Home / Travel / Libur Golden Week Jepang: Hindari Waktu Puncak Perjalanan Ini

Libur Golden Week Jepang: Hindari Waktu Puncak Perjalanan Ini

Golden Week in Japan

Bagi siapa pun yang mengenal budaya kerja di Jepang, suasana liburan yang santai di awal Mei tentu terasa kontras. Di negara yang terkenal dengan jam kerja yang sangat panjang dan budaya lembur, hari libur nasional berturut-turut yang dikenal sebagai Golden Week membawa pemandangan yang langka. Penduduk lokal yang biasanya mengenakan setelan jas hitam dan sibuk mengejar kereta malam kini bisa terlihat menikmati waktu luang mereka.

Golden Week dimulai secara resmi pada tanggal 29 April dan terdiri dari serangkaian hari libur nasional yang berdekatan. Karena masyarakat Jepang terkenal jarang mengambil jatah cuti tahunan demi menghindari beban bagi rekan kerja, periode ini menjadi salah satu dari sedikit kesempatan emas bagi mereka untuk berlibur secara leluasa. Akibatnya, permintaan untuk tiket penerbangan, kereta, dan hotel melonjak drastis, membuat harganya melambung tinggi meskipun semuanya tetap ludes terjual.

Kondisi ini tentu berdampak besar bagi wisatawan asing. Berwisata ke Jepang saat Golden Week bukanlah keputusan yang bijak. Penggunaan JR rail pass akan diuji dengan antrean panjang dan perjalanan kereta yang penuh sesak hingga harus berdiri. Biaya penginapan pun bisa berlipat-lipat lebih mahal dari tarif normal. Durasi liburan ini sendiri bervariasi setiap tahunnya tergantung pada posisi hari libur nasional yang jatuh di akhir pekan.

Carp streamers fly around Tokyo Tower for Children’s Day during Japan’s Golden Week

Bagi wisatawan yang terpaksa atau tetap ingin berkunjung pada periode tersebut, ada beberapa panduan penting yang bisa membantu mengurangi kerepotan:

  1. Pesan Jauh-jauh Hari
    Masyarakat Jepang biasanya merencanakan perjalanan Golden Week sekitar tiga hingga empat bulan sebelumnya. Melakukan reservasi lebih awal akan memberikan pilihan yang lebih baik sebelum semuanya habis.
  2. Atur Waktu Perjalanan
    Untuk moda transportasi jarak jauh seperti kereta cepat Shinkansen, mulailah perjalanan pagi-pagi sekali pada keberangkatan pertama untuk menghindari kepadatan penumpang.
  3. Hindari Destinasi Utama
    Tempat-tempat populer seperti Kyoto biasanya sudah sangat padat oleh wisatawan domestik. Menjelajahi destinasi alternatif yang lebih tenang adalah pilihan yang jauh lebih bijak.
  4. Nikmati Kota Tokyo
    Menariknya, Tokyo justru terasa jauh lebih sepi selama Golden Week karena sebagian besar penduduknya pergi ke luar kota atau kampung halaman. Ini adalah waktu yang tepat untuk menikmati ibu kota tanpa berdesak-desakan.
  5. Saksikan Berbagai Festival
    Manfaatkan momen ini untuk mendatangi berbagai festival tahunan yang diadakan, seperti Meiji Jingu Spring Grand Festival di Tokyo atau Owari Tsushima Wisteria Festival di Nagoya.

Sebagai catatan akhir, setelah gelombang besar wisatawan mereda usai Golden Week, industri pariwisata biasanya memasuki periode yang lebih tenang. Menunda rencana perjalanan hingga pertengahan Mei bisa menjadi cara yang efektif untuk menghemat anggaran liburan dengan ketersediaan akomodasi yang melimpah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *