Bagi para wisatawan yang gemar menjelajahi sisi tersembunyi Jepang, selalu ada cerita menarik di balik setiap sudut kuil yang jarang dikunjungi. Suatu ketika, sebuah obrolan santai dengan seorang ketua perusahaan membimbing penulis untuk mengenal sebuah tempat bernama Ono Terusaki Shrine yang terletak di Tokyo. Kuil Shinto berukuran kecil ini menyimpan sebuah tradisi unik yang berkaitan dengan pantangan makanan dan disiplin spiritual.
Kuil ini didedikasikan untuk Ono-no-Takamura, seorang penyair sekaligus cendekiawan terkemuka pada zaman Heian (794–1185). Konon, tokoh historis ini sering berpuasa untuk meningkatkan ketajaman spiritualnya. Semasa hidupnya, Ono-no-Takamura juga menghindari konsumsi terung karena dianggap dapat meredupkan energi positif. Tradisi inilah yang menginspirasi para pengunjung modern untuk datang berdoa sambil bernazar meninggalkan makanan tertentu atau bahkan kebiasaan buruk seperti merokok.

Selain terkenal sebagai tempat memohon kekuatan untuk melepaskan suatu kebiasaan, Ono Terusaki Shrine juga menawarkan buku cap goshuin dengan desain seni yang sangat memukau. Bagi para kolektor suvenir keagamaan dan budaya tradisional Jepang, singgah sejenak untuk mendapatkan buku catatan stempel ini tentu menjadi pengalaman yang berkesan.
Cara Menuju ke Lokasi

Akses menuju Ono Terusaki Shrine tergolong sangat praktis bagi pelancong. Pengunjung dapat naik Hibiya Line dan turun di Iriya Station, lalu berjalan kaki selama beberapa menit. Alternatif lainnya adalah menggunakan Yamanote Line dan turun di Uguisudani Station bagi yang ingin berjalan sedikit lebih jauh namun lebih selaras dengan rute perjalanan umum di Tokyo.
Meskipun letaknya berada di kawasan Taito Ward yang cukup dekat dengan hiruk-pikuk Ueno, suasana di dalam area kuil ini terasa sangat tenang dan damai. Berdasarkan sejarahnya, kuil ini didirikan pada zaman Heian, sempat berpindah lokasi pada zaman Edo, dan secara ajaib berhasil selamat dari kehancuran Perang Dunia II meskipun sempat mengalami pemugaran akibat Gempa Besar Kanto pada tahun 1923.
Sejarah Singkat Ono-no-Takamura

Sosok Ono-no-Takamura yang diabadikan di kuil ini bukan hanya seorang birokrat istana kekaisaran, melainkan juga figur yang dikelilingi berbagai legenda rakyat. Dalam cerita tradisional, ia diyakini memiliki kemampuan supranatural untuk berkomunikasi dengan alam gaib dan roh orang mati, menjadikannya penghubung antara dunia manusia dan alam akhirat dalam mitologi Jepang.
Setelah wafat pada tahun 853, ia di-deifikasi sebagai simbol kebijaksanaan. Oleh karena itu, hingga hari ini, para pelajar, akademisi, seniman, dan pekerja di industri hiburan sering mendatangi kuil ini untuk memohon keberhasilan dalam bidang pendidikan dan seni rupa.
Replika Gunung Fuji Mini di Dalam Kuil

Menariknya lagi, kompleks kuil ini juga memiliki sebuah gundukan tanah berbentuk miniatur Gunung Fuji yang dibangun pada zaman Edo. Pada masa lalu, ketika perjalanan jauh sangat dibatasi, gundukan buatan ini digunakan masyarakat umum sebagai sarana simbolis untuk meresapi keagungan Gunung Fuji.
Sayangnya, area miniatur gunung ini ditutup oleh pagar dan hanya dibuka khusus untuk umum saat festival kuil berlangsung pada bulan Juni. Kendati demikian, pengunjung tetap dapat menyampaikan penghormatan di aula utama kuil kapan pun mereka berkunjung.
Destinasi Menarik di Sekitar Kuil

Mengingat lokasinya yang strategis di kawasan Tokyo, perjalanan ke Ono Terusaki Shrine akan sangat ideal jika digabungkan dengan kunjungan ke beberapa lokasi menarik di sekitarnya:
- Ueno Park: Terletak hanya beberapa stasiun dari kuil, taman luas ini menawarkan berbagai atraksi ikonik dalam satu kawasan, mulai dari kuil yang megah hingga jalan setapak yang dipenuhi gerbang torii.
- Yanaka: Kawasan bersejarah yang berhasil selamat dari pemboman Perang Dunia II, sehingga mempertahankan suasana tempo dulu yang sangat kental dan menawan bagi para pejalan kaki.
- Yoshiwara: Bekas distrik hiburan termasyhur pada masa Keshogunan Tokugawa di zaman Edo yang menyimpan banyak cerita sejarah mendalam mengenai sisi lain kebudayaan tradisional Jepang.








