Home / Travel / Dari Orang Asing Menjadi Warga Negara Jepang: 3 Tahapan yang Akan Anda Lewati Jika Memutuskan Menetap di Jepang

Dari Orang Asing Menjadi Warga Negara Jepang: 3 Tahapan yang Akan Anda Lewati Jika Memutuskan Menetap di Jepang

Beradaptasi dengan masyarakat Jepang terkadang menjadi tantangan tersendiri, terutama bagi pendatang baru atau orang asing. Perasaan asing atau sulit membaur adalah hal yang lumrah dialami siapa saja yang baru pertama kali menginjakkan kaki di sana.

Namun, Anda tidak perlu khawatir karena pengalaman menghadapi gegar budaya ini telah dirasakan oleh banyak orang sebelumnya dan akan terus berlanjut bagi pendatang-pendatang berikutnya.

Mari kita telusuri perjalanan beradaptasi dengan budaya Jepang, mulai dari fase awal gegar budaya hingga keputusan besar untuk menjadi warga negara Jepang seutuhnya.

Tahap Awal: Gegar Budaya (Culture Shock)

Ketika seseorang mempertimbangkan untuk mengikuti program JET Program, pihak penyelenggara biasanya memberikan penjelasan jujur kepada para peserta bahwa rasa frustrasi terhadap budaya lokal serta kerinduan akan kampung halaman adalah hal yang normal dan pasti terjadi.

Pihak JET bahkan pernah menguraikan empat tahapan gegar budaya di situs web mereka yang mencakup:

kecemasan, penurunan rasa percaya diri, serangan panik, hilangnya inisiatif serta spontanitas, kemarahan berlebihan atas hal-hal sepele, keinginan kuat untuk selalu berkumpul dengan sesama warga negara asal, hingga mengisolasi diri.

A despondent child in a red hoodie
Source: Matt

Kendati demikian, fase gegar budaya ini biasanya hanya bersifat sementara. Seiring berjalannya waktu, sebagian besar pendatang akan mampu beradaptasi, kembali menikmati kehidupan di Jepang, dan memasuki apa yang disebut oleh JET sebagai tahap adaptasi serta bikulturalisme.

Tahap Kedua: Tinggal Lebih Lama

Dinamika kehidupan akan terus berubah semakin lama Anda menetap di Jepang. Banyak orang memilih tinggal selama bertahun-tahun demi keperluan studi, pekerjaan, atau urusan pribadi. Seiring berjalannya waktu, perasaan asing tersebut kerap muncul kembali dalam bentuk pertanyaan-pertanyaan di dalam hati:

“Apakah saya sudah diterima? Apakah tindakan saya sudah mencerminkan orang Jepang? Apakah saya benar-benar sudah membaur? Bisakah orang lain mendengar isi pikiran saya saat ini?”

Topik menarik ini sempat menjadi perbincangan hangat di kalangan komunitas kreator konten asing di Jepang, salah satunya melalui kreator bobbyjudo:

Video tersebut memicu berbagai tanggapan dari banyak pihak. Komunitas Gakuranman bahkan sempat merangkum berbagai respons menarik dari komunitas YouTube Jepang terkait topik tersebut.

Pendapat dari berbagai tokoh dalam rangkuman tersebut memberikan sudut pandang yang sangat mendalam bagi siapa saja yang tertarik mendalaminya.

Tahap Ketiga: Menjadi Warga Negara Jepang

Sebagian orang begitu mencintai Jepang hingga memutuskan untuk melebur sepenuhnya ke dalam masyarakat dengan menjadi warga negara resmi. Keputusan ini umumnya dilandasi oleh alasan keluarga, seperti menikah dengan warga lokal, meskipun ada pula berbagai alasan pribadi lainnya.

Ambil contoh Donald Keene, seorang cendekiawan yang mendedikasikan hidupnya selama puluhan tahun untuk mempelajari dan tinggal di Jepang. Berkat kontribusinya, Keene bahkan pernah menerima penghargaan langsung dari Kaisar Jepang dan memilih untuk menghabiskan sisa hidupnya sebagai warga negara Jepang di usia senjanya.

Sebuah bentuk dedikasi yang luar biasa.

The Japanese scholar Donald Keene laughing at an event
Source: Avery Wham

Tentu saja, proses naturalisasi menjadi warga negara Jepang bukanlah keputusan sepele. Komitmen yang dibutuhkan jauh lebih besar jika dibandingkan dengan negara-negara lain. Selain harus menggunakan nama Jepang, pemohon juga diwajibkan untuk melepaskan kewarganegaraan asal mereka.

Prosedur ini menuntut tingkat keseriusan yang sangat tinggi.

Saat ini, terdapat berbagai panduan daring yang menyediakan informasi bertahap mengenai prosedur hukum untuk menjadi warga negara Jepang bagi mereka yang bersungguh-sungguh ingin mengambil langkah tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *