Dulu, Tokyo sempat dicap sebagai kota termahal di dunia, dan Jepang secara keseluruhan juga dianggap memerlukan biaya hidup yang sangat tinggi. Hingga saat ini, kesalahpahaman tersebut masih cukup sering ditemui.
Kenyataannya, biaya hidup di Jepang tidaklah seseram yang Anda bayangkan. Bahkan tinggal di Tokyo pun masih sangat mungkin dikelola dengan baik, asalkan Anda bisa mendapatkan tempat tinggal dengan harga sewa yang masuk akal. Artikel ini bertujuan untuk membagikan berbagai cara menekan pengeluaran selama berada di sana.
Tips-tips ini lebih ditujukan bagi mereka yang tinggal di Jepang, meskipun wisatawan juga tetap bisa memanfaatkannya. Sebagian besar trik di bawah ini dikumpulkan dari pengalaman saya sendiri serta para pelajar lain di Jepang. Seperti yang mungkin sudah Anda duga, pelajar sangat gemar melakukan cara-cara kreatif untuk berhemat demi hal-hal lain. Beberapa tips mungkin terdengar sepele, tetapi yen yang berhasil disisihkan tentu bisa dialokasikan untuk keperluan lain.
Makanan

Makan adalah kebutuhan pokok, jadi Anda pasti harus mengeluarkan anggaran untuk hal ini. Kendati demikian, ada beberapa cara untuk memangkas biayanya.
1. Memasak sendiri
Hal ini mungkin terdengar biasa, tetapi jika Anda tahu tempat berbelanja bahan makanan yang tepat, memasak sendiri dapat memangkas pengeluaran hingga sepertiga dari biaya normal. Seorang rekan saya bahkan bisa menghabiskan kurang dari 10.000 yen dalam sebulan dengan cara memasak tiga kali sehari. Jika memasak tiga kali sehari terasa merepotkan, Anda bisa membuat dua porsi saat makan malam dan menyisihkan separuhnya untuk dihangatkan kembali menggunakan microwave sebagai menu makan siang keesokan harinya.
Bahkan jika Anda tidak berniat memasak hidangan lengkap, sekadar menanak nasi sendiri untuk dijadikan bekal makan siang sudah bisa menghemat banyak pengeluaran dalam jangka panjang.
2. Belanja cerdas di pasar grosir
Pasar grosir seperti Gyomu Super adalah tempat para pemilik restoran membeli bahan masakan mereka. Tempat ini sangat cocok dikunjungi jika Anda sering memasak. Beberapa opsi yang patut dipertimbangkan antara lain:
- Costco: Jika Anda berasal dari Amerika Utara atau Inggris, nama ini tentu sudah tidak asing lagi. Jaringan grosir ini juga ada di Jepang. Anda memang perlu membayar biaya keanggotaan sekitar 4.000 yen, namun biaya ini bisa dibagi bersama teman serumah. Jika lokasi tempat tinggal Anda berdekatan, berbelanja di sini sangat sepadan karena harga barangnya yang terjangkau.
- Gyomu Super: Ini adalah tempat favorit saya yang cabangnya tersebar di berbagai wilayah di Jepang. Harganya umumnya sangat murah, terutama untuk produk makanan beku atau kemasan besar. Walau beberapa jenis sayuran segar terkadang bisa ditemukan lebih murah di tempat lain, toko ini tetap menjadi pilihan yang aman untuk menghemat anggaran.
Sebagai contoh…

Sayuran beku seberat 500 gram seharga 138 yen mungkin adalah salah satu penawaran termurah yang bisa Anda temukan.
Selain itu…

Anda bahkan bisa mendapatkan mie udon seharga 19 yen!
3. Belanja cerdas dan datang menjelang malam jika tidak ingin memasak

