Partikel に dan で adalah elemen tata bahasa yang akan langsung Anda temui pada tahap awal belajar bahasa Jepang. Meskipun dipelajari sejak level pemula, banyak pembelajar masih sering keliru membedakannya bahkan hingga tahap menengah dan lanjutan.
Mengapa kebingungan ini sering terjadi? Secara singkat, kedua partikel ini sama-sama digunakan untuk menandai tempat atau lokasi. Karena keduanya sering diterjemahkan ke dalam preposisi bahasa Inggris yang serupa seperti “di” atau “pada”, membedakan makna dasarnya bisa sangat membingungkan tanpa pemahaman yang mendalam. Sebagai contoh, frasa 学校に dan 学校で sama-sama bisa berarti “di sekolah”, tergantung pada konteksnya. Lantas, bagaimana cara kita menentukan pilihan yang tepat?
Dalam artikel ini, kita akan membahas konsep dasar dari kedua partikel tersebut untuk membantu Anda menentukan mana yang paling sesuai untuk konteks penggunaan tertentu.
- Konsep に dan で
- Memilih に atau で untuk Lokasi
- Penggunaan に dan で dalam Kalimat yang Mirip
- Memakai に dan で untuk Waktu
- Kesimpulan
Prasyarat: Agar mendapatkan pemahaman maksimal dari artikel ini, Anda sebaiknya sudah menguasai hiragana dan katakana. Selain itu, ada baiknya jika Anda sudah cukup familiar dengan partikel に dan で serta siap mendalami perbedaan di antara keduanya.
Konsep に dan で
Baik に maupun で adalah partikel yang sangat umum, dan makna fundamentalnya pun cukup mirip, yakni merujuk pada suatu tempat atau lokasi. Akan tetapi, cara bagaimana keduanya merujuk pada suatu tempat itu berbeda. Begitu Anda memahami fungsi utamanya, memilih salah satu di antaranya akan menjadi jauh lebih mudah.
Memahami に Secara Presisi

Sederhananya, に mendefinisikan tempat atau lokasi di mana sesuatu atau seseorang berada, pernah berada, atau akan berada. Untuk mempermudah pemahaman, bayangkan に seperti sebuah jarum peniti pada peta. Anda menancapkan jarum pada lokasi tempat sesuatu eksis, atau pada tempat yang ingin Anda tuju.
Oleh karena itu, dalam beberapa konteks, に bertindak seperti tanda “Anda Berada di Sini”. Partikel ini mematok posisi Anda saat ini, atau titik di mana seseorang dan sesuatu berada.
- 学校にいる。
- Saya ada di sekolah.
- 学校にジムがある。
- Ada sebuah gym di sekolah.
Dalam contoh-contoh di atas, に diletakkan setelah kata tempat 学校 (sekolah), yang menunjukkan di mana Anda berada atau di mana gym tersebut berlokasi. Dalam konteks lain, に menandai tempat tujuan seseorang atau sesuatu di masa mendatang, bagaikan menyematkan pin tujuan pada aplikasi peta.
- 学校に行く。
- Saya akan pergi ke sekolah.
Pada kalimat ini, に menandai 学校 sebagai destinasi tujuan Anda, bukan lokasi tempat Anda berada sekarang.
Sebagai kesimpulan, に memiliki arti dasar mematok titik eksistensi—yaitu di mana sesuatu berada, pernah berada, atau akan berada.
Memilih で untuk Aktivitas atau Acara

Lantas, bagaimana dengan で? Bagaimana partikel ini mendefinisikan sebuah tempat? Berbeda dari partikel に yang sekadar mematok lokasi, で memilih suatu tempat di mana sebuah aktivitas atau acara sedang, sudah, atau akan dilangsungkan. Sebagai contoh, jika Anda menambahkan で setelah 学校 (sekolah) menjadi 学校で, Anda sedang memilih sebuah area tempat suatu kegiatan berlangsung.
