Home / Travel / Pesona Tersembunyi Yanaka di Tokyo

Pesona Tersembunyi Yanaka di Tokyo

header 640x 97

Tokyo sering kali dipandang sebagai kota yang serba cepat dan modern. Bangunan-bangunan baru terus bermunculan menggantikan yang lama, membuat sebagian besar wilayah kota ini tampak baru sejak Perang Dunia. Namun, terdapat sebuah kawasan lama bergaya shitamachi yang selamat dari kehancuran gempa bumi serta perang pada abad ke-20. Kawasan tersebut bernama Yanesen, sebuah gabungan inisial dari tiga wilayah: Yanaka, Nezu, dan Sendagi. Tempat ini menawarkan suasana lorong-lorong berliku, toko-toko kecil, serta pesona distrik yang bernuansa klasik.

tree growing up through pavement in Japanese neighborhood

Terletak di sebelah timur Taman Ueno, Yanesen berada di luar jalur wisata konvensional yang biasa dikunjungi pelancong. Menariknya lagi, banyak warga lokal Tokyo sendiri yang bahkan belum begitu mengenal sudut kota ini. Dengan sedikit penjelajahan, kawasan ini bisa menjadi destinasi unik untuk dikenalkan kepada penduduk asli ibu kota.

back alley in yanaka tokyo

Sejarah kawasan ini sangat kaya dengan lebih dari seratus kuil yang berdiri di sekitarnya. Wilayah ini juga telah lama menjadi pusat seni, yang ditandai dengan keberadaan toko-toko penyedia kuas tradisional serta pigmen warna alami. Meski demikian, kegiatan paling menyenangkan di sini adalah berjalan kaki menyusuri jalanan sambil mengamati aktivitas warga setempat.

Japanese woman walking down street holding bag

Yanaka menampilkan perpaduan harmonis antara usaha lama dan baru. Mulai dari toko kerupuk beras yang telah beroperasi turun-temurun, hingga para perajin serta pembuat roti muda yang menempati bangunan-bangunan bersejarah di kawasan tersebut.

sidewalk lined with potted plants

Titik awal terbaik untuk menikmati suasana ini adalah kawasan belanja Yanaka Ginza, yang dapat diakses dengan naik kereta hingga Stasiun Nippori. Dari pintu keluar barat, pengunjung dapat langsung memutuskan untuk berjalan sebentar menuju Pemakaman Yanaka yang terkenal sebagai lokasi menikmati bunga sakura dengan jajaran pohon tua yang rindang.

sidewalk lined with gnarled trees

Kucing-kucing liar telah menjadi ikon tersendiri bagi lingkungan ini. Di Yanaka, pengunjung tidak perlu pergi ke kafe kucing berbayar karena hewan-hewan ini dapat ditemui langsung di jalanan atau sedang diberi makan oleh warga di area pemakaman.

Japanese man bending down to feed cats

Setelah melewati area pemakaman, perjalanan berlanjut ke sebuah tangga yang mengarah langsung ke jalanan Yanaka Ginza. Tangga ini cukup populer dan sering dijadikan latar lokasi untuk berbagai drama televisi Jepang.

sidewalk staircase with sunset view

Kucing-kucing juga kerap terlihat bersantai di sekitar tangga ini, bahkan ada yang dibuatkan kotak tempat tinggal kecil di sisinya.

white cat resting in box

Berbagai suvenir bertema kucing dapat ditemukan di sepanjang jalan ini, termasuk sebuah toko khusus yang menjual segala macam atribut bertema kucing sebelum menuruni tangga.

Japanese cat themed store

Di bagian bawah tangga, terdapat toko kerajinan bambu tradisional serta kedai teh yang menyajikan kue sus dengan krim teh hijau. Tempat-tempat ini mencerminkan bagaimana tradisi dan modernitas berpadu dengan pas di kawasan tersebut.

bamboo utensils displayed in front of shop

Beberapa langkah dari sana terdapat bangunan menarik yang menjual permen tradisional, seperti permen keras beraroma kinako dan yuzu yang cocok dijadikan oleh-oleh.

souvenir shop on street corner

Produk kerajinan tangan tradisional lainnya yang bisa dijumpai adalah toko sandal khas Jepang.