Sebagian besar supermarket mulai memberikan potongan harga untuk makanan siap saji ketika jam operasional hampir berakhir. Biasanya, dua hingga tiga jam sebelum tutup, label diskon 10 persen mulai dipasang. Menjelang detik-detik toko tutup, potongan harga bisa mencapai 50 persen, memungkinkan Anda mendapatkan makanan siap saji berkualitas dengan harga miring.
4. Tips tambahan dari saya dan teman-teman
- Pilihlah bahan makanan impor, seperti daging dari Amerika atau Australia, makanan beku asal Tiongkok, atau pisang dari Filipina, alih-alih produk domestik Jepang yang umumnya dibanderol lebih mahal.
- Anda bisa mencari stroberi khusus untuk selai atau jus dengan harga miring di supermarket. Buah tersebut biasanya tampak kurang menarik atau terlalu matang, namun rasanya tetap lezat dan jauh lebih murah.
- Jika Anda menyukai teh, hindari membeli teh botolan berukuran dua liter. Lebih baik beli kantong teh celup, dan manfaatkan air keran atau pesan air mineral secara online jika tidak menyukai air keran.
- Manfaatkan kupon diskon melalui aplikasi perpesanan atau email dari restoran cepat saji seperti McDonald’s atau Sukiya. Membeli beberapa burger dan minuman berukuran kecil sering kali lebih mengikat dan hemat daripada memesan menu paket lengkap.
- Untuk tempat berkumpul atau belajar dalam waktu lama, pertimbangkan restoran keluarga (famiresu) seperti Gusto yang menyediakan fasilitas drink bar dengan sistem isi ulang minuman sepuasnya.
- Kenali jadwal diskon khusus di supermarket lokal Anda, misalnya hari khusus untuk potongan harga daging, lalu sesuaikan jadwal belanja Anda.
Hal yang harus dihindari: Membeli keperluan di minimarket karena Anda membayar harga untuk kepraktisan, bukan nilai produknya. Cari supermarket terdekat untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari. Selain itu, hindari sikap terlalu pilih-pilih terhadap makanan asal negara asal Anda agar tidak merogoh kocek terlalu dalam.
Belanja Umum

Lalu, bagaimana dengan kebutuhan belanja non-makanan?
1. Toko 100 Yen
Hal pertama yang perlu Anda lakukan setibanya di Jepang adalah mencari toko 100 yen terdekat untuk melengkapi berbagai keperluan dasar Anda. Daiso dan Seria adalah dua jaringan toko terbesar yang bisa Anda tuju.
2. Kartu poin

Kartu poin dapat membantu menghemat pengeluaran, tetapi jika terlalu banyak, dompet Anda akan penuh dengan kartu plastik. Kartu poin dari toko obat terkadang kurang efektif karena persentase pengumpulannya yang kecil. Sebagai gantinya, prioritaskan kartu poin dari pusat perbelanjaan elektronik besar seperti Yamada Denki atau Yodobashi Camera yang biasanya menawarkan keuntungan poin hingga 10 persen dari total belanja Anda.
3. Pertimbangkan belanja secara online

Saat ini, hampir semua barang bisa dibeli secara online dengan harga yang bersaing. Beberapa situs yang dapat Anda manfaatkan meliputi Kakaku untuk membandingkan harga antar toko, Gaijinpot untuk mencari barang bekas layak pakai dari pendatang yang ingin meninggalkan Jepang, Nitori untuk perabotan rumah tangga, serta situs kupon diskon seperti Groupon atau Ponpare, serta platform seperti Rakuten dan Qoo10.
4. Beli barang bekas
Kunjungi toko barang bekas (recycle shop) seperti 2nd Street yang menyediakan berbagai macam barang layak pakai. Untuk pakaian, kawasan seperti Shimokitazawa di Tokyo dikenal memiliki banyak toko pakaian bekas dengan harga miring.
5. Mencari suvenir unik


Jika Anda perlu membawa pulang buah tangan yang tidak biasa untuk kerabat, Don Quijote adalah salah satu tempat yang tepat untuk dikunjungi.
Transportasi
Biaya mobilitas di Jepang bisa membengkak jika Anda tidak cermat memilih moda transportasi.
1. Bersepeda

Jika Anda tinggal di Jepang selama lebih dari enam bulan, memiliki sepeda akan sangat menghemat pengeluaran. Ongkos bus yang berkisar 200 yen sekali jalan akan cepat menumpuk, sehingga bersepeda menuju stasiun terdekat adalah pilihan bijak. Selain itu, jangkauan belanja Anda juga akan semakin luas.
2. Kaisuuken
Untuk rute perjalanan rutin yang tidak tercover oleh tiket langganan pelajar atau pekerja, Anda bisa membeli kaisuuken (tiket teeng). Sistem ini biasanya menawarkan 11 lembar tiket dengan harga 10 lembar untuk rute tertentu. Namun, perhatikan masa berlaku tiket yang umumnya sekitar tiga bulan.
3. Tiket khusus
Penduduk jangka panjang di Jepang dapat memanfaatkan berbagai tiket terusan khusus, seperti tiket perjalanan tak terbatas sehari untuk bus kota di Kyoto atau jaringan kereta di wilayah Tokyo tertentu. Ada pula tiket Seishun 18 yang sangat cocok bagi Anda yang memiliki waktu luang dan ingin menikmati perjalanan lintas kota melalui jalur kereta lokal.
4. Bus malam jarak jauh
Untuk perjalanan jarak jauh antar kota besar seperti Tokyo dan Osaka, bus malam jauh lebih ekonomis dibandingkan kereta ekspres Shinkansen, meskipun membutuhkan waktu perjalanan yang lebih lama.
5. Maskapai berbiaya hemat

Untuk jarak yang sangat jauh di mana perjalanan bus memakan waktu belasan jam dan melelahkan, menggunakan maskapai berbiaya hemat bisa menjadi solusi alternatif yang efisien.
Tempat Tinggal dan Sewa

1. Sewa tempat tinggal
Pengeluaran untuk sewa hunian memang sulit dihindari, namun ada beberapa cara menyiasatinya:
- Pertimbangkan untuk tinggal di share-house agar biaya sewa bisa lebih ditekan sekaligus memperluas pertemanan.
- Cari apartemen yang tidak mengenakan biaya deposit (shikikin) atau uang terima kasih (reikin), namun pastikan juga hal tersebut tidak membuat harga sewa bulanan menjadi melonjak drastis.
- Apartemen yang hanya menyediakan fasilitas shower tanpa bathtub biasanya ditawarkan dengan harga sewa yang lebih murah.
- Ada pula properti khusus berlabel jiko bukken yang disewakan dengan harga jauh lebih murah karena pernah terjadi insiden di tempat tersebut.
2. Akomodasi sementara
Saat bepergian dan membutuhkan tempat menginap sementara, Anda bisa melirik opsi hotel kapsul atau hostel pemuda guna menekan biaya.
Utilitas

Penggunaan listrik di musim panas memang sulit ditekan jika Anda mengandalkan pendingin udara, namun saat musim dingin, Anda bisa bertahan tanpa penghangat ruangan dengan beberapa trik kreatif:
- Manfaatkan tarif listrik yang lebih murah pada pukul 11 malam hingga 7 pagi untuk mengisi daya perangkat atau mencuci pakaian.
- Gunakan selimut layak pakai atau pakaian hangat khusus ruangan yang dijual di toko diskon untuk mengurangi kebutuhan alat pemanas eksternal.
- Gunakan sandal rumah atau botol air panas penahan dingin di bawah meja kerja atau tempat tidur.
- Menjemur pakaian di dalam ruangan sekaligus berfungsi ganda untuk melembabkan udara ruangan sehingga Anda tidak perlu membeli pelembap udara tambahan.
Hiburan

1. Promo karaoke
Karaoke adalah salah satu kegiatan rekreasi populer di Jepang. Anda bisa memanfaatkan paket waktu bebas (free time) jika berencana bernyanyi lebih dari dua jam, atau mencari promo hari tertentu yang ditawarkan oleh jaringan karaoke tertentu.
2. Pusat hiburan
Beberapa pusat permainan besar menawarkan sistem tarif tetap untuk menikmati berbagai fasilitas olahraga dan permainan sekaligus dalam satu tempat.
Bonus! Perjalanan Gratis
Terkadang, biro pariwisata lokal dari kota-kota tertentu mengadakan program tur gratis bagi warga asing dengan syarat peserta bersedia memberikan ulasan atau materi promosi. Anda bisa mencoba mencari informasi mengenai kegiatan tersebut melalui internet dengan kata kunci terkait.








