Dalam ajang BlizzCon 2026, Blizzard mengumumkan detail terbaru mengenai musim mendatang untuk Diablo 4 yang diberi tajuk Season of Hell’s Legacy, sekaligus merayakan hari jadi waralaba tersebut yang ke-30. Ajang ini menjadi momen yang sangat meriah bagi para penggemar setia Blizzard, dengan berbagai kejutan dari beragam waralaba populer termasuk Diablo. Selain mengonfirmasi kehadiran judul baru, pihak pengembang juga memamerkan banyak konten anyar yang akan segera rilis untuk Diablo 4, termasuk musim terbarunya.
Memasuki usia ke-30 pada tahun 2026, Blizzard menyiapkan banyak hal spesial untuk para pemain, termasuk pengumuman mengejutkan bahwa Diablo 5 dijadwalkan rilis pada tahun 2029. Meskipun Diablo 4 tidak akan lagi mendapatkan ekspansi baru di masa mendatang, Blizzard tetap berkomitmen untuk menghidupkan game ini melalui alur cerita musiman yang segar serta konten tambahan seperti kehadiran kelas Amazon dari Diablo 2 pada tahun 2027. Musim ke-15 ini diposisikan sebagai salah satu pembaruan terbesar yang berfungsi ganda sebagai perayaan akbar waralaba.
Bagaimana Aktivitas Waking Nightmares Merayakan 30 Tahun Diablo
Dalam panel diskusi khusus untuk Diablo 4, para pengembang membagikan informasi lebih mendalam mengenai Season of Hell’s Legacy. Seperti yang sempat dibocorkan sebelumnya, musim ini dirancang untuk mengenang tiga dekade perjalanan Diablo dengan menghadirkan kembali karakter ikonik seperti Deckard Cain serta tiga Prime Evil: Diablo, Baal, dan Mephisto. Para pemain akan diajak menjelajahi “memori hidup” dari seri-seri terdahulu yang dibangun ulang menggunakan mesin permainan Diablo 4, lengkap dengan perburuan senjata serta perlengkapan klasik dari masa lalu.
Musim ini juga memperkenalkan aktivitas baru bernama Waking Nightmares, yang pada intinya adalah rekonstruksi dari momen-momen paling berkesan dari game-game sebelumnya. Blizzard mengonfirmasi ada tiga jenis ruang bawah tanah Waking Nightmares yang bisa dijajal, termasuk salah satu arena yang mempertemukan pemain dengan para Prime Evil. Pimpinan pengembang musim, Owen Leach, mengungkapkan bahwa timnya bahkan berhasil merekonstruksi hampir seluruh bagian dari Diablo 1 ke dalam mesin Diablo 4, membawa pemain menelusuri Tristram Cathedral, Catacombs, Caves, hingga berujung di Neraka untuk menghadapi Diablo secara langsung.
Nuansa nostalgia ini semakin diperkuat dengan kembalinya berbagai item unik legendaris seperti Leoric’s Crown, Stone of Jordan, dan Messerschmidt’s Reaver. Makhluk Dark Wanderer juga akan berkeliaran di dunia Sanctuary sebagai bentuk penghormatan bagi alur cerita Diablo 2. Tidak ketinggalan, jalur pertempuran atau battle pass serta toko kosmetik akan dipenuhi dengan referensi dari seri terdahulu, bahkan trailer perdananya sempat memberikan petunjuk kembalinya peta favorit penggemar dari Diablo 3, yaitu Whimsyshire.
Kabar gembira lainnya bagi para gamer adalah konfirmasi bahwa pemilik konsol Nintendo Switch 2 kini dapat menikmati petualangan ini melalui paket Diablo 4: Age of Hatred Collection. Dirilis pada tanggal 15 September, bundel ini menyertakan game dasar Diablo 4 beserta dua ekspansi utamanya, yaitu Vessel of Hatred dan Lord of Hatred. Versi Nintendo Switch 2 ini juga akan mendukung fitur HDR serta layar sentuh. Meski demikian, pemain versi fisik perlu memperhatikan bahwa kotak penjualan hanya berisi kode unduhan, serta memerlukan langganan aktif Nintendo Switch Online dan akun Battle.net untuk memainkannya.








