Riot Games akhirnya mengonfirmasi bahwa League of Legends akan segera kedatangan fitur obrolan suara atau team voice chat dalam game setelah hampir 17 tahun perilisannya. Sebagai salah satu game free-to-play terpopuler, League of Legends terus menarik jutaan pemain aktif dari seluruh penjuru dunia setiap harinya.
Selama bertahun-tahun, Riot Games telah menghadirkan berbagai pembaruan untuk menjaga para pemain League of Legends tetap terikat dengan game MOBA berumur panjang ini. Pada awal musim panas lalu, Riot merilis League of Legends Classic, yang sebagian besar diadaptasi dari musim ketiga game tersebut pada tahun 2013. Sementara itu, untuk versi modern League of Legends, Riot mengumumkan bahwa Season 3 Act 2 yang akan datang mengusung tema musik. Detail lebih lanjut mengenai hal ini dijadwalkan akan diungkapkan pada hari Rabu, 9 September.
League of Legends Akan Segera Menghadirkan Team Voice Chat
Selain fitur obrolan suara yang sudah ada sebelumnya untuk kelompok prabuat, para pemain League of Legends sebentar lagi akan mempunyai cara baru untuk berkomunikasi dengan rekan setim mereka. Riot Games mengungkapkan bahwa mulai Patch 26.20, fitur team voice chat bisa dimanfaatkan sebagai sarana koordinasi dan penyusunan strategi bersama anggota tim. Pengembang League of Legends, Paul “Pabro” Bellezza dan Andre “Meddler” Van Roon, menyatakan bahwa akses ke fitur obrolan suara tim ini akan tersedia bagi pemain yang berada di Honor level 3 ke atas. Selain itu, peluncuran fitur ini akan dimulai di wilayah Amerika Utara dan Oseania sebelum diperluas ke region lain seperti Korea Selatan, Brasil, dan Amerika Latin. Meskipun program obrolan suara pihak ketiga seperti Discord masih sering digunakan, opsi team voice chat bawaan ini sangat berguna bagi pemain yang ingin menghemat penggunaan sumber daya PC saat bermain bersama pemain acak.
Riot Games menyatakan bahwa berbagai peningkatan seperti fitur peredam bising yang lebih baik, stabilitas yang ditingkatkan, serta opsi koneksi yang lebih cepat akan bisa dicoba oleh pemain pada Patch 26.20. Di samping itu, para pemain League of Legends juga akan mendapatkan akses ke voice skins sebagai pengubah kosmetik untuk semua obrolan suara di dalam game. Mengingat League of Legends telah menerapkan kontrol orang tua yang memungkinkan orang tua untuk membatasi serta memantau aktivitas anak-anak mereka, fitur obrolan suara tim yang baru ini juga akan tunduk pada batasan tersebut. Di komunitas Reddit League of Legends, para pengguna pun tampak mendiskusikan berbagai kelebihan dan kekurangan dari fitur obrolan suara tim ini. Sebagian pemain merasa ragu-ragu, sementara yang lainnya memikirkan bagaimana cara Riot Games nantinya dalam memoderasi dan menghukum pemain yang berbuat toksik.
Para pengembang juga membahas beberapa Champion tambahan yang akan hadir di League of Legends Classic dalam beberapa minggu mendatang. Para pemain yang ingin mencoba Champion di luar peran ADC yang populer tentu akan merasa senang. Karakter-karakter seperti Poppy, Galio, dan Shyvana dipastikan akan hadir bersama Patch 26.18 pada tanggal 10 September. Waktu yang akan membuktikan bagaimana kehadiran mereka mampu mengubah peta kekuatan meta kompetitif di League Classic. Beberapa karakter asal Bilgewater, termasuk Graves, rencananya juga akan menyusul ke dalam League Classic pada tanggal yang lebih kemudian.
Pembaruan 26.20 untuk League of Legends, yang mencakup fitur team voice chat, dijadwalkan rilis pada hari Rabu, 7 Oktober, tepatnya satu minggu sebelum dimulainya turnamen 2026 League of Legends World Championships. Mempertimbangkan berbagai risiko sekaligus kegunaan dari fitur obrolan suara dalam game ini, masih harus dilihat seberapa banyak pemain League yang nantinya akan benar-benar memanfaatkannya.








