Bagi para pelancong yang gemar menjelajahi Jepang, nama jalur sepeda Shimanami Kaido tentu sudah tidak asing lagi. Membentang dari Onomichi di Prefektur Hiroshima hingga Imabari di Ehime, rute ini sangat populer di kalangan wisatawan lokal maupun mancanegara. Kendati demikian, Onomichi sebenarnya menyimpan lebih banyak daya tarik yang sering kali terlewatkan oleh para pesepeda yang terburu-buru melanjutkan perjalanan ke Ehime.
Secara historis, Onomichi memegang peran penting sebagai kota pelabuhan di Laut Pedalaman Seto. Berdasarkan catatan sejarah, kawasan ini mulai berkembang pada tahun 1168 dan berfungsi sebagai pusat pengiriman beras selama lebih dari lima abad. Meskipun kepentingannya sempat meredup pada zaman Edo period, kota ini tetap menjadi simpul vital yang menghubungkan jalur pelayaran di kawasan tersebut.
Wilayah Onomichi tidak hanya mencakup area sekitar Stasiun Onomichi, tetapi juga membentang hingga pulau-pulau pesisir yang dapat diakses menggunakan feri kecil. Suasana pelabuhan yang nostalgik ini menjadi salah satu daya tarik utama yang memberikan kesan mendalam bagi para pengunjung.
Cara Menuju ke Sana

Secara geografis, Onomichi dilintasi oleh jalur kereta Shinkansen yang menghubungkan Tokyo dan Hakata di Prefektur Fukuoka. Namun, Stasiun Shin-Onomichi letaknya cukup jauh dari pusat kota dan hanya dilayani oleh kereta Kodama yang lebih lambat. Oleh karena itu, disarankan bagi pelancong untuk datang melalui Stasiun Okayama atau Stasiun Fukuyama, lalu melanjutkan perjalanan hingga Stasiun Onomichi yang berada tepat di jantung kota.
Stasiun Onomichi memberikan akses yang sangat mudah ke berbagai objek wisata dengan berjalan kaki. Perlu dicatat bahwa lanskap kota ini didominasi oleh area berbukit dan lereng, sehingga bersiaplah untuk menaiki tangga atau jalan miring saat menjelajah. Selain itu, ketersediaan akomodasi hotel di Onomichi tergolong terbatas, sehingga pemesanan jauh-jauh hari sangat dianjurkan.
Pesona Kota Pelabuhan Onomichi

Salah satu aktivitas terbaik di Onomichi adalah menyusuri jalur 25 kuil yang melintasi lorong-lorong sempit dan kawasan permukiman bersejarah. Rute ini biasanya memakan waktu sekitar setengah hari untuk diselesaikan. Jika Anda ingin menghindari kelelahan akibat naik turun bukit, Anda dapat memanfaatkan Mt. Senko-ji Ropeway untuk mencapai kompleks kuil Senko-ji dan menikmati pemandangan laut serta jembatan pulau dari dek observasi.
Di sekitar Gunung Senko-ji, pengunjung juga dapat mampir ke Museum Seni Kota Onomichi serta Path of Literature yang mendedikasikan penghormatan kepada para sastrawan lokal. Saat menuruni bukit melalui gang-gang berliku, Anda kemungkinan besar akan berpapasan dengan kucing-kucing ramah yang berkeliaran di area Neko-no-Hosomichi (Gang Kucing Sempit).
Destinasi religi lainnya yang layak dikunjungi adalah Saikoku-ji. Terletak di atas bukit dengan 108 anak tangga, kompleks kuil berusia 1.300 tahun ini sangat indah, terutama pada musim semi saat bunga sakura bermekaran dan diterangi lampu pada malam hari.
Setelah puas menjelajahi kuil, Anda bisa berjalan-jalan di Onomichi Hondori, sebuah kawasan perbelanjaan bergaya Showa period yang membentang sepanjang 1,6 kilometer dari dekat stasiun. Di sini terdapat berbagai toko suvenir, restoran, serta kafe lokal.
Jangan lewatkan pula kesempatan mencicipi kuliner khas setempat, yaitu ramen Onomichi. Hidangan mi dengan kuah berbasis kecap asin ini menggunakan hasil tangkapan ikan segar dari Laut Pedalaman Seto, menghasilkan cita rasa gurih yang unik.
Bagi wisatawan yang berada di area pelabuhan, kawasan sekitar Onomichi U2 menawarkan pusat kuliner, toko sepeda, serta fasilitas penunjang bagi para pesepeda yang baru selesai menjelajahi jalur Shimanami Kaido.
Menjelajah Laut Pedalaman Seto

Wilayah administratif Onomichi juga mencakup sejumlah pulau di sekitarnya. Jika Anda memiliki kendaraan pribadi atau bersepeda melintasi Shimanami Kaido, beberapa permata tersembunyi berikut layak untuk disambangi:
- Kosan-ji
Terletak di Pulau Ikuchijima, kompleks kuil dari aliran Jodo Shinshu or “True Pure Land Sect” ini didirikan pada tahun 1936. Sebagian besar bangunannya meniru arsitektur kuil terkenal lain di Jepang. Bagian yang paling menarik adalah Miraishin-no-Oka, sebuah taman luas yang seluruhnya terbuat dari marmer putih asal Italia. - Hirayama Ikuo Museum
Museum modern ini juga berada di Pulau Ikuchijima dan didedikasikan untuk mengenang karya salah satu pelukis terkemuka Jepang, Hirayama Ikuo. Tempat ini menyediakan ruang pameran, lounge teh, serta toko suvenir.
Rekomendasi Destinasi di Sekitar Onomichi

Jika Anda memiliki waktu luang tambahan sebelum atau sesudah dari Onomichi, beberapa lokasi di sekitarnya sangat direkomendasikan untuk dimasukkan ke dalam rencana perjalanan:
- Fukuyama Castle
Benteng abad pertengahan ini awalnya dibangun pada tahun 1622 atas perintah kerabat Tokugawa Ieyasu sebagai basis pertahanan di wilayah barat. Meskipun bangunan utamanya merupakan rekonstruksi modern dari beton, kawasan di sekitarnya tetap menawan, khususnya saat musim semi. - Hiroshima Prefectural Museum of History
Terletak tidak jauh dari Kastil Fukuyama, museum ini menampilkan sejarah kehidupan masyarakat pesisir Jepang pada masa lalu secara mendalam, lengkap dengan replika kota pesisir berukuran penuh. - Tomonoura
Kota pelabuhan nelayan yang terletak di ujung selatan Fukuyama ini menawarkan suasana masa lampau yang tenang dan autentik. Tempat ini semakin terkenal setelah menjadi inspirasi latar film Hollywood serta film animasi Studio Ghibli.








