Konsol Nintendo Entertainment System memiliki pustaka game yang sangat banyak selama masa jayanya, dengan sekitar 675 judul resmi yang dirilis di Amerika Utara. Jumlah tersebut bahkan belum menghitung game tidak resmi seperti Action 52 dan The Ultimate Stuntman, atau lebih dari 350 game eksklusif Jepang yang tidak pernah sampai ke wilayah Barat. Meskipun beberapa judul populer dari sistem tersebut masih dikenang dengan baik, banyak game besar di NES yang kini justru terlupakan begitu saja.
Perlu dicatat, game-game ini bukanlah kegagalan komersial yang langsung menghilang tanpa meninggalkan jejak saat dirilis; semuanya sempat menjadi perbincangan hangat pada masanya. Hanya saja, karya-karya tersebut gagal bertahan sebagai mahakarya yang dicintai selamanya. Jika Anda benar-benar mendalami era tersebut, Anda mungkin pernah mendengar beberapa klasik yang mulai memudar ini, tetapi jumlahnya pasti sangat sedikit.
Top Gun Got That Maverick Rub
Game Simulasi Penerbangan Konami yang Terangkat Berkat Lisensi
Didorong oleh popularitas Tom Cruise, Top Gun menjelma menjadi fenomena global dalam berbagai hal, meskipun warisannya kini sering kali hanya diasosiasikan dengan filmnya saja. Walaupun film sukses besar tersebut tidak mendapatkan sekuel hingga beberapa dekade kemudian, para pengembang terus merilis game Top Gun, menghasilkan sekitar 12 judul antara tahun 1986 hingga 2012. Konami merilis dua game khusus untuk NES, yang keduanya merupakan game simulasi penerbangan tempur.
Top Gun menempatkan pemain di kokpit pesawat F-14 Tomcat dalam empat misi berbeda, yang umumnya melibatkan penembakan musuh, sekuens pendaratan yang sangat memusingkan, dan pengisian bahan bakar di tengah penerbangan. Terlepas dari pertempuran udara yang relatif mudah, inti permainan game ini terasa sangat sulit hingga menjengkelkan, dan kualitas permainannya jauh dari kata cukup untuk membuat penerbangan tersebut sepadan.
Melalui game NES ini, kita melihat contoh nyata sebuah rilis yang melesat menjadi sangat populer berkat pengenalan merek semata. Begitu gelombang Hype tersebut mereda, yang tersisa hanyalah game simulasi penerbangan biasa-biasa saja yang gagal mengenai sasaran dengan baik. Sekuelnya, The Second Mission, sebenarnya tampil lebih baik, tetapi siapa yang benar-benar menginginkan game Top Gun pada tahun 1990?
Golgo 13: Top Secret Episode Was A Cool NES Spy Thriller
Game NES yang Paling Mendekati Kategori “Dewasa”
Siapa pun yang mengikuti manga dan anime pasti tidak asing dengan nama Golgo 13, kisah karya Takao Saito tentang seorang pembunuh bayaran berdarah dingin yang telah berjalan selama beberapa dekade. Meskipun tidak mendapatkan adaptasi yang membludak, manga ini telah menerima beberapa game dari waktu ke waktu; yang terpenting, Golgo 13: Top Secret Episode beserta sekuelnya menjadi satu-satunya yang dirilis di Amerika Utara.
Meskipun bukan sebuah kesuksesan yang sangat masif, Top Secret Episode terbukti cukup sukses di Jepang maupun Amerika Utara sehingga layak mendapatkan sekuel di kedua wilayah tersebut, dan daya tarik game ini memang masuk akal. Mengingat sebagian besar game NES pada masa itu disensor agar ramah keluarga, cerita “dewasa” ala Golgo 13 tentang seorang pembunuh yang terlibat spionase internasional, menembak musuh, dan tidur dengan wanita menawarkan sesuatu yang berbeda.
Harus diakui, Top Secret Episode mencoba menghadirkan variasi yang cukup baik, dengan empat gaya permainan yang relatif berbeda. Namun, tidak ada satupun yang terasa sangat bagus atau bahkan menyenangkan, dan game ini akhirnya menjadi usang begitu era 16-bit mulai menghasilkan petualangan bertema mata-mata yang jauh lebih unggul.







