Home / Travel / Mengenal Mizuburo: Sensasi Terapi Panas dan Dingin di Onsen Jepang

Mengenal Mizuburo: Sensasi Terapi Panas dan Dingin di Onsen Jepang

A Mizuburo in Japan Outside of the Sauna

Bagi banyak orang, membuat konten mengenai wisata Jepang yang jarang dijamah turis hanyalah sebuah hobi sampingan. Meskipun aktivitas ini memakan banyak waktu dan menghasilkan pendapatan, identitas profesional yang utama adalah sebagai pemasar lepas. Di balik kesan hidup menyenangkan sambil menjelajahi pedesaan Jepang, kenyataannya sebagian besar waktu dihabiskan di depan layar laptop untuk mengurus kampanye iklan klien. Kombinasi tekanan ganda sebagai kreator sekaligus pemasar tentu sangat melelahkan, dan salah satu cara terbaik untuk mengatasinya adalah dengan menikmati mizuburo.

Bagi yang belum tahu, mizuburo secara harfiah berarti “pemandian air”, namun yang dimaksud di sini adalah air dingin. Berendam di air yang sangat dingin mungkin terdengar ekstrem, tetapi para pegiat kesehatan alternatif sering membahas berbagai manfaat dari hormesis yang dipicu oleh suhu dingin. Terlepas dari berbagai klaim kesehatan tersebut, manfaat utama dari mandi air dingin ini lebih kepada ketenangan mental. Sangat sulit untuk memikirkan masalah pekerjaan atau performa iklan yang buruk saat Anda sedang berjuang melawan sensasi dingin yang luar biasa.

Meskipun Anda bisa mencoba berendam di air es di rumah sendiri, tempat favorit untuk melakukannya adalah di onsen atau sento lokal. Dulu, pemandian andalan adalah Take-no-Yu di Azabu Juban, namun sekarang pilihannya beralih ke Shimizu-yu di Musashi-Koyama atau Togoshi Ginza Onsen karena lokasi tempat tinggal yang sudah berpindah. Ada banyak sekali tempat pemandian umum di Tokyo maupun wilayah Jepang lainnya yang menyediakan fasilitas ini. Memilih fasilitas pemandian umum bersama tentu jauh lebih memuaskan daripada harus repot menyiapkan kolam es sendiri di rumah.

Sebelum menikmati pemandian umum di Jepang, penting untuk memahami etika dasarnya. Pertama, Anda wajib membersihkan seluruh tubuh dan rambut menggunakan sabun dan sampo di area pancuran. Beberapa tempat menyediakan perlengkapan mandi ini, sementara yang lain mengharuskan Anda membawanya sendiri. Duduklah di bangku kecil yang disediakan untuk membersihkan diri dari keringat dan kotoran sebelum bergabung dengan pengunjung lain di kolam pemandian utama.

Pemandian Air Panas yang Menyediakan Mizuburo

Mizuburo are often found at onsen and sento that have saunas in them

Secara umum, mizuburo biasanya selalu ada di onsen atau sento yang dilengkapi dengan fasilitas sauna. Tradisi berendam di kolam air es setelah sesi sauna yang panas dan berkeringat ini kemungkinan besar masuk ke Jepang dari Rusia. Sauna ala Finlandia tidak menggunakan kolam es dengan cara yang sama seperti di Jepang; masyarakat Finlandia biasanya memilih untuk mendinginkan diri di perairan terbuka yang bersih namun sejuk seperti laut.

Dari mana pun asal usulnya, satu hal yang pasti adalah mizuburo hanya bisa ditemukan di pemandian yang memiliki sauna. Alih-alih merendam tubuh di air dingin untuk menurunkan suhu tubuh, banyak pria Jepang yang lebih memilih duduk di ruang terbuka jika memungkinkan untuk membiarkan angin mendinginkan tubuh mereka. Selain mandi air dingin biasa, jarang sekali orang yang mau langsung menceburkan diri ke dalam air mizuburo yang sedingin es setelah menikmati pemandian air panas.

Bagi wisatawan yang menjelajahi pedesaan, jaringan hotel Dormy Inn selalu menyediakan fasilitas mizuburo yang lengkap. Hal inilah yang menjadi salah satu alasan utama mengapa jaringan akomodasi ini selalu menjadi pilihan utama saat bepergian. Setelah berjalan kaki sejauh 30 hingga 40 kilometer dalam sehari untuk mencari bahan konten, merendam kaki yang lelah di dalam mizuburo setelah sebelumnya berendam di air panas adalah cara terbaik untuk pemulihan.

Cara Menggunakan Pemandian Air Dingin

A mizuburo next to a sauna at one of Japan’s many Dormy Inns

Cara terbaik menikmati mizuburo adalah dengan melakukannya secara bergelombang atau siklus bergantian. Jika Anda menggunakan sauna, langkah pertama adalah pergi ke area pancuran untuk membilas seluruh keringat sebelum masuk ke kolam air dingin. Perlu diingat juga bahwa beberapa pemandian umum mengenakan biaya terpisah untuk penggunaan sauna, jadi pastikan untuk memeriksanya terlebih dahulu.

Proses ini biasanya diawali dengan berendam sejenak di pemandian air panas untuk mempersiapkan tubuh menghadapi kejutan suhu dingin dari mizuburo. Dengan membawa handuk kecil, tubuh yang sudah hangat kemudian diarahkan menuju kolam air dingin yang biasanya bertuliskan aksara kanji 水風呂 jika tidak ada terjemahan dalam bahasa Inggris. Karena tidak sedang berkeringat seperti orang yang baru keluar dari sauna, Anda bisa langsung berpindah dari onsen ke kolam air dingin tanpa harus mandi terlebih dahulu.

Pada percobaan pertama, masuklah secara perlahan-lahan. Mulailah dengan memasukkan kaki terlebih dahulu, lalu turunkan badan secara bertahap ke dalam air dingin. Tubuh memang akan lebih terbiasa pada siklus rendaman berikutnya, tetapi terjunan pertama selalu memberikan kejutan yang cukup kuat bagi sistem tubuh. Lakukan secara perlahan dan pastikan untuk merendam seluruh bagian tubuh hanya setelah merasa siap.

Biasanya, proses ini diulang sebanyak tiga hingga empat siklus sebelum beranjak menuju ruang ganti. Pada rendaman-rendaman berikutnya, durasi di dalam air dingin dapat diperpanjang sedikit demi sedikit. Sensasi inilah yang pada akhirnya ampuh melupakan segala penat dan beban pikiran dunia luar.

Tips untuk Berendam Lebih Lama

A Japanese man cools off in the icy waters found below a covering of snow

Berikut adalah beberapa tips praktis yang bisa diterapkan agar Anda dapat bertahan lebih lama di dalam air mizuburo yang dingin:

  • Tetap Tenang dan Jangan Banyak Bergerak: Menggerakkan tubuh atau cipratan air dari orang lain yang baru keluar dari sauna justru membuat air terasa jauh lebih dingin di kulit.
  • Menjaga Ketenangan: Berbicara atau membuat suara dapat membuyarkan konsentrasi dan fokus meditasi saat mencoba beradaptasi dengan air dingin. Membayangkan diri sedang melakukan meditasi di bawah air terjun dapat membantu proses adaptasi menjadi lebih mudah.
  • Keluarkan Anggota Tubuh Tertentu: Membiarkan tangan atau kaki berada di luar permukaan air dapat membantu tubuh mentoleransi suhu dingin sehingga Anda bisa bertahan beberapa menit lebih lama di dalam kolam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *