Bukan rahasia lagi jika Jepang adalah negara yang sangat ramah bagi para pesepeda. Di berbagai kota besar, jalur pedestrian kerap dipenuhi oleh warga lokal maupun wisatawan yang mengandalkan sepeda untuk mobilitas sehari-hari.
Namun, jika Anda membawa sepeda keluar dari trotoar kota menuju jalur luar kota, Anda akan merasakan tren olahraga bersepeda yang kian diminati. Tren supōtsubaiku スポーツバイク atau sepeda olahraga semakin digemari di Negeri Sakura. Di berbagai kota kecil, termasuk di wilayah Tohoku, terdapat banyak sekali toko sepeda independen yang menyediakan unit berkualitas tinggi, serta komunitas lokal yang rutin menggelar tur jarak jauh setiap akhir pekan.
Jepang memiliki kondisi geografis yang sangat mendukung aktivitas ini. Tersedia jaringan jalan raya yang mulus, jalur pegunungan yang tidak terlalu curam, serta banyak minimarket dan area istirahat. Menariknya lagi, Anda bisa menikmati wisata kuliner khas daerah sepanjang perjalanan, menggantikan bahan bakar fosil dengan energi dari semangkuk ramen hangat.
Tertarik mencobanya? Anda tidak harus menjadi atlet profesional untuk bisa ikut berpartisipasi. Berikut adalah panduan lengkap merencanakan petualangan bersepeda di Jepang.
Langkah 1: Menentukan Rute Perjalanan

Ada banyak sekali pilihan destinasi menarik saat Anda merencanakan perjalanan. Toko-toko sepeda di Jepang biasanya memiliki informasi mendalam mengenai jalur lokal dan sering kali membagikan peta rute secara cuma-cuma maupun berbayar. Selain itu, banyak catatan perjalanan yang dibagikan oleh para pesepeda residen melalui blog pribadi mereka.
Hal pertama yang perlu ditentukan adalah jarak tempuh harian Anda. Mampu mengayuh sejauh 100 mil dalam sehari bukan berarti Anda harus melakukannya. Sesuaikan target dengan kapasitas fisik dan preferensi pribadi Anda.
Perhatikan juga faktor cuaca agar perjalanan terasa lebih nyaman. Pertimbangkan tingkat toleransi Anda terhadap suhu ekstrem serta lokasi menginap di malam hari. Meskipun Jepang memiliki empat musim, musim dingin di wilayah utara dikenal sangat keras. Sebaiknya hindari musim dingin jika Anda ingin merencanakan tur luar ruangan.
Memilih bersepeda di Jepang bagian utara akan membantu Anda menghindari teriknya musim panas sekaligus terhindar dari kepadatan lalu lintas kota besar. Anda dapat menyusuri rute di sepanjang aliran sungai, melewati perkebunan apel, pir, persik, dan ceri, serta hamparan sawah yang luas.
Nihon isshu adalah istilah yang digunakan para pesepeda untuk perjalanan melintasi panjangnya wilayah Jepang. Perjalanan dari Aomori hingga ujung selatan Honshu biasanya memakan waktu sekitar satu hingga satu setengah bulan, dengan tambahan dua minggu jika Anda memasukkan Hokkaido ke dalam rencana. Musim semi dan musim gugur adalah waktu terbaik untuk melakukan perjalanan ini.
Rekomendasi Rute Pilihan
Jika Anda memiliki keterbatasan waktu, wilayah utara Jepang adalah pilihan terbaik yang menawarkan suasana lebih tenang dibandingkan kota-kota besar di selatan. Wilayah Tohoku menawarkan pengalaman bersepeda yang sangat berkesan dengan suasana yang lebih sepi, dialek lokal yang unik, serta kuliner khas daerah.
Pastikan sepeda Anda telah dilengkapi dengan lampu dan reflektor yang memadai, mengingat perjalanan ke wilayah utara sering kali mengharuskan Anda melewati terowongan pegunungan yang gelap.
Langkah 2: Memetakan Jalur

Langkah berikutnya adalah menyiapkan peta konvensional untuk merancang rute perjalanan. Anda bebas berkreasi menentukan jalur, karena hampir semua jalan di luar jalan tol utama dapat diakses oleh pesepeda. Dengan perencanaan yang matang, Anda bisa menempuh jarak 50 hingga 150 kilometer per hari. Untuk tempat beristirahat, Anda bisa memilih hotel, penginapan tradisional minshuku, atau mendirikan Candi di area peristrahatan di sepanjang jalan.
Anda akan sering menjumpai minimarket atau konbini setiap jarak 20 kilometer, sehingga Anda tidak perlu membawa terlalu banyak persediaan makanan. Sepanjang perjalanan antar-prefektur, Anda dapat mencicipi berbagai kuliner lokal seperti kenoshiru hingga Shizuoka oden untuk memulihkan energi.
Google Maps di Jepang terkadang belum menyediakan opsi navigasi khusus sepeda secara optimal. Oleh karena itu, membawa peta cetak sangat disarankan untuk memperkirakan jarak. Ada baiknya juga berkonsultasi dengan penduduk lokal atau komunitas sepeda setempat untuk mengetahui informasi terbaru mengenai kondisi jalan atau perbaikan jembatan.
Langkah 3: Menyiapkan Perlengkapan

Jika Anda berencana berkemah dan membawa seluruh perlengkapan sendiri, tas pannier dan tas khusus sepeda bisa dibeli di beberapa toko khusus di Jepang, meski harganya cukup bervariasi. Peralatan kecil seperti ban dalam cadangan, perkakas multi-fungsi, dan pompa juga mudah ditemukan di lokasi.
Daftar Barang Bawaan
Berikut adalah daftar perlengkapan dasar yang sebaiknya Anda bawa saat melakukan tur sepeda di Jepang:
Perlengkapan Harian
- Dua botol air minum
- Peta rute
- Ban dalam cadangan
- Perkakas multi-fungsi
- Kit penambal ban
- Pompa portabel
- Pita perekat serbaguna (lakban)
- Tas khusus sepeda untuk moda transportasi umum
- Kacamata hitam
- Helm pelindung
Perlengkapan Menginap
Peralatan memasak dan berkemah bersifat opsional tergantung pada jenis akomodasi pilihan Anda. Pastikan untuk membawa barang yang seringkas mungkin agar beban sepeda tidak terlalu berat.
Perlengkapan Mandi dan Elektronik
- Kotak P3K
- Pengisi daya ponsel dan kamera
Pakaian Tur
- Celana panjang (satu untuk bersepeda, satu cadangan tahan air)
- Baju ganti
- Jaket anti air dengan bahan Gore-Tex
- Tiga pasang pakaian dalam dan kaus kaki
- Kain tenugui atau bandana
- Sarung tangan
- Sandal ringan untuk berjalan di luar sepeda
Membawa Sepeda ke Dalam Kereta
Anda mungkin perlu menggunakan kereta api di tengah perjalanan. Untuk membawa sepeda ke dalam kereta, Anda wajib menggunakan tas khusus sepeda yang disebut rinko fukuro dan melepas salah satu atau kedua roda sepeda. Tas ini bisa dibeli di sebagian besar toko sepeda dengan kisaran harga sekitar 3.000 yen.
Tips Penting: Saat menaiki shinkansen, usahakan memilih posisi dekat bagian belakang gerbong agar Anda bisa meletakkan sepeda di ruang kosong di belakang kursi terakhir.
Langkah 4: Memulai Perjalanan!

Apapun tingkat kemampuan Anda dalam bersepeda, mulailah mencari informasi mengenai komunitas sepeda lokal melalui toko sepeda terdekat atau internet. Berkenalan dengan mekanik sepeda lokal juga akan sangat membantu dalam menyiapkan sepeda yang kokoh dan tahan beban untuk perjalanan jauh.
Jika Anda sudah siap, nikmati udara pagi awal musim panas di Jepang yang menyambut Anda untuk menjelajahi keindahan alamnya di atas pelana sepeda.








