Jepang sering dianggap sebagai salah satu destinasi yang sangat mahal untuk dikunjungi.
Begitulah narasi yang sering didengar oleh para wisatawan maupun ekspatriat yang tinggal di sana. Namun, apakah benar biaya hidup dan liburan di Jepang semahal itu? Selama bertahun-tahun tinggal di sana, ditemukan berbagai cara cerdas untuk memangkas pengeluaran, baik bagi penduduk lokal maupun pelancong. Beberapa trik mungkin sudah biasa, sementara yang lain ditemukan lewat proses coba-coba, membuat pengeluaran selama di Jepang menjadi jauh lebih terkendali.
Siapa yang tidak ingin menikmati keindahan, keunikan, dan berbagai daya tarik Jepang tanpa harus menguras kartu kredit atau mengalami kebangkrutan?
Beberapa tips berikut mungkin membutuhkan sedikit kemampuan membaca bahasa Jepang untuk memanfaatkannya secara maksimal.
1. Berwisatalah di luar musim liburan utama. Hindari periode seperti Golden Week dari akhir April hingga minggu pertama Mei, Obon pada pertengahan Agustus, serta Tahun Baru, kecuali jika Anda menyukai keramaian dan memiliki anggaran berlebih. Pada waktu-waktu tersebut, tarif akomodasi biasanya melonjak dan kamar cepat sekali penuh. Musim hujan yang jatuh pada bulan Juni hingga awal Juli justru menjadi salah satu waktu paling hemat untuk bepergian.
Hotel dan Akomodasi
2. Jika Anda mencari tempat menginap yang sangat murah atau bahkan gratis, pertimbangkan untuk menginap di hostel, hotel kapsul, kafe internet, berkemah, Couchsurfing, atau bahkan melalui program sukarelawan.
Jika hotel konvensional adalah pilihan Anda, tenang saja, selalu ada cara untuk menemukan kamar murah, bahkan di hotel mewah atau kota besar seperti Tokyo:
3. Cari penawaran khusus jauh-jauh hari, idealnya satu hingga dua bulan sebelumnya. Diskon pemesanan dini untuk hotel mewah terkadang bisa ditemukan dengan harga sekitar 5.000 yen per malam untuk dua orang, padahal tarif normalnya bisa mencapai 15.000 yen atau lebih di area Tokyo dan Yokohama.
4. Saat musim sepi pelancong, jika Anda siap mengambil risiko, memesan di menit-menit akhir (sekitar satu atau dua minggu sebelumnya) juga bisa menjadi strategi saat hotel berusaha mengisi kamar kosong.

Tempat tidur hotel
5. Tarif kamar pada malam Sabtu biasanya jauh lebih mahal dibandingkan hari biasa. Hari Jumat biasanya dipatok dengan harga setara hari kerja atau mendekati tarif akhir pekan. Anda bisa menyiasatinya dengan menginap di hotel bagus pada hari biasa dan pindah ke akomodasi yang lebih ekonomis saat akhir pekan.
6. Lakukan pemesanan melalui situs perjalanan Jepang atau langsung lewat situs resmi hotel. Platform lokal seperti Rakuten Travel, Jalan, Rurubu, atau Meitetsu Kankou sering kali menawarkan pilihan yang lebih beragam dengan harga yang lebih kompetitif dibandingkan versi internasionalnya.
7. Sebaiknya hindari memesan paket hotel yang sudah termasuk makan, kecuali Anda menginap di ryokan untuk menikmati pengalaman autentik. Harga kamar akan jauh lebih murah tanpa makanan, dan Anda bisa mencari kuliner terjangkau di luar. Pastikan ada restoran atau restoran cepat saji di sekitar hotel agar Anda tidak terpaksa membeli makanan hotel yang mahal.
Transportasi
8. Pertimbangkan penggunaan Japan Rail Pass. Tiket terusan ini sangat menguntungkan jika Anda berencana berpindah-pindah kota dalam waktu singkat. Namun, jika perjalanan Anda hanya mencakup satu kota saja, tiket ini tidak diperlukan. Gunakan layanan seperti Hyperdia atau Jorudan untuk menghitung perkiraan tarif kereta.
9. Telusuri berbagai tiket terusan regional lainnya. Japan Railways menawarkan banyak tiket diskon khusus yang disebut toku kippu. Contohnya adalah Seishun 18 ticket yang sangat ekonomis untuk perjalanan menggunakan kereta lokal selama periode tertentu.
10. Gunakan bus malam atau bus jarak jauh. Opsi ini merupakan salah satu cara paling hemat untuk berkeliling Jepang sekaligus menghemat biaya pengeluaran hotel untuk semalam.

11. Manfaatkan tiket “free pass” regional yang tersedia dalam bahasa Inggris maupun Jepang. Tiket gabungan ini sering kali mencakup kereta, bus, dan moda transportasi lainnya. Contohnya adalah Odakyu Hakone Free Pass yang mencakup berbagai transportasi di kawasan Hakone.
12. Naiklah kereta lokal alih-alih kereta cepat shinkansen. Meskipun perjalanannya lebih lambat, cara ini memungkinkan Anda menikmati pemandangan Jepang dengan lebih santai dan berbiaya lebih murah.
13. Mengemudi kendaraan pribadi. Opsi ini lebih cocok bagi mereka yang tinggal di Jepang karena biaya sewa mobil, tol ekspres, bahan bakar, dan parkir sering kali bisa lebih murah daripada tiket shinkansen jika bepergian secara berkelompok.
14. Manfaatkan maskapai berbiaya hemat (LCC) seperti Peach, Jetstar, Skymark, dan AirAsia yang menawarkan tiket pesawat domestik dengan harga miring.
Kuliner
Banyak orang mengira makanan di Jepang sangat mahal, terutama buah-buahan segar. Padahal, pengeluaran makan sangat bergantung pada di mana Anda berbelanja.
15. Kunjungi lantai bawah tanah pusat perbelanjaan (depachika). Di sana, Anda bisa menemukan berbagai makanan siap saji, salad porsi besar, onigiri, dan bento dengan harga yang cukup bersaing menjelang malam hari.
16. Toko serba ada atau konbini sangat diandalkan untuk mendapatkan mi instan berkualitas, onigiri, bento, dan salad dengan harga ramah di kantong.
17. Supermarket lokal biasanya menawarkan harga terbaik untuk kebutuhan makanan sehari-hari, termasuk makanan siap saji, camilan, dan minuman dengan harga yang jauh lebih murah daripada di konbini.
18. Beli buah dan sayur di pasar petani atau pasar pagi. Buah musiman sering kali dijual dengan harga yang jauh lebih terjangkau dibandingkan di supermarket besar.

Mikan
19. Makan di tempat-tempat yang ramah anggaran, seperti kedai ramen, soba, udon, restoran kari Jepang, kaiten sushi (sushi konter putar), atau jaringan restoran seperti Yoshinoya. Area makan di pusat perbelanjaan juga menyediakan banyak pilihan makanan lezat dengan harga terjangkau.
21. Gunakan situs ulasan restoran seperti Tabelog untuk mencari tempat makan murah berdasarkan wilayah, stasiun kereta, jenis hidangan, dan kisaran harga.
22. Nikmati porsi makan siang yang besar dan porsi makan malam yang lebih kecil. Menu makan siang di restoran biasanya menawarkan harga yang jauh lebih murah dibandingkan menu makan malam untuk kualitas yang hampir sama.
Lain-lain
23. Pantau situs penawaran diskon seperti Groupon Japan jika Anda memiliki fleksibilitas waktu untuk mencari potongan harga hotel, restoran, dan pemandian air panas onsen.
24. Cari kupon diskon secara online sebelum mengunjungi tempat wisata, taman bermain, atau bioskop. Gunakan kata kunci bahasa Jepang seperti クーポン atau 割引 untuk mendapatkan harga tiket masuk yang lebih murah.
25. Kunjungi toko serba ada Daiso untuk berburu oleh-oleh khas Jepang dengan harga 100 yen. Tempat ini sangat membantu jika Anda harus membelikan cinderamata untuk banyak orang tanpa harus menghabiskan banyak biaya.
Ashley Thompson berbagi berbagai panduan praktis dan sumber daya bermanfaat mengenai kehidupan serta perjalanan di Jepang melalui situs Surviving in Japan. Ia tinggal di prefektur Shizuoka di tengah hamparan kebun teh hijau yang luas.






