Playground Games baru-baru ini mengonfirmasi bahwa reboot dari Fable akan menghadirkan kampanye utama serta konten sampingan yang ukurannya tergolong moderat, berbeda dari kebiasaan genre pada umumnya. Sebagian besar pengembang game AAA dalam genre open-world RPG sering kali terobsesi untuk memperluas dunia permainan mereka sebesar dan seluas mungkin.
Namun, pendekatan tersebut bukanlah satu-satunya jalan keluar, dan Fable berpotensi membuktikannya. Berdasarkan keterangan dari Playground Games, kampanye utama Fable diperkirakan memakan waktu sekitar 15 hingga 20 jam untuk diselesaikan, ditambah 15 sampai 20 jam lagi dari konten sampingan yang terstruktur seperti misi. Secara keseluruhan, game ini menawarkan sekitar 40 jam konten naratif dan gameplay buatan tangan. Di sisi lain, elemen simulasi kehidupan seperti menikah, membeli properti, dan memiliki anak dideskripsikan oleh Playground Games sebagai aspek yang “tanpa batas.” Kombinasi antara konten yang terarah dan kebebasan tanpa batas ini diharapkan mampu menjadi nilai tambah bagi Fable.
Keuntungan dari Durasi Bermain Fable yang Lebih Ringkas



Fokus yang berlebihan pada ukuran, ruang lingkup, dan skala terkadang justru dapat merusak kualitas sebuah game. Banyak pengembang besar masih kerap mengutamakan kuantitas di atas kualitas. Contoh nyata dapat dilihat pada rilis terbaru dalam seri Assassin’s Creed dan Far Cry, di mana konten yang terlalu berlimpah justru mengaburkan keunggulan inti permainan tersebut.
Industri game AAA tampaknya mulai belajar dari tren ini, terutama dengan semakin populernya game-game independen dan kelas menengah (AA). Para pemain tidak selalu menuntut durasi permainan hingga lebih dari 100 jam dari setiap judul yang mereka mainkan. Meskipun ada beberapa game yang sukses besar berkat skala masifnya seperti Baldur’s Gate 3 atau Elden Ring, judul-judul tersebut lebih layak dianggap sebagai pengecualian alih-alih standar baku. Tidak setiap studio mampu meracik cerita dan gameplay RPG hebat berdurasi ratusan jam, dan tidak semua premis cerita memang membutuhkannya.



Untuk franchise seperti Fable, yang bertujuan menghidupkan kembali nuansa dan keunikan dari trilogi aslinya, durasi permainan yang terlalu panjang sebenarnya tidak diperlukan. Mengingat tema cerita dongeng kelam yang diusungnya, kampanye yang lebih padat justru akan membuat alur cerita berjalan dengan tempo yang lebih efisien dan menarik. Terlepas dari beberapa cerita yang memang diuntungkan oleh ruang eksplorasi yang luas, Fable tampaknya berada di jalur yang berbeda.
Urusan konten sampingan memang sedikit lebih pelik. Karena sifatnya opsional, sebagian orang mungkin mengira bahwa tidak ada batasan pasti untuk elemen ini. Kendati demikian, memperbanyak misi atau tantangan sampingan secara berlebihan berisiko menguras tenaga kreatif pengembang, yang pada akhirnya menurunkan kualitas rata-rata dari keseluruhan game.

Image via Playground Games


Image via Playground Games
Image via Xbox Game Studios






