Home / Travel / Menjelajahi Kota Sendai: Menelusuri Jejak Sejarah Klan Date

Menjelajahi Kota Sendai: Menelusuri Jejak Sejarah Klan Date

A Date Masamune Statue in Sendai

Bagi para penjelajah yang menyusuri keindahan wilayah utara Jepang, kota Sendai sering kali dianggap sebagai benteng terakhir kehidupan perkotaan sebelum memasuki kawasan pedesaan yang luas dan tenang. Meskipun terdapat beberapa kota menarik seperti Hachinohe di Prefektur Aomori, suasana langsung berubah menjadi sangat pedesaan begitu Anda melewati Sendai. Sayangnya, wilayah utara Jepang kerap diabaikan oleh wisatawan asing, dan Sendai adalah salah satu kota yang paling sering terlewatkan. Mayoritas pelancong yang berani menjelajah jauh dari jalur utama biasanya mencari suasana pedesaan, sehingga mereka kerap melewatkan Sendai tanpa mengetahui apa yang ditawarkannya.

Sebagai penggemar berat wilayah utara Jepang, memperkenalkan pesona kawasan ini kepada calon pelancong adalah sebuah misi tersendiri. Diharapkan para pengunjung dapat memiliki keberanian lebih untuk mengeksplorasi berbagai permata tersembunyi di utara. Walaupun objek wisata seperti Yamadera mulai dikenal di dunia maya, banyak destinasi lain yang masih jarang terdengar, termasuk kota Sendai. Padahal, tempat ini menyimpan impian bagi para pecinta sejarah Jepang, meskipun jarang masuk dalam daftar wajib kunjung. Padahal, kawasan di sekitar kota ini sangat layak dikunjungi, baik untuk pelesir setengah hari maupun menginap.

Lantas, apa yang membuat Sendai menarik untuk dikunjungi? Daya tarik utamanya adalah Klan Date yang terkenal (diucapkan sebagai Dah-tay). Meskipun klan ini tidak sepopuler panglima perang seperti Oda Nobunaga atau Toyotomi Hideyoshi di kancah global, keluarga samurai ini berhasil menahan invasi ke wilayah utara mereka selama periode Sengoku yang penuh pertumpahan darah (1467–1603). Dari sekian banyak prajurit tangguh di era tersebut, Date Masamune adalah sosok yang paling terkenal. Berkat keputusannya bersekutu dengan keshogunan Tokugawa yang sedang bangkit, Masamune berhasil menguasai sebagian besar wilayah utara dan kemudian mendirikan kota Sendai.

Sebagai tambahan informasi bagi para penggemar Star Wars, tahukah Anda bahwa desain karakter Darth Vader terinspirasi dari sosok Date Masamune? George Lucas memang dikenal sangat terpengaruh oleh budaya Jepang dalam menciptakan berbagai motif karyanya. Tentu akan sangat menarik jika kita bisa melihat pertarungan epik antara Date Masamune, sang “Naga Bermata Satu dari Oshu”, melawan Anakin Skywalker.

Cara Menuju ke Sana

The JR Sendai Station in Miyagi Prefecture on the Tohoku Shinkansen Line

Perjalanan menuju Sendai tergolong sangat mudah dibandingkan destinasi terpencil lainnya. Anda hanya perlu naik kereta Shinkansen menuju Jepang bagian utara dan turun di Stasiun JR Sendai. Anda dapat menggunakan layanan seperti Jorudan untuk merencanakan rute paling efisien. Perlu dicatat bagi pemegang JR Rail Pass, kereta cepat Hayabusa memerlukan tiket tambahan tersendiri, sehingga Anda bisa memilih kereta lain yang menuju Yamagata atau Aomori.

Sesampainya di Sendai, mobilitas bisa sedikit menantang karena berbagai objek wisatanya tersebar di area perkotaan yang cukup luas. Untuk memudahkan perjalanan, Anda bisa memanfaatkan bus Loople Sendai. Dengan harga yang terjangkau, bus ini melayani rute melingkar yang melewati berbagai tempat wisata utama di dalam kota.

Selain itu, Anda juga dapat berkeliling Sendai menggunakan sepeda melalui layanan Docomo Bike Share. Kota ini sangat ramah bagi pesepeda, menjadikannya salah satu cara yang praktis dan menyenangkan untuk menikmati suasana kota.

