Kepemimpinan di puncak perusahaan teknologi raksasa Apple resmi mengalami pergantian. Posisi Chief Executive Officer (CEO) kini dijabat oleh John Ternus, yang menggantikan Tim Cook setelah memimpin perusahaan tersebut selama 15 tahun. Transisi kepemimpinan ini terjadi tidak lama setelah perayaan hari jadi Apple yang ke-50.
Sebagai CEO sebelumnya, Tim Cook mengambil alih kepemimpinan menyusul wafatnya salah satu pendiri sekaligus CEO Apple, Steve Jobs. Selama masa jabatannya, Cook mengawasi peluncuran berbagai lini produk penting, termasuk Apple Watch, iPad, hingga berbagai generasi iPhone. Selain itu, pada tahun 2025, Cook sempat memastikan beberapa produk Apple terbebas dari kebijakan tarif yang diberlakukan oleh pemerintahan Trump terhadap barang impor asal China, sebelum akhirnya aturan tersebut dibatalkan oleh Mahkamah Agung AS pada 2026.
Akhir Era Tim Cook dan Masuknya John Ternus
Meskipun Cook telah mengumumkan niatnya untuk mundur sebagai CEO sejak bulan April, momen peralihan tongkat estafet ini akhirnya tiba. Kini, John Ternus resmi mengemban tugas sebagai CEO baru. Ternus telah bergabung dengan perusahaan sejak tahun 2013 sebagai eksekutif teknik perangkat keras. Pria berusia 51 tahun ini dikenal atas jasanya memimpin transisi Apple dari penggunaan CPU Intel menuju prosesor seri M buatan sendiri yang kini diandalkan oleh perangkat iPad dan Mac, seperti halnya Apple M5. Tidak hanya itu, ia juga turut berperan dalam merancang berbagai perangkat keras lain seperti Apple Watch. Dalam pernyataan yang dirilis pada hari terakhirnya sebagai CEO, Cook menyampaikan antusiasmenya menyambut babak baru, di mana ia akan tetap berada di Apple sebagai ketua eksekutif dewan direksi.
Menurut laporan dari media Irlandia RTE, para pengamat industri memperkirakan bahwa salah satu fokus utama Ternus di bawah kepemimpinannya adalah membantu Apple mengejar ketertinggalan dalam persaingan kecerdasan buatan (AI). Terlepas dari berbagai upaya yang telah dilakukan, implementasi AI dari Apple dinilai masih tertinggal dibandingkan ChatGPT dan produk sejenis lainnya. Kendati demikian, para analis memprediksi bahwa Ternus kemungkinan besar tidak akan langsung merombak rantai pasok warisan Tim Cook dalam waktu dekat.
Penampilan perdana Ternus dalam kapasitasnya sebagai CEO baru dijadwalkan tidak lama lagi. Sebuah Apple Event akan disiarkan pada hari Rabu, 9 September, pukul 1:00 siang waktu setempat. Bertajuk “Surprise and Shine,” acara tersebut menjadi ajang bagi raksasa teknologi asal Cupertino ini untuk memperkenalkan deretan gadget terbarunya kepada publik. Salah satu produk paling dinanti yang dirumorkan akan tampil adalah iPhone lipat. Mengingat latar belakang Ternus di bidang teknik, ada kemungkinan besar ia turut serta dalam proses perancangan dan perencanaan perangkat tersebut.
Di samping persiapan peluncuran produk baru, Apple juga harus menghadapi tantangan dari krisis kelangkaan DRAM yang sedang berlangsung. Seiring dengan lonjakan harga RAM yang meningkat secara signifikan, harga jual iPhone serta perangkat konsumen lainnya turut terdampak. Dengan tampilnya Ternus di panggung acara Apple September mendatang, publik tentu menantikan langkah strategis apa saja yang akan diambil oleh CEO baru ini dalam beberapa bulan ke depan.








