Masa depan Marathon dan Bungie sempat menjadi topik perbincangan hangat menyusul berbagai tantangan yang dihadapi oleh game extraction shooter berbasis live-service tersebut. Kendati demikian, para penggemar tampaknya tidak perlu terlalu khawatir karena kedua nama besar ini baru saja mendapatkan kabar positif yang cukup melegakan.
Meskipun mendapatkan ulasan yang positif, Marathon garapan Bungie memang belum benar-benar mencatatkan lonjakan pemain yang signifikan sejak pertama kali dirilis tahun ini. Jumlah pemain untuk genre extraction shooter ini terus mengalami penurunan dari waktu ke waktu, bahkan jumlah pemain Destiny 2 tercatat hampir 10 kali lipat lebih banyak dibandingkan Marathon. Walaupun statistik tersebut kurang begitu memuaskan, pihak pengembang tetap konsisten menggulirkan pembaruan demi mendongkrak basis pemainnya.
Status Marathon dan Bungie Dipastikan Aman untuk Jangka Panjang
Jurnalis Forbes, Paul Tassi, mengungkapkan melalui platform X bahwa baik Marathon maupun Bungie tidak akan ditutup dalam waktu dekat, menepis berbagai spekulasi liar di tengah komunitas mengenai kelanjutan nasib mereka. Ketika ditanya mengenai asal-usul informasinya, Tassi menegaskan kembali bahwa hal tersebut merupakan sebuah kepastian. Tentu saja, ini menjadi angin segar bagi para pemain yang mengharapkan masa depan cerah bagi game tembak-tembakan ini, terlepas dari permasalahan jumlah pemain yang sempat menjadi sorotan publik.
Spekulasi di tengah komunitas kian menguat lantaran Bungie belum memberikan penjelasan mendetail mengenai konten Season 3 dari Marathon. Sikap bungkam dari pihak studio sempat memunculkan kekhawatiran bahwa proyek game ini berada di ujung tanduk. Kendati Tassi memastikan bahwa game ini tidak akan ditutup, ia belum memberikan kepastian lebih lanjut mengenai seberapa besar tingkat dukungan aktif yang akan diterima Marathon ke depannya. Di platform Steam, jumlah pemain harian game ini bahkan mulai menyentuh angka ratusan, sehingga masih dipertanyakan apakah angka tersebut sudah cukup bagi Bungie untuk terus melanjutkan dukungannya dalam jangka panjang. Meski demikian, pernyataan terbaru ini setidaknya membawa kejelasan positif bagi masa depan Bungie dan game terbarunya.
Kekhawatiran seputar penutupan Marathon sebenarnya sudah berhembus tidak lama setelah perilisannya. Kehadiran game-game lain seperti Concord dan Highguard yang terpaksa menutup server tidak lama setelah debut mereka semakin memperkuat anggapan bahwa game modern yang gagal mencetak kesuksesan instan—khususnya yang berformat live-service—berada dalam zona bahaya. Namun, situasi tersebut tidak selalu berlaku sama; game berskala besar seperti Marathon yang dikembangkan oleh studio berpengalaman seperti Bungie biasanya memiliki ruang dan kesempatan yang lebih panjang untuk memperbaiki keadaan melalui pembaruan lanjutan.
Sebagai studio di balik waralaba ikonik seperti Halo dan Destiny, tentu akan sangat disayangkan jika Bungie harus meredup. Selama bertahun-tahun, mereka dikenal sebagai pengembang dengan mekanik tembak-menembak terbaik di industri game, di mana karya-karya mereka selalu menghadirkan pengalaman unik yang sulit ditemukan di tempat lain. Terlepas dari berbagai rintangan yang dihadapi Marathon, diharapkan Bungie dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk kembali membuktikan kapasitas mereka.








