Trailer terbaru untuk serial anime Love Unseen Beneath the Clear Night Sky telah dirilis dan memperdengarkan lagu tema pembuka berjudul “Hitohira” yang dibawakan oleh Motohiro Hata. Anime ini dijadwalkan mulai tayang perdana pada tanggal 6 Juli.
Penyanyi sekaligus pencipta lagu tersebut turut memberikan kesan dan pesan mengenai karyanya: “Hitohira” adalah sebuah karya yang saya gubah dengan membayangkan kepingan-kepingan musim panas yang dirajut bersama, membiarkan cahaya serta harapan fana muncul ke permukaan. Saya berharap kalian dapat menikmatinya bersama anime ini.
Jajaran Pemeran Utama
- Miyu Irino sebagai Kakeru Sorano
- Saori Hayami sebagai Koharu Fuyutsuki
- Konomi Kohara sebagai Yuuko Hayase
- Yohei Azakami sebagai Ushio Narumi
Produksi animasi untuk serial ini dikerjakan oleh studio MAKARIA (The Brilliant Healer’s New Life in the Shadows) dengan Joe Yoshizaki yang bertindak sebagai sutradara. Sementara itu, posisi komposisi seri dipegang oleh Yuko Kakihara (The Apothecary Diaries). Sebuah visual utama juga telah dibagikan sebelumnya kepada para penggemar.
Staf Produksi
- Cerita Orisinal: Nanigashi Shima (GA Bunko / SB Creative Corp.)
- Desain Karakter Orisinal: raemz
- Desain Karakter: Yoshihiro Sawada / Yuzuki Ishii
- Pengawas Direktur Seni: Osamu Masuyama
- Direktur Seni: Asaki Nakamura / Miyuki Kawashima
- Desain Warna: Mayumi Hiraide
- Direktur Sinematografi: Daigo Matsumoto / Yoshihito Kuwa
- Direktur Suara: Satoshi Motoyama
- Musik: Harumi Fuuki
- Lagu Tema Pembuka: “Hitohira” oleh Motohiro Hata
- Lagu Tema Penutup: “Hikari” oleh Yui Sakurai
- Produksi Animasi: MAKARIA
Anime ini diadaptasi dari seri light novel karya Nanigashi Shima dengan ilustrasi dari raemz, yang pertama kali diterbitkan di bawah naungan label GA Bunko milik SB Creative pada bulan Agustus 2023.
Sinopsis Cerita
Cerita bermula pada suatu malam di musim semi, ketika Kakeru Sorano yang merupakan seorang mahasiswa tahun pertama diajak oleh teman seasramanya, Narumi, untuk menghadiri pesta penyambutan mahasiswa baru. Di sana, ia bertemu dengan Koharu Fuyutsuki, seorang gadis tunanetra yang ceria, sering tertawa, dan memiliki banyak impian—sangat berbanding terbalik dengan kepribadian Kakeru. Semenjak Kakeru tak sengaja memungut tongkat putih milik Koharu usai kelas berakhir, jarak di antara mereka perlahan-lahan mulai mendekat.
Suatu hari, Koharu berkata, “Aku ingin melihat kembang api.” Ucapan tersebut memancarkan secercah cahaya yang untuk pertama kalinya ditatap langsung oleh Kakeru. Berkisah tentang seorang gadis yang tidak dapat melihat dan seorang pemuda yang menutup diri dari dunia luar, ini adalah sebuah cerita romantis penuh kelembutan tentang dua insan yang sama-sama sedang mencari cahaya dalam hidup mereka.
©Nanigashi Shima – SB Creative Corp. / Kakekoi Partners








