Home / Game / Franchise Besar Blizzard Dikabarkan Bakal Dijual ke Nexon

Franchise Besar Blizzard Dikabarkan Bakal Dijual ke Nexon

major blizzard ip could be sold to nexon 2

Salah satu waralaba ikonik milik Blizzard dilaporkan sedang bersiap mengambil arah yang mengejutkan. Nexon dikabarkan tengah bernegosiasi untuk mendapatkan hak pengembangan game StarCraft di masa mendatang. Jika perusahaan lain mengambil peran besar dalam kelanjutan waralaba ini, hal tersebut akan menjadi perubahan signifikan bagi salah satu pilar utama Blizzard dan berpotensi mengubah ekspektasi para penggemar terhadap judul terbarunya.

StarCraft sendiri telah lama vakum sebagai sebuah seri game selama lebih dari satu dekade, meskipun para penggemar terus menyuarakan keinginan mereka untuk kelanjutannya. Waralaba ini tetap memegang peranan yang sangat penting, terutama di Korea Selatan. Di sana, game pertamanya masih memiliki basis pemain yang kuat di berbagai kafe PC hampir tiga dekade sejak dirilis. Popularitas yang bertahan lama ini menjadikan Nexon sebagai kandidat yang sangat menarik untuk memegang proyek game StarCraft selanjutnya.

Nexon Dikabarkan Membahas Hak Pengembangan StarCraft

Berdasarkan laporan dari media asal Korea Selatan, Chosun, Nexon sedang mengupayakan kesepakatan dengan Blizzard yang dapat memberikan mereka hak untuk mengembangkan konten baru menggunakan IP StarCraft. Salah satu narasumber industri mengklaim bahwa negosiasi tersebut sudah mendekati tahap akhir dan mencakup hak untuk menggarap penerus dari seri yang sudah ada. Hal ini tentu memicu spekulasi mengenai kemungkinan hadirnya StarCraft 3, meskipun belum ada judul resmi yang diumumkan dan genre dari proyek potensial tersebut masih belum pasti. Di sisi lain, laporan media Korea lainnya bersikap lebih hati-hati dengan menyebutkan bahwa diskusi masih berada di tahap awal, di mana rincian seperti tanggung jawab pengembangan serta struktur layanan belum final.

Potensi kerja sama ini bukan kali pertama bagi Blizzard dan Nexon untuk menjalin hubungan dekat. Sebelumnya pada tahun 2026, kedua perusahaan mengumumkan kemitraan yang menempatkan Nexon sebagai pihak yang memegang kendali atas penerbitan serta operasional versi PC Overwatch di Korea Selatan. Meski demikian, pengaturan tersebut tetap menempatkan Blizzard sebagai pemilik game yang bersangkutan, sehingga situasinya cukup berbeda jika dibandingkan dengan menyerahkan sepenuhnya hak pengembangan proyek StarCraft baru kepada Nexon.

Meskipun Nexon nantinya berhasil mengamankan hak untuk merancang sebuah sekuel, para penggemar diimbau untuk tidak langsung berasumsi bahwa kembalinya RTS klasik StarCraft 3 dijamin akan terjadi. Berbagai rumor terbaru mengenai StarCraft sering kali dikaitkan dengan proyek di luar genre aslinya, sementara laporan terkini belum merinci jenis game apa yang sebenarnya akan dikembangkan oleh Nexon. Ketidakpastian ini berpotensi menjadi salah satu topik perdebatan terbesar di kalangan komunitas.

Waktu kemunculan laporan ini juga bertepatan dengan mendekatnya ajang BlizzCon 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada tanggal 12 dan 13 September. Hingga saat ini, pihak Blizzard belum memberikan konfirmasi apa pun terkait pengumuman proyek StarCraft dalam ajang tersebut, dan belum ada jaminan pula bahwa kesepakatan dengan Nexon akan rampung tepat waktu. Kendati demikian, wacana mengenai keterlibatan pengembang lain menandakan adanya diskusi serius untuk menghidupkan kembali waralaba StarCraft setelah sepuluh tahun vakum.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *