Eksistensi dari sebuah game favorit terkadang tidak berlangsung selamanya. Di tengah gerakan Stop Killing Games serta gelombang penolakan terhadap masa depan digital murni dari Sony, isu pelestarian video game menjadi topik yang sangat hangat diperbincangkan. Situasi ini semakin memanas ketika sebuah judul game—atau bahkan mode permainan tertentu—dikonfirmasi akan ditutup secara permanen. Menjelang akhir tahun 2026, sejumlah game dipastikan akan menyudahi operasionalnya, meninggalkan para penggemar dalam kesedihan.
Umumnya, pihak penerbit memberikan waktu pemberitahuan selama beberapa bulan sebelum layanan game benar-benar dihentikan. Hal ini memberi kesempatan bagi para pemain untuk bernostalgia atau berinisiatif mendirikan server komunitas, meski langkah tersebut jarang terjadi untuk game-game skala besar dari pengembang AAA. Sayangnya, jika Anda tidak mengikuti perkembangan berita seputar game tersebut, pengumuman penutupan ini bisa terlewat begitu saja. Artikel ini diharapkan dapat membantu Anda mengantisipasi hal tersebut.
Fortnite Rocket Racing Menuju Garis Finish pada Oktober 2026
Mode Permainan yang Sempat Bersinar Namun Redup dengan Cepat
Epic Games memperluas cakupan Fortnite secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir dengan memperkenalkan berbagai mode baru di dalam peluncurnya yang terasa seperti sebuah game spin-off mandiri. Meskipun beberapa di antaranya meraih kesuksesan, Rocket Racing tampaknya tidak bernasib sama, terlepas dari statusnya sebagai salah satu pengalaman bermain yang paling matang. Sejatinya, mode ini dinilai lebih layak untuk dirilis sebagai game terpisah, terlebih karena dikembangkan oleh Psyonix yang berada di balik kesuksesan Rocket League.
- Pengumuman penutupan game ini dirilis pada 24 Maret 2026.
- Tanggal pasti penghentian layanan belum diumumkan secara spesifik, namun dijadwalkan berlangsung pada bulan Oktober.
- Vehicle Locker Anda tetap aman. Seluruh kendaraan, decal, dan ban yang telah dibeli atau dibuka akan tetap dapat digunakan pada mode lain seperti Battle Royale.
Sebelumnya pada tahun ini, Epic Games mengumumkan serangkaian efisiensi dan pemotongan anggaran, yang berdampak pada penghapusan mode seperti Ballistic dan Festival Battle Stage pada bulan April akibat gagal mempertahankan basis pemain yang stabil. Penghentian Rocket Racing diumumkan bersamaan dengan kebijakan tersebut, namun diberikan masa transisi yang lebih panjang. Pada tahun 2024, pembaruan mayor untuk mode ini telah dihentikan, mengindikasikan bahwa jumlah pemain aktif sudah terlalu sedikit untuk membenarkan dukungan berkelanjutan.
Walaupun berdiri sendiri cukup baik, keberadaan Rocket Racing sempat memicu kontroversi karena dianggap mengorbankan Rocket League yang memiliki basis pemain jauh lebih besar. Keputusan untuk menghapus fitur tukar-menukar antar pemain di Rocket League demi mendorong kosmetik lintas game pada Rocket Racing kala itu mendapat tanggapan yang kurang baik dari komunitas.
Final Fantasy 7 Ever Crisis Tutup Usia pada 6 Oktober 2026
Satu Lagi Game Seluler Final Fantasy yang Harus Berhenti Beroperasi
Dunia game seluler kembali harus kehilangan salah satu judul besarnya setelah Square Enix mengonfirmasi penghentian layanan untuk Final Fantasy 7 Ever Crisis. Sebagai sebuah proyek ambisius yang merangkum seluruh kisah kompilasi dari seri tersebut dalam format episodik, game ini awalnya menarik banyak perhatian penggemar RPG.
Namun, kendati sempat mencatatkan angka unduhan yang tinggi pada awal peluncurannya, mempertahankan keterlibatan pemain dalam jangka panjang terbukti menjadi tantangan tersendiri untuk sebuah game seluler berbasis layanan langsung. Pengumuman ini tentu menjadi pukulan telak bagi para penggemar yang mengikuti perkembangan cerita tambahan serta konten eksklusif yang dihadirkan sepanjang masa aktifnya.








