Saat memikirkan Jepang, apa hal pertama yang terlintas di benak Anda? Apakah samurai, ninja, atau geisha? Sosok-sosok tersebut mungkin sudah jarang terlihat berkeliaran di jalanan modern Jepang saat ini, mengingat era samurai telah berlalu dan ninja lebih suka bersembunyi. Kendati demikian, masih ada satu lokasi unik di mana tradisi masa lampau tersebut tetap hidup dalam balutan suasana Jepang tempo dulu, yaitu di Toei Uzumasa Eiga Mura atau yang dikenal sebagai Toei Kyoto Studio Park.
Berbeda dari taman hiburan biasa layaknya Universal Studios, kompleks ini masih aktif digunakan sebagai lokasi syuting film sungguhan.

Kawasan tersebut menampilkan replika latar perkotaan yang sering dipakai untuk memproduksi tayangan bertema zaman Edo. Aktivitas pengambilan gambar di dalam taman biasanya difokuskan pada bagian jalanan serta eksterior bangunan, sementara adegan interior dikerjakan di studio terpisah yang berada persis di sebelah area taman. Sayangnya, area Studio 13 tertutup untuk umum dan tidak boleh dimasuki pengunjung.

Meski demikian, pengunjung tetap bisa mengintip proses pembuatan film melalui program pertunjukan gratis berjudul “Cinema Studio Live” yang diadakan sebanyak lima kali sehari.


Pertunjukan ini memperlihatkan cara kerja pembuatan film samurai kepada para penonton. Tersedia monitor kecil di area penonton agar pengunjung dapat melihat langsung hasil adegan yang sedang direkam dalam format tayangan televisi atau layar lebar. Meskipun tidak ada terjemahan teks, alur pertunjukannya tetap sangat menghibur dan mudah dipahami hanya dengan melihat aksi para pemainnya.
Selain acara tersebut, pihak pengelola juga menyajikan berbagai atraksi lain yang jadwalnya bisa diperoleh pengunjung saat pertama kali masuk ke area taman. Salah satu yang paling menarik adalah pertunjukan aksi ninja bertajuk “Goemon” yang memanfaatkan teknologi pemetaan proyeksi tiga dimensi terbaru.

Tidak jauh dari panggung tersebut, terdapat sebuah pintu misterius dengan tanda peringatan yang mencolok.

Belum tentu ada ninja berbahaya di baliknya, namun area Ninja Action Studio ini menyimpan sudut terlarang yang terkesan cukup menegangkan untuk didatangi.
Daya tarik lain yang tidak boleh dilewatkan adalah pertunjukan pertarungan pedang samurai. Di sini, penonton tidak hanya disuguhkan kebolehan para profesional, tetapi juga berkesempatan naik ke atas panggung untuk berduel langsung dengan mereka, seperti yang terlihat pada seorang pengunjung kantoran di foto berikut.

Bagi yang ingin mencoba keberuntungan untuk ikut serta, disarankan untuk berdiri di barisan paling depan agar memiliki peluang lebih besar untuk dipilih oleh para pemeran.
Urusan perut juga teratasi dengan baik karena terdapat sekitar tujuh tempat makan di dalam area taman.
Salah satu opsinya adalah restoran modern bernama “Chanbara” yang mengusung tema Goemon.

Mereka memajang contoh menu tiruan di bagian depan restoran. Menunya tampak menggugah selera, namun karena dirasa kurang begitu istimewa, perjalanan berlanjut ke tempat makan berikutnya.
Pilihan lain adalah kedai mi udon tradisional yang menyajikan mi buatan tangan. Tempat ini juga kerap dipakai sebagai lokasi syuting drama modern, sebuah fakta menarik yang sempat mencuri perhatian.

Pada akhirnya, pilihan jatuh ke Ninja Cafe karena bentuk bangunannya yang unik serta sajian makanannya yang tampak menggemaskan.

Di sana, dipesanlah menu NINJA Curry dan NINJA STAR SUNDAE. Kedua hidangan tersebut dihias dengan atribut berbentuk bintang ninja, meskipun dari segi rasa tergolong biasa saja.

Sebelum beranjak meninggalkan area studio, menyempatkan diri untuk berfoto bersama para pemeran samurai atau ninja adalah hal yang wajib dilakukan. Mereka sangat ramah dan dengan senang hati berpose bersama pengunjung yang meminta.

Bagi yang ingin merasakan sensasi melintasi waktu dengan mengenakan kostum tradisional samurai atau ninja, pihak pengelola menyediakan layanan penyewaan busana dengan sedikit biaya tambahan. Aktivitas ini tentu menjanjikan pengalaman seru, terutama jika dilakukan bersama rombongan teman.


Sebelum pulang, pastikan untuk mencari sosok pekerja paling rajin di taman ini yang hampir tidak pernah mengambil libur kecuali hari hujan atau saat tersambar petir. Berkat dedikasinya yang tinggi, figur ninja gantung ini sering dinobatkan oleh anak-anak sekolah sebagai objek paling berkesan selama kunjungan karya wisata.

Secara keseluruhan, Toei Uzumasa Eigamura merupakan destinasi yang sangat direkomendasikan bagi siapa saja yang menggemari sejarah samurai, ninja, atau sekadar ingin mencari pengalaman liburan baru di Kyoto.

Informasi Tambahan

Toei Eigamura dapat dicapai dengan berjalan kaki selama lima menit dari Stasiun Uzumasa Koryuji yang dilayani oleh jalur kereta Keifuku Arashiyama Line (Randen), atau sekitar 15 menit berjalan kaki dari Stasiun JR Hanazono.
Selain itu, lokasi ini bisa dijangkau menggunakan Bus Kota Kyoto nomor 75 atau Bus Kyoto nomor 71, 72, dan 73 dari Stasiun Kyoto, serta Bus Kota Kyoto nomor 11 atau 91 dan Bus Kyoto nomor 61, 63, atau 64 dari kawasan Jalan Shijo di pusat kota Kyoto.

Petunjuk arah menuju taman studio sudah terpasang dengan jelas di sekitar stasiun sehingga pengunjung tidak akan mudah tersesat.
Ulasan Mami
Meskipun harga tiket masuknya agak mahal, tempat ini menawarkan banyak sekali atraksi dan acara yang sebanding dengan biayanya. Para staf dan pemerannya sangat ramah serta menghibur. Sangat disarankan untuk mampir ke sini jika Anda belum pernah berkunjung.
Ulasan Michael
Saya sudah dua kali berkunjung ke sini dan suasananya selalu menyenangkan. Menelusuri kawasan era Edo dan menonton aksi pertunjukan pedang memberikan kesan tersendiri, terutama bagi yang menyukai film-film sejarah Jepang.
Toei Kyoto Studio Park
Informasi Tambahan
10 Uzumasa Higashihachiokacho Ukyo Ward
Kyoto, Prefektur Kyoto 616-8161
Jepang
+81 75-864-7716