Berbagai Destinasi Menarik di Sendai

Sendai’s Osaki Hachimangu, an important shrine in Miyagi Prefecture

Keunggulan berkunjung ke Sendai adalah kebebasan Anda untuk menentukan durasi eksplorasi. Berikut adalah beberapa lokasi pilihan yang menawarkan daya tarik tersendiri:

  • Kastil Aoba
    Dibangun di atas bukit pada tahun 1600 oleh Date Masamune, benteng ini kini sebagian besar tinggal reruntuhan akibat perang dan pengeboman Perang Dunia II. Kendati demikian, pengunjung tetap dapat melihat patung Date Masamune serta museum kecil yang mengulas sejarah benteng ini.
  • Museum Kota Sendai
    Terletak di kaki bukit Kastil Aoba, museum ini menyimpan berbagai artefak bersejarah terkait perkembangan kota Sendai. Tempat ini sangat cocok dikunjungi setelah Anda melihat sisa-sisa reruntuhan Kastil Aoba.
  • Zuihoden
    Kompleks makam Date Masamune ini tampil memukau dengan warna-warni cerah dan ukiran yang rumit. Meskipun bangunan aslinya sempat musnah terbakar saat Perang Dunia II, para perajin lokal berhasil memulihkannya seperti bentuk semula. Di sekitar lokasi ini juga terdapat makam putra dan cucu Date Masamune.
  • Osaki Hachimangu
    Kuil yang didirikan oleh Date Masamune pada tahun 1607 ini merupakan cabang dari Usa Jingu di Prefektur Oita dan mendedikasikan pemujaannya kepada dewa perang Hachiman. Bangunan megah ini telah ditetapkan sebagai Harta Karun Nasional.
  • Rinno-ji
    Kuil keluarga Klan Date yang berasal dari abad ke-14 ini menyembunyikan taman tradisional bergaya Jepang yang sangat indah di bagian dalamnya, lengkap dengan sebuah pagoda.

Jangan lewatkan pula kesempatan untuk mencicipi kuliner khas setempat, yaitu gyutan (lidah sapi bakar), yang menjadi kebanggaan kuliner Sendai.

Perjalanan Sehari ke Matsushima

Miyagi Prefecture’s beautiful Matsushima Bay near Sendai

Sebagian besar tempat wisata di pusat Sendai dapat diselesaikan dalam waktu setengah hari, tetapi wilayah sekitarnya masih menyimpan banyak keajaiban. Jika memiliki waktu lebih, Anda sangat disarankan untuk mengunjungi Matsushima. Terletak hanya tiga puluh menit di utara Sendai, Teluk Matsushima telah lama diakui sebagai salah satu pemandangan terindah di Jepang berkat gugusan pulau kecilnya yang ditumbuhi pohon pinus.

Berikut adalah beberapa daya tarik utama di kawasan Matsushima:

  • Pesiar Teluk Matsushima
    Cara terbaik menikmati panorama pulau-pulau kecil berbalut pohon pinus adalah dengan menaiki kapal pesiar. Anda bisa naik kereta dari Sendai ke Stasiun Hon-Shiogama, lalu melanjutkan perjalanan dengan tur keliling teluk.
  • Godaido
    Aula kecil yang berdiri di sebuah pulau kecil dekat pantai ini telah menjadi simbol kawasan Matsushima, menyimpan lima patung sakral yang hanya dipamerkan setiap 33 tahun sekali.
  • Kanrantei
    Sebuah rumah teh yang menghadap langsung ke Teluk Matsushima. Bangunan ini dulunya merupakan hadiah dari Toyotomi Hideyoshi kepada Date Masamune.
  • Zuigan-ji
    Salah satu pusat agama Buddha Zen paling terkemuka di Jepang utara yang dipugar kembali oleh Date Masamune pada tahun 1609.
  • Entsu-in
    Kuil yang terletak di sebelah Zuigan-ji ini menyimpan mausoleum Date Mitsumune serta taman mawar yang unik sebagai cerminan ketertarikan Klan Date terhadap budaya barat.
  • Oshima
    Pulau kecil yang dulunya digunakan oleh para biksu Buddha sebagai tempat meditasi, lengkap dengan gua-gua pertapaan kuno.

Pastikan juga untuk mencicipi hidangan tiram segar khas Matsushima yang sangat terkenal.

Destinasi Menarik Lainnya di Sekitar Sendai

The picturesque Yamadera temple complex in Yamagata Prefecture

Sendai dan Matsushima saja sudah menawarkan pengalaman yang luar biasa, namun wilayah utara Jepang masih memiliki beberapa lokasi menarik lain yang patut disinggahi jika Anda memiliki waktu luang:

  • Yamadera
    Terletak di Prefektur Yamagata dan dapat diakses dengan mudah dari Sendai, kuil di atas tebing curam ini menawarkan pemandangan spektakuler setelah pengunjung menaiki sekitar 1.000 anak tangga.
  • Dai-Kannon Sendai
    Patung raksasa Dewi Kannon setinggi 100 meter ini berdiri di pinggiran kota Sendai dan bahkan dapat terlihat dari kejauhan di area Kastil Aoba.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *