Home / Travel / Menyusuri Keindahan Kakunodate: Kota Kastil dan Distrik Samurai Bersejarah di Akita

Menyusuri Keindahan Kakunodate: Kota Kastil dan Distrik Samurai Bersejarah di Akita

Samurai Residences in Kakunodate During Autumn

Menjelajahi Jepang secara menyeluruh membutuhkan waktu yang sangat panjang karena begitu banyaknya tempat menarik yang ditawarkan. Salah satu destinasi yang wajib dikunjungi adalah kota benteng bersejarah Kakunodate di Prefektur Akita. Wilayah bagian utara di kawasan Tohoku ini terkenal dengan distrik samurai yang terawat dengan sangat baik, menjadikannya salah satu daya tarik utama bagi wisatawan yang menyukai sejarah maupun keindahan arsitektur era Edo (1603–1868).

Lokasi Kakunodate sangat strategis dan mudah dijangkau dari Morioka. Para pelancong yang menggunakan JR East Pass (Tohoku Area) dapat dengan bebas naik Shinkansen menuju Stasiun Kakunodate. Destinasi ini menawarkan pesona yang luar biasa sepanjang tahun, terutama saat musim gugur dengan daun-daun kemerahannya atau ketika musim bunga sakura mekar pada akhir April hingga awal Mei.

Cara Menuju ke Sana

If you’re planning to take a trip to the samurai town of Kakunodate near Akita City with friends or family, you’ll need to take the Komachi Shinkansen up to Tohoku. Kakunodate is located along the baks of the river and is absolutely fire during both autumn and winter. It ticks all of the boxes for being a hidden gem despite not having any samurai swords on display.

Bekas kota benteng ini terletak di antara ibu kota Prefektur Akita dan Kota Morioka. Dari Tokyo, perjalanan dapat dilakukan dengan naik kereta menuju Stasiun Morioka terlebih dahulu, atau langsung menggunakan layanan kereta menuju Stasiun Akita yang juga berhenti di Stasiun Kakunodate.

Bagi yang ingin menikmati kawasan Tohoku secara lebih mendalam, disarankan untuk meluangkan waktu menjelajahi Kota Morioka di Prefektur Iwate sebelum melanjutkan perjalanan ke Kakunodate keesokan harinya. Sesampainya di Stasiun Kakunodate, area distrik samurai dan berbagai titik menarik dapat dicapai dengan berjalan kaki selama 15 hingga 20 menit, atau dengan menyewa sepeda.

Perlu dicatat bahwa pilihan akomodasi di Kakunodate cukup terbatas. Oleh karena itu, banyak pelancong memilih untuk memesan hotel di Kota Akita atau Morioka, lalu menjadikan Kakunodate sebagai destinasi kunjungan di tengah perjalanan.

Kawasan Tempat Tinggal Samurai dan Sungai Hinokinai

Whether it’s in the autumn, winter or spring, a trip to Kakunodate is always a great idea. Located near Akita City, the main street is lined with many samurai residences. When you enter through the door of these Japanese residences, you’ll see the main houses of samurai lords and their family and sons. Though some rooms have been rebuilt over the years, Kakunodate is a great example of how classes were once warded off from one another.

Dibangun di sepanjang tepian Sungai Hinokinai, Kakunodate terbagi menjadi dua wilayah utama, yaitu distrik samurai dan distrik pedagang. Tata letak ganda yang sering dijuluki sebagai “Kyoto Kecil dari Tohoku” ini mencerminkan struktur sosial yang ketat pada masa lalu, yang memisahkan kaum prajurit dan masyarakat umum.

Distrik samurai menawarkan jalanan luas yang dinaungi oleh pohon-pohon sakura枝垂桜 (shidarezakura). Kediaman para samurai kelas atas di sini dilengkapi dengan pagar hitam yang kokoh dan halaman yang tertata rapi. Sementara itu, distrik pedagang menampilkan bangunan toko kayu dan gudang tradisional yang kini banyak difungsikan sebagai tempat penjualan kerajinan tangan lokal, termasuk kabazaiku, seni pertukangan kulit kayu sakura yang khas dari Kakunodate.

Benteng Kakunodate sendiri kini sudah tidak berdiri karena dibongkar pada tahun 1620 akibat kebijakan shogun. Kendati demikian, pengunjung tetap dapat mendaki situs bekas benteng di Gunung Furushiroyama untuk menikmati pemandangan kota dan lembah Sungai Hinokinai dari ketinggian.

Bunga Sakura dan Keindahan Musim Gugur

Up until the dates around early December, Kakunodate in Akita Prefecture is famous for its Japanese fall foliage and its samurai houses such as the Aoyagi house. Many of the grounds of the samurai residences have weeping cherry trees planted on site which are beautiful when they bloom.

Kakunodate merupakan salah satu lokasi melihat sakura paling terkenal di wilayah Tohoku. Setiap akhir April hingga awal Mei, deretan pohon sakura di sepanjang Sungai Hinokinai dan di dalam area kediaman samurai bermekaran dan menciptakan pemandangan yang memukau.

Selain musim semi, musim gugur di Kakunodate yang berlangsung dari akhir Oktober hingga awal November juga sangat memesona. Warna-warni daun merah, oranye, dan keemasan menghiasi jalanan serta rumah-rumah bersejarah, memberikan suasana yang lebih tenang bagi para pengunjung.

Destinasi Menarik di Sekitar Kakunodate

Lake Tazawa is situated quite near Kakunodate, making it the perfect addition. Afterwards, you can also take a trip up to Nyuto Onsen too before continuing on to Akita City or returning to Morioka.

Karena penjelajahan distrik samurai di Kakunodate umumnya hanya membutuhkan waktu setengah hari, perjalanan dapat dilanjutkan ke beberapa objek wisata terdekat lainnya. Danau Tazawa, yang merupakan danau air tawar terdalam di Jepang, terletak tidak jauh dan dapat dijangkau dengan naik kereta atau bus singkat.

Bagi yang ingin bersantai, kawasan pemandian air panas Nyuto Onsen di pegunungan menawarkan pengalaman berendam di penginapan tradisional ryokan dengan air susu yang khas. Sementara itu, bagi pemburu bunga sakura di akhir musim semi, perjalanan dapat diteruskan ke Taman Kastil Hirosaki di Prefektur Aomori untuk menikmati rangkaian keindahan bunga sakura yang luar biasa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *