Merus Akhirnya Menunjukkan Kekuatan Penuh Ultra Instinct kepada Goku
Merus adalah seorang anggota Galactic Patrol yang memegang peranan sangat penting dalam Dragon Ball Super 2. Di balik identitasnya, ia ternyata adalah seorang Angel dalam masa pelatihan. Karena terikat oleh hukum para Angel, Merus dilarang menggunakan seluruh kekuatannya untuk menghentikan Moro, tetapi ia tetap diizinkan untuk melatih Goku menguasai Ultra Instinct. Merus bertindak sebagai guru bela diri terakhir bagi Goku sebelum ia mampu membangkitkan potensi penuh dari teknik tersebut. Ia membawa Goku kembali ke teknik dasar, merombak ulang pelatihannya agar tubuh sang Saiyan dapat beradaptasi dengan fondasi Ultra Instinct.
Sifat Ultra Instinct yang sangat ilahi menuntut pola pikir, kondisi emosional, serta penguasaan fisik yang amat spesifik. Seperti yang kemudian terlihat pada kasus Moro, ketiadaan salah satu dari unsur ini dapat membuat tubuh menolak Ultra Instinct sepenuhnya—kondisi yang juga pernah dialami Goku ketika berpartisipasi dalam Tournament of Power. Melalui bimbingan Merus, Goku akhirnya belajar cara mengaktifkan Ultra Instinct sesuai kehendaknya. Sayangnya, Merus tidak sempat memamerkan kekuatan penuhnya sebagai Angel karena ia harus terhapus dari eksistensi akibat pertarungannya melawan Moro.
Moro Berhasil Mengungguli Perfected Ultra Instinct Goku dalam Versi Manga
Kisah Dragon Ball Super: The Galactic Patrol secara resmi memperkenalkan Moro, musuh utama yang menjadi salah satu antagonis terhebat dalam sekuel ini. Karakter Moro memancarkan nuansa penjahat klasik Dragon Ball yang sejajar dengan Demon King Piccolo, Frieza, dan Cell. Sepanjang Galactic Patrol Prisoner Saga, tingkat kekuatan Moro melesat drastis berkat kemampuannya menyerap energi, melahap planet-planet, hingga akhirnya merampas berbagai kemampuan bertarung.
Menjelang akhir cerita tersebut, kekuatan Moro bahkan melampaui para dewa dan ia berhasil membangkitkan versinya sendiri dari Ultra Instinct. Tidak berhenti sampai di situ, kekuatan bertarung Ultra Instinct Moro mampu menyaingi Perfected Ultra Instinct Goku secara seimbang, bahkan melampauinya setelah ia menyatu dengan bumi, berubah menjadi Planet Moro, dan memicu proses penghancuran diri. Satu-satunya alasan Goku berhasil mengalahkan Moro adalah berkat bantuan cadangan God Ki yang luar biasa dari Uub serta teknik Forced Spirit Fission milik Vegeta. Kendati demikian, dalam detik-detik akhir kematiannya, level kekuatan Planet Moro tetap tercatat lebih tinggi daripada Goku.