Di dalam area yang ditandai dengan で inilah sebuah aktivitas atau peristiwa terjadi, contohnya:
- 学校で勉強する。
- Saya belajar di sekolah.
- 学校でチャリティーイベントがある。
- Ada acara amal di sekolah.
Pada contoh-contoh tersebut, で mengikuti kata tempat 学校 (sekolah) untuk memberitahu kita di mana Anda belajar atau di mana acara amal itu diadakan. Contoh kedua sebenarnya sangat mirip dengan contoh “ada gym di sekolah” sebelumnya, tetapi di sini で dipilih karena Anda sedang menjelaskan tempat yang menggelar sebuah acara.
Itulah perbedaan mendasar antara に dan で! に menunjukkan lokasi sederhana, sedangkan で menandai area tempat suatu tindakan berlangsung. Sudah cukup jelas? Mari kita lihat beberapa contoh berikutnya untuk memperkuat pemahaman Anda. Kita akan mulai dari penggunaan dasar “lokasi”, lalu menjelajahi penggunaan に dan で untuk keterangan waktu!
Memilih に atau で untuk Lokasi
Pertama, bayangkan Anda baru pulang ke rumah dalam keadaan lapar dan bertanya kepada orang tua apakah ada makanan. Mereka menjawab:
- 冷蔵庫にプリンがあるよ。
- Ada puding di dalam kulkas.
Di sini, に digunakan karena mereka hanya sekadar memberitahu letak puding tersebut. Mereka tidak sedang mendeskripsikan aktivitas apa yang sedang terjadi di dalam kulkas.
Sekarang, mari kita lanjutkan skenario ini. Anda menyukai puding, merasa antusias, dan langsung bergegas menuju dapur. Untuk mendeskripsikan situasi tersebut, Anda bisa mengatakan:
- キッチンに向かった。
- Saya menuju ke dapur.
Dalam contoh ini, lokasi キッチン ditandai oleh に karena tempat itulah yang menjadi destinasi tujuan Anda melangkah. Anda tidak sedang memilih キッチン sebagai tempat terjadinya suatu peristiwa.
Baiklah, Anda sekarang sudah sampai di dapur! Saatnya menyantap puding tersebut. Sambil tersenyum lebar, Anda membuka pintu kulkas dan mendapati pemandangan yang mengejutkan, lalu berteriak. Orang tua Anda bertanya, “Ada apa?” Dan Anda menjawab:
- 冷蔵庫でコーラが爆発したっぽい。
- Sepertinya ada cola yang meledak di dalam kulkas.
Dalam kalimat ini, で digunakan karena Anda sedang mendeskripsikan kejadian atau peristiwa yang berlangsung di dalam 冷蔵庫 (kulkas). Jadi, 冷蔵庫で mendefinisikan tempat terjadinya ledakan tersebut, bukan sekadar mematok titik keberadaan. Semoga pudingnya selamat.
Setelah membersihkan kulkas, Anda melihat sebuah magnet jatuh ke lantai, lalu mengambilnya dan menempelkannya kembali ke pintu kulkas. Untuk mendeskripsikan tindakan tersebut, Anda dapat mengatakan:
- マグネットを冷蔵庫のドアに貼った。
- Saya menempelkan magnet di pintu kulkas.
Bagaikan menyematkan foto di dinding, penggunaan に di sini menancapkan pin pada 冷蔵庫のドア, menandakannya sebagai destinasi atau sasaran tempat magnet tersebut dilekatkan.
Jika Anda ingin menambahkan detail lebih rinci pada contoh sebelumnya, seperti “di mana” kejadian itu berlangsung, Anda bisa mengatakan:
- キッチンでマグネットを冷蔵庫のドアに貼った。
- Saya menempelkan magnet di pintu kulkas di dapur.
Dalam kasus ini, Anda menandai キッチン dengan で karena tempat itulah latar tempat berlangsungnya aksi “menempelkan magnet di pintu kulkas”. Untuk mendeskripsikan tindakan Anda, 冷蔵庫のドア tetap ditandai dengan に karena itu adalah titik tujuan akhir si magnet!
Sejauh ini cukup mudah dipahami, bukan? Mari lanjutkan skenario tadi. Untungnya puding Anda utuh dan sekarang saatnya menikmatinya. Anda mencari kursi yang nyaman lalu duduk:
- 椅子に座った。
- Saya duduk di kursi.
Di sini, に kembali digunakan karena alasan yang sama seperti contoh sebelumnya. 椅子に menandai destinasi tempat pendaratan bagian tubuh Anda.
Begitu pula, に digunakan untuk menandai suatu objek sebagai tempat terjadinya pelekatan dengan objek lain. Hal ini tetap berlaku bahkan ketika Anda mendeskripsikan kondisi yang sedang berlangsung di tempat tersebut. Sebagai contoh, untuk mengatakan “saya sedang duduk di kursi”, Anda menggunakan に dan berkata:
- 椅子に座っている。
- Saya sedang duduk di kursi.
Mengapa demikian? Mari kita kembali ke analogi pin di dinding. Saat Anda menempelkan foto di dinding, pin tersebut menahan foto tetap berada di dinding. Partikel に bekerja seperti pin tersebut. Anda menancapkan pin pada 椅子 untuk “melekatkan” diri Anda, dan ikatan itu tetap ada selama posisi tersebut berlangsung.
Oleh karena itu, Anda akan sering melihat に digunakan bersama kata kerja yang mengindikasikan suatu bentuk pelekatan atau kontak, seperti 貼る (menempelkan) atau 付ける (memasang). Seperti pada contoh 座っている (sedang duduk) di atas, kata-kata kerja ini mengambil bentuk 〜ている untuk menunjukkan status yang sedang berjalan. Anda mungkin tergoda menganggapnya sebagai aktivitas fisik dan memilih partikel で, namun kata kerja yang melibatkan pelekatan (termasuk pelekatan abstrak seperti pantat pada kursi) umumnya menggunakan partikel に.
Kendati demikian, bukan berarti semua verba bentuk 〜ている selalu berpasangan dengan partikel に. Ketika Anda mendeskripsikan kegiatan yang sedang berlangsung di dalam area tertentu (tanpa ada unsur pelekatan), Anda tidak memerlukan に karena tidak ada fungsi pematokan posisi. Contohnya:
- ソファでダラダラしている。
- Saya sedang bersantai dan bermalas-malasan di atas sofa.
Meskipun bersantai dan bermalas-malasan hampir tidak bisa dianggap sebagai sebuah aktivitas yang berat, tetap tidak ada unsur terikat atau terpaku pada lokasi tersebut. Kalimat ini menunjukkan di mana Anda sedang tidak melakukan apa-apa. Maka dari itu, dalam contoh ini で memilih area tempat aktivitas ダラダラする (bersantai dan bermalas-malasan) dilangsungkan. Apakah Anda mulai menangkap polanya?
Penggunaan に dan で dalam Kalimat yang Mirip
Terkadang, に dan で dapat digunakan dalam kalimat yang tampak persis sama dan memakai kata kerja yang identik, tetapi jangan khawatir! Fungsi dasar に dan で tetap konsisten dan tercermin dalam maknanya. Sebagai ilustrasi, perhatikan contoh berikut:
カナエは机に手紙を書いた。
カナエは机で手紙を書いた。
Kedua kalimat di atas sama-sama menceritakan tentang Kanae yang menulis 手紙 (surat). Namun, perbedaan pilihan partikel antara に dan で membawa pengaruh pada arti keseluruhannya. Pada kalimat pertama yang menggunakan に, 机 (meja) ditandai sebagai permukaan tempat surat tersebut ditulis. Jadi, terjemahan kalimat pertamanya adalah:
- カナエは机に手紙を書いた。
- Kanae menulis surat di atas meja.
Dengan kata lain, ia menuliskan kata-katanya langsung di atas permukaan kayu meja tersebut. (Semoga ia tidak menggunakan spidol permanen.)
Kalimat kedua menggunakan で, sehingga ia menandai 机 (meja) sebagai tempat atau latar belakang di mana aktivitas “Kanae menulis surat” itu dikerjakan. Artinya adalah:
- カナエは机で手紙を書いた。
- Kanae menulis surat di meja.
Tidak seperti kalimat berpartikel に sebelumnya, kalimat ini tidak mengindikasikan bahwa Kanae menulis langsung di atas permukaan meja, melainkan sekadar memberitahu di mana posisinya saat ia menulis surat tersebut.
Meskipun demikian, perbedaan pilihan partikel tidak selalu memunculkan kontras makna yang terlalu tajam. Contohnya, ketika Anda ingin mengatakan “saya menanam bunga di halaman”, Anda bisa menggunakan salah satu dari kedua partikel ini:
- 庭に花を植えた。
庭で花を植えた。 - Saya menanam bunga di halaman.
Di sini, masing-masing partikel mengekspresikan fokus yang berbeda. Partikel に memusatkan perhatian pada 庭 (halaman) sebagai destinasi akhir tempat bunga-bunga tersebut ditanam—bahkan bisa menyiratkan penanaman langsung ke dalam tanah halaman. Di sisi lain, partikel で menandai 庭 sebagai arena tempat kegiatan berkebun itu berlangsung. Bisa jadi Anda menanam bunga tersebut di dalam pot lalu membagikannya sebagai hadiah, tetapi lokasi tempat proses penanamannya tetap terjadi di halaman.
Mari kita lihat satu contoh lagi. Ini adalah ungkapan yang sangat lumrah dipakai untuk menyatakan tempat tinggal Anda. Misalnya, untuk mengatakan bahwa Anda tinggal di Tokyo, Anda bisa mengucapkan:
- 東京に住んでいます。
東京で住んでいます。 - Saya tinggal di Tokyo.
Walaupun に dan で sama-sama bisa digunakan, に jauh lebih lazim dipakai. Untuk menyatakan domisili, Anda pada dasarnya hanya perlu menancapkan tanda “Anda Berada di Sini” pada peta. Karena に hampir selalu digunakan, beberapa buku teks atau pengajar bahkan menganggap penggunaan で sebagai bentuk yang kurang tepat. Kendati demikian, jika Anda ingin memandang aktivitas 住んでいる (tinggal) dengan sudut pandang yang lebih dinamis dan memperlakukannya sebagai sebuah aktivitas, Anda boleh menggunakan で. Sebagai contoh, perhatikan Tweet berikut:

昔は 東京に行って 最先端に 触れようという 考えがあった。だけどネットが 当たり 前になった今では、東京で住んだり 働くメリットっていうのは少なくなったと 思います。 食べ 物に 関しても、 都内よりは 地方の 食材の方が 新鮮で安くて 美味しいし😀
Dulu, banyak orang Jepang memiliki pemikiran untuk pergi ke Tokyo demi merasakan pengalaman dunia yang paling mutakhir. Namun, sekarang setelah internet menjadi hal yang lumrah, saya rasa keuntungan dari tinggal dan bekerja di Tokyo telah berkurang. Makanan di daerah pedesaan justru lebih segar, lebih murah, dan lebih enak daripada di kota.
Dalam cuitan tersebut, sang penulis menggunakan で untuk menandai 東京 sebagai tempat tinggalnya. Penggunaan で ini sebenarnya bisa diganti dengan に, tetapi penulis memilih で untuk menekankan kata “tinggal” sebagai sebuah aktivitas dinamis dengan Tokyo sebagai latarnya. Terlebih lagi, Tweet ini menyandingkan “tinggal” dengan aktivitas lain yaitu “bekerja”, sehingga penggunaan で menjadi jauh lebih masuk akal karena Tokyo berfungsi sebagai panggung tempat kegiatan “tinggal” dan “bekerja” itu berlangsung bersamaan.