Japanese sandal shop

Selain barang-barang klasik, terdapat pula kerajinan bergaya kontemporer. Pengunjung dapat memesan stempel nama hanko kustom dengan ukiran hewan yang tidak biasa.

hanko names stamps with animals

Toko tersebut juga menyediakan layanan cetak kaus dengan ilustrasi asli yang unik dan jarang ditemui di tempat lain.

Japanese pottery shop

Yanaka Ginza pada dasarnya adalah pusat perbelanjaan harian bagi warga lokal. Oleh karena itu, terdapat berbagai keperluan praktis mulai dari apotek, supermarket kecil, toko pakaian diskon, toko daging yang terkenal dengan sajian menchi katsu, hingga kios penjual pasta ikan dan bento siap saji.

bento meals on checkered table ready to buy

Kawasan ini juga surga bagi para pecinta camilan. Selepas menikmati kue sus teh hijau, pengunjung dapat mampir ke kedai yang menjual es krim lembut serta taiyaki berbentuk kucing.

Japanese ice cream and sweets shop

pusat jajanan bergaya Barat juga tersedia di toko roti Atom yang dihiasi berbagai cendera mata Astro Boy.

Western style bakery in Japan

Setelah puas menjelajahi Yanaka Ginza, berjalan-jalan tanpa arah di lorong-lorong perumahan akan membawa pengunjung menemukan berbagai kuil tersembunyi.

Japanese temple garden

Beberapa bangunan lama di kawasan ini dialihfungsikan alih-alih dibongkar, seperti bekas pemandian umum dan rumah gadai yang kini berubah wujud menjadi galeri seni. Toko-toko lama penjual kerupuk beras juga berdampingan dengan bisnis modern seperti toko roti vegan.

front counter of cracker shop
Japanese vegan bakery with ivy growing out front

Lebih jauh ke dalam, terdapat pula sebuah kafe bergaya chalet Swiss yang dikelola oleh warga negara Swiss yang telah lama menetap di area tersebut.

swiss cafe in Japan

Toko perlengkapan seni tradisional juga masih dapat ditemukan di sini. Bahkan, sebagian besar toko yang menjual pigmen tradisional di Jepang berlokasi di kawasan Yanaka.

traditional paints and pigments in jars on shelves

Pemandangan lain yang tak kalah menarik adalah deretan pot tanaman di depan rumah warga yang memberikan kesan asri di tengah keterbatasan lahan.

ivy growing up the side of a building
garden of potted plants
tanuki statue next to potted plant

Kehidupan yang lebih tenang di Yanaka sangat cocok dikunjungi pada siang hari, mengingat kawasan ini bukan pusat hiburan malam dan banyak toko independen yang tutup pada hari tertentu seperti hari Senin.

Akses

  • Pusat informasi wisata Yanesen
  • Situs web resmi Yanaka Ginza
Avatar kristen dexter f04b6ee8

Ulasan Kristen8/10

Menghabiskan waktu santai di Yanaka Ginza terasa sangat menenangkan. Tata letak kawasan ini menciptakan suasana ideal untuk melepas penat dari kesibukan kota besar sekaligus mencari suvenir khas Jepang.

Avatar kanae nakamine 175df970

Ulasan Kanae10/10

Yanaka merupakan tempat favorit untuk mengawali hari di Tokyo. Pengalaman tinggal di kawasan ini membuktikan bahwa tempat ini sangat nyaman baik untuk dikunjungi maupun ditinggali.

Yanaka, Tokyo

Kelebihan

  • Menjauh dari keramaian Tokyo dan merasakan suasana tempo dulu
  • Berada dekat dari stasiun kereta utama serta terjangkau oleh Tokyo Metro
  • Menyuguhkan pengalaman berbelanja di dekat kuil dengan kehadiran kucing-kucing

Kekurangan

  • Hampir tidak ada kekurangan yang berarti bagi penikmat suasana klasik

Penilaian Keseluruhan

9

Kemudahan Akses

10

Tingkat Keseruan

9

Keunikan

8

Informasi Tambahan


Yanaka, Taito, Tokyo Prefecture 110-0001

Japan


View on map


Yanaka, Tokyo’s website

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *