Selamat datang kembali di seri Backyard Tourism. Seperti biasa, kita akan mengulas sebuah permata tersembunyi yang membuktikan bahwa wilayah mana pun di Jepang memiliki potensi wisata yang menarik jika didukung oleh cerita dan pemasaran yang tepat. Kali ini, kita akan membahas Pohon Kamper Raksasa Kamo, atau yang dikenal sebagai Great Camphor Tree of Kamo. Terletak sekitar 40 menit di luar pusat Kota Kagoshima di area kuil Kamo Hachimangu, pohon raksasa ini diyakini sebagai salah satu yang tertinggi di Jepang untuk jenisnya.
Bagi yang mengenal Kagoshima, prefektur ini memang terkenal dengan berbagai pohon kuno. Contoh paling ikonik adalah Jomon Sugi di Pulau Yakushima, pohon Cryptomeria besar di Kepulauan Satsunan yang diperkirakan berusia sekitar 5.000 tahun. Sebagai perbandingan, 5.000 tahun lalu adalah masa ketika negara-kota Sumeria seperti Uruk mulai berkembang dan manusia pertama kali menciptakan sistem tulisan seperti aksara paku. Itu adalah contoh pohon yang benar-benar purba.
Dibandingkan dengan Jomon Sugi yang berusia ribuan tahun di selatan, Pohon Kamper Raksasa Kamo tergolong lebih muda. Diperkirakan berusia sekitar 1.500 tahun, spesimen ini memiliki tinggi mencapai 30 meter. Pohon ini tumbuh di dalam kompleks kuil Kamo Hachimangu, salah satu dari 44.000 kuil cabang Usa Jingu yang didedikasikan untuk dewa perang Hachiman. Terutama pada musim gugur, yang datang lebih lambat di Kagoshima, pemandangan pohon kamper ini bersama kuil Kamo Hachimangu sangat memukau.
Apakah tempat ini layak dikunjungi secara khusus? Jawabannya tentu tergantung pada preferensi masing-masing. Jika Anda menyewa mobil dan menyukai alam serta pohon-pohon berusia ratusan tahun, tempat ini wajib masuk ke dalam Rencana Perjalanan Kyushu Anda. Namun, bagi yang mengandalkan transportasi umum, perjalanan ke pohon kamper ini tetap memungkinkan, asalkan Anda merencanakan waktu keberangkatan dengan cermat.
Cara Menuju ke Sana

Langkah pertama tentu saja adalah mencapai Prefektur Kagoshima. Sebagian besar wisatawan biasanya menggunakan pesawat dari Tokyo atau Osaka, tetapi Anda juga bisa memanfaatkan Shinkansen menuju Stasiun Kagoshima-Chuo jika menggunakan tiket kereta JR Pass atau alternatif tiket regional.
Dari pusat kota Kagoshima, ada beberapa cara untuk mencapai lokasi Pohon Kamper Raksasa Kamo. Rute terbaik bergantung pada waktu keberangkatan Anda, sehingga disarankan untuk memeriksa arah melalui peta digital guna mengetahui jadwal bus yang akurat. Untuk perjalanan kereta, layanan seperti Jorudan sangat membantu, meski kurang praktis untuk pengecekan bus secara real-time karena keterbatasan lokasi langsung.
Jika memungkinkan, Anda bisa mengawali hari dengan singgah di Sengan-en. Taman tradisional Jepang ini dulunya merupakan kediaman Klan Shimazu yang berkuasa di wilayah tersebut selama berabad-abad. Tempat ini sangat cocok dipadukan dalam satu hari perjalanan dengan kunjungan ke Pohon Kamper Raksasa Kamo, karena terdapat layanan bus siang hari yang langsung mengantar pengunjung ke pintu masuk kuil Kamo Hachimangu.
Kamo Hachimangu dan Pohon Kamper Raksasa

Kamo Hachimangu bukanlah kompleks kuil yang sangat besar. Meskipun halamannya cukup luas, aula utamanya berukuran cukup sederhana dibandingkan kuil-kuil besar lainnya. Kendati demikian, Pohon Kamper Raksasa Kamo yang berukuran raksasa mendominasi sebagian besar area kuil. Berdiri di sebelah kiri aula utama, bentuk pohon berusia 1.500 tahun ini menghiasi sebagian besar pemandangan di sana.
Setelah menyampaikan doa kepada dewa perang yang bersemayam di kuil ini, pengunjung dapat menghabiskan waktu sekitar satu jam hanya untuk mengagumi pohon kamper tersebut. Terdapat beberapa bangku batu di sekitar kompleks tempat Anda bisa duduk bersantai sambil menatap ke arah pohon tua yang menjulang tinggi. Selain itu, ada jalur pejalan kaki berbahan kayu yang mengelilingi pangkal batang pohon, memungkinkan pengunjung untuk mendekat dan merasakan kemegahannya.
Bagi yang memiliki waktu luang sambil menunggu bus kembali, terdapat Kamo Visitor Koryu Center di seberang jalan dari gerbang torii yang menandai jalan masuk ke Kamo Hachimangu. Fasilitas kecil ini menyajikan informasi sejarah lokal serta toko yang menjual produk-produk khas daerah. Di dalam gedung juga tersedia meja, mesin penjual otomatis, dan fasilitas toilet, menjadikannya tempat yang nyaman untuk menunggu kedatangan bus.
Destinasi Menarik Lainnya di Sekitar

Kunjungan ke Pohon Kamper Raksasa Kamo biasanya digabungkan dengan destinasi lain agar perjalanan ke Kagoshima terasa lebih optimal. Selain taman Sengan-en, Anda dapat mengunjungi pulau vulkanik Sakurajima di Teluk Kagoshima atau menikmati suasana malam di kawasan Tenmonkan.
Bagi para pencinta kuliner, Kagoshima terkenal dengan hidangan daging sapi dan babi Berkshire lokal yang berkualitas tinggi. Berbagai pilihan kuliner tersedia, mulai dari restoran yakiniku hingga kedai lokal sederhana yang menyajikan irisan daging babi yang sangat empuk. Sebaiknya lakukan reservasi terlebih dahulu karena beberapa tempat populer sering kali memiliki antrean yang panjang.
Di Kota Aira, tempat pohon kamper ini berada, terdapat juga beberapa situs sejarah dan budaya yang layak dikunjungi. Kuil Kamo Hachimangu sendiri merupakan salah satu landmark terpenting di area tersebut, dan distrik Kamo di sekitarnya memiliki sejarah panjang yang erat kaitannya dengan tradisi pemujaan Shinto serta pertanian. Tidak jauh dari sana, pengunjung dapat melihat sisa-sisa kota pos Kamo yang dulunya melayani para pelancong pada periode Edo (1603–1868).
Meskipun Aira tidak memiliki banyak objek wisata berskala besar, Pantai Shigetomi adalah salah satu tempat menarik yang patut disinggahi. Bentangan pasir di sepanjang Teluk Kagoshima ini menawarkan tempat yang tenang untuk berjalan-jalan santai pada hari yang cerah dengan pemandangan langsung ke arah Sakurajima. Menjelajahi area ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai sejarah kawasan tersebut dan membuat perjalanan melihat pohon kamper terasa semakin berkesan.