Memakai に dan で untuk Waktu
Baiklah, masih ada satu perbedaan lagi yang perlu dibahas antara に dan で. Serupa dengan fungsinya dalam menandai lokasi fisik, partikel に dan で juga dapat menandai titik waktu. Dalam hal ini, に bekerja secara langsung. Partikel ini dapat menandai waktu terlepas dari apakah itu masa lampau, masa kini, maupun masa depan. Bayangkan Anda sedang menancapkan pin pada garis waktu (timeline) alih-alih pada peta.
- 学校は9時に始まります。
- Sekolah dimulai pada pukul 9 pagi.
Pada kalimat ini, に menancapkan pin pada slot jam 9 di garis waktu, menandai secara tepat kapan sekolah akan dimulai.
Di sisi lain, partikel で mengisyaratkan adanya batasan waktu dan merujuk pada titik akhir dari suatu aktivitas atau peristiwa. Konsepnya seperti memilih rentang tertentu pada garis waktu, di mana suatu kegiatan hanya dapat berlangsung di dalam rentang waktu yang terpilih tersebut. Oleh karena itu, ketika Anda membicarakan titik akhir dari sebuah garis waktu, に dan で sebenarnya bisa saling menggantikan tanpa mengubah makna sama sekali.
- 学校が3時に終わります。
学校が3時で終わります。 - Sekolah usai pada pukul 3 sore.
Karena kata kerja 終わる (selesai) mengindikasikan bahwa kita sedang membicarakan titik akhir, penggunaan で sangat memungkinkan di sini. Akan tetapi, jika kita berbicara mengenai titik mulai dengan memakai kata kerja seperti 始まる (mulai), penggunaan で akan terdengar agak janggal karena partikel tersebut pada dasarnya menekankan titik akhir.
- 🔺学校が9時で始まります。
- Sekolah dimulai pada pukul 9 pagi.
Meskipun demikian, ada alasan kontekstual tertentu mengapa seseorang mungkin memilih で dalam kalimat ini. Mengingat で menyiratkan titik akhir dari sesuatu, Anda bisa memakainya untuk menekankan berakhirnya aktivitas lama yang mendahului kegiatan baru yang sedang dimulai. Contohnya, jika Anda mencoba mempersiapkan anak untuk sekolah online tetapi ia masih asyik bermain video game, Anda dapat memakai で untuk menyajikan “mulainya sekolah” sebagai titik akhir dari sesi bermain game mereka:
- まだゲームしてるの?学校が9時で始まるよ!
- Kamu masih main game? Sekolahnya mulai jam 9 pas lho!
Dalam skenario ini, pukul 9 adalah waktu saat sekolah dimulai, namun で menunjukkan bahwa waktu tersebut sekaligus menjadi penutup bagi aktivitas yang dilakukan sebelumnya. Penggunaan ini efektif untuk menarik perhatian terhadap batasan waktu yang sudah dekat.
Kesimpulan
Semoga artikel ini dapat membantu menjernihkan segala kebingungan yang Anda miliki seputar partikel に dan で! Sebagai ringkasan, に sekadar mematok suatu lokasi, sementara で memilih area tempat suatu aktivitas atau peristiwa berlangsung. Keduanya juga bisa menandai waktu, di mana で memberikan penekanan khusus pada titik akhir dari sebuah kegiatan atau acara. Untuk mempelajari topik ini lebih mendalam, kami menyediakan halaman khusus tata bahasa untuk masing-masing partikel, jadi silakan kunjungi halaman に dan halaman で.
Terakhir, rekan kerja saya, Kanae dan Rachel, pernah merekam sebuah episode siniar (podcast) yang membahas に dan で. Dengarkan audionya untuk menyimak lebih banyak contoh serta kuis guna menguji ulang apa yang telah Anda pelajari dalam artikel ini!








