Menariknya, ujung dari sinar Death Beam ini dapat disesuaikan untuk menghasilkan efek yang berbeda. Ketika menghabisi Dende, tembakan Death Beam Frieza meledak bak hantaman Ki biasa.
Sebaliknya, saat dilepaskan ke arah Vegeta, Death Beam tersebut menembus langsung bagian dada dan merenggut nyawanya seketika. Di kemudian hari, Cell turut menggunakan teknik serupa untuk menghabisi Future Trunks. Death Beam sanggup melenyapkan target seketika apabila mengenai sasaran… dengan catatan tingkat kekuatan lawan berada di bawahnya. Sebagaimana terlihat saat Frieza berduel melawan Super Saiyan Goku, serangan ini dapat ditahan jika kekuatannya memadai. Kendati demikian, dengan kehadiran Black Frieza sebagai makhluk fana terkuat saat ini, Death Beam kembali mendapatkan statusnya sebagai jurus pembunuh instan.
5
Super Spirit Bomb Sanggup Mengatomisasi Lawan dengan Genki yang Cukup
Pengguna: Goku
Spirit Bomb sebenarnya belum pernah tercatat berhasil membunuh musuh secara langsung, tetapi Super Spirit Bomb pada akhir kisah Dragon Ball Z memiliki kekuatan fisik yang cukup untuk mendesak Kid Buu sekaligus kecepatan untuk menghancurkannya sebelum regenerasinya aktif. Pembeda utama antara Super Spirit Bomb dan versi standarnya terletak pada jumlah pasokan Genki yang jauh lebih masif.
Super Spirit Bomb ditenagai oleh para petarung terkuat di Bumi—mencakup Gohan, Vegeta, Piccolo, beserta Z-Fighters lainnya—ditambah seluruh penduduk Bumi, penghuni New Namek, hingga para Kai. Faktor penentu yang membuat serangan ini kian mematikan adalah dorongan momentum tambahan dari kekuatan penuh Super Saiyan Goku di belakangnya. Melalui penggabungan seluruh elemen tersebut, Super Spirit Bomb mampu memvaporisasi musuh-musuh setingkat dewa sekalipun.
4
Dragon Fist Merupakan Jurus Pamungkas Terkuat Goku di Lini Masa Toei
Pengguna: Goku
Goku tidak pernah menggunakan Dragon Fist dalam lini masa kanon Dragon Ball—pendekatan terdekatnya adalah tinju Great Ape saat melawan Demon King Piccolo—namun jurus ini menjadi salah satu andalan ikonik Goku dalam film-film garapan Toei serta seri spin-off. Goku memanfaatkan Dragon Fist untuk menumbangkan sejumlah penjahat terkuat di film DBZ, serta Super 17 dalam serial Dragon Ball GT.
Secara desain, Dragon Fist memang dirancang sebagai jurus pemungkas yang memusatkan seluruh energi Ki dan kekuatan Goku ke dalam satu hantaman tinju yang luar biasa dahsyat. Menariknya, cara Goku mengalahkan Moro di dalam manga Dragon Ball Super memiliki kemiripan dengan teknik Dragon Fist. Bukan tidak mungkin jika Dragon Ball Super nantinya akan mengadaptasi adegan Ultra Instinct Dragon Fist pertama dalam bentuk animasi.











