Home / Travel / Dari Nikko ke Aizu: Menjelajahi Rute Baru di Jepang Utara

Dari Nikko ke Aizu: Menjelajahi Rute Baru di Jepang Utara

The Yomeimon Gate of Nikkos Toshogu Shrine
One of Tobu Railways’ Kegon Limited Express at Nikko Station

Baru-baru ini, saya mengikuti sebuah tur pemantauan (monitor tour) yang diadakan untuk menilai potensi rute perjalanan baru yang sedang dipertimbangkan oleh pihak pemerintah dan perusahaan kereta api. Bersama peserta lainnya, perjalanan dimulai dari Distrik Taito di Tokyo dan berlanjut ke bagian selatan wilayah Aizu di Fukushima, sebelum akhirnya ditutup di kota bersejarah Nikko yang terkenal dengan Toshogu Shrine miliknya. Meskipun ada beberapa bagian dari rencana perjalanan yang masih memerlukan penyempurnaan, tur ini membuktikan bahwa Nikko dan Aizu merupakan kombinasi destinasi wisata yang sangat memukau.

Bagi para pembaca setia, kawasan Nikko dan Jepang bagian Aizu bukanlah hal asing karena sudah sering dibahas sebelumnya. Oleh karena itu, fokus utama kali ini adalah memperkenalkan rute baru tersebut. Meskipun jarak udara antara Nikko dan Aizu tidak terlalu jauh, banyak wisatawan domestik maupun mancanegara yang belum tahu bahwa kedua tempat ini sebenarnya terhubung secara praktis melalui berbagai jalur kereta api. Jika Anda tertarik merasakan pengalaman rute yang jarang dilalui orang, pertimbangkan saran berikut untuk liburan Anda berikutnya di Jepang.

Memulai Perjalanan dari Nikko

Tur pemantauan yang saya ikuti sebenarnya mengambil arah sebaliknya dari apa yang akan saya rekomendasikan kepada Anda. Rombongan kami awalnya naik kereta Tobu Railways tipe Revaty Limited Express menuju bagian selatan Aizu untuk melihat resor ski Aizu Kogen Takatsue. Mengingat sebagian besar wisatawan asing lebih suka bepergian dalam rute melingkar yang efisien, menjelajahi Nikko terlebih dahulu sebelum bertolak ke Aizu adalah pilihan logis. Dengan cara ini, Anda bisa menaiki Ban’etsu West Line milik JR dari Aizu-Wakamatsu menuju Koriyama, lalu melanjutkan perjalanan dengan kereta Shinkansen ke utara atau kembali ke Tokyo.

Jika Anda mengikuti saran rute Nikko-Aizu ini, Anda bisa menaiki Kegon Limited Express milik Tobu Railways dari Asakusa menuju Nikko. Agar waktu Anda tidak terbuang sia-sia, mulailah perjalanan sejak pagi hari. Setibanya di Nikko, Anda dapat berjalan kaki menuju kawasan spiritual di sekitar Toshogu Shrine dan Rinno-ji, atau memilih naik bus lokal. Area ini menawarkan banyak hal menarik yang bisa dihabiskan dalam waktu sehari penuh, bahkan dua hari jika Anda ingin menjelajahinya lebih mendalam.

Untuk urusan tempat menginap, terdapat banyak pilihan akomodasi di dalam maupun di sekitar Nikko. Namun, jika Anda berencana mengunjungi Edo Wonderland, menginap di Kinugawa Onsen bisa menjadi keputusan yang tepat. Terletak di sebelah utara Nikko, kota pemandian air panas kecil ini adalah titik awal paling strategis bagi pengunjung yang ingin pergi ke Edo Wonderland tanpa harus repot.

Melanjutkan Perjalanan ke Ouchijuku

Ouchijuku is a great midpoint destination for anyone trying a Nikko-Aizu route

Dari Kinugawa Onsen, Anda bisa melanjutkan perjalanan menuju kota bersejarah Ouchijuku. Lokasi ini merupakan salah satu permata pariwisata di Prefektur Fukushima sekaligus destinasi favorit di Jepang. Pada masa lampau, Ouchijuku berfungsi sebagai kota pos yang sibuk di jalur penghubung antara Nikko dan Aizu. Hingga saat ini, lanskap Ouchijuku masih mempertahankan suasana lampau dengan deretan bangunan beratap jerami tradisional yang berasal dari penghujung Zaman Edo (1603–1868), sehingga kawasan ini dilindungi sebagai Distrik Penting untuk Pelestarian Kelompok Bangunan Tradisional.

Perjalanan menuju desa terpencil ini memang membutuhkan sedikit usaha transit. Berangkat dari area Nikko, Anda perlu naik Yagan Railway menuju Stasiun Aizu-Tajima, lalu berganti ke jalur Aizu Railway hingga Stasiun Yunokami Onsen. Dari sana, perjalanan dilanjutkan menggunakan bus menuju Ouchijuku. Meskipun terdengar rumit di atas kertas, praktiknya cukup mudah dan terarah.

Selepas dari Ouchijuku, Anda harus menentukan lokasi bermalam, apakah langsung menuju Aizu-Wakamatsu atau singgah di salah satu kota pemandian air panas di sekitarnya. Bagi para penggemar serial anime Kimetsu-no-Yaiba (Demon Slayer), singgah di Ashinomaki Onsen adalah pilihan wajib. Di sana terdapat penginapan tradisional ryokan bernama Okawaso, yang konon menjadi inspirasi bagi Kastil Infinity milik karakter antagonis Muzan.

Menutup Perjalanan di Aizu-Wakamatsu

Aizu-Wakamatsu’s double-helixed Sazaedo is a must visit for anyone on a Nikko-Aizu route

Hari ketiga perjalanan Anda akan dimulai langsung dari Aizu-Wakamatsu atau kawasan pemandian air panas terdekat. Kota ini merupakan bekas wilayah kastil yang memegang peranan penting pada tahun-tahun terakhir era pemerintahan samurai. Waktu sehari penuh sangat ideal untuk mengeksplorasi kota ini. Anda bisa mengawali kunjungan dari bangunan kuil berspiral ganda Sazaedo, dilanjutkan ke kompleks kediaman samurai yang telah direkonstruksi, dan mengakhirinya di kemegahan Tsuruga Castle.

Setelah seluruh agenda di Aizu-Wakamatsu selesai, Anda dapat memilih rute kepulangan: menuju Stasiun Koriyama untuk menaiki kereta cepat Shinkansen ke arah utara, atau langsung kembali ke Tokyo. Hindari kesalahan rute seperti yang sempat dilakukan oleh kelompok kami, yaitu kembali melalui jalur yang sama persis saat berangkat, karena hal tersebut kurang efisien.

Sebagai catatan tambahan, wilayah ini masih menyimpan banyak daya tarik lain yang layak dikunjungi, terutama bagi pencinta kuliner mi. Kawasan Kitakata yang berada tidak jauh dari Nishi-Aizu terkenal sebagai salah satu dari tiga pusat kuliner ramen terbaik di seluruh Jepang. Bagi para penikmat ramen sejati, mencicipi semangkuk mi hangat di daerah perdesaan Fukushima ini tentu akan menjadi pengalaman kuliner yang berharga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *