Home / Anime / Anime Just Like Mona Lisa oleh Studio SHAFT Rilis Trailer Perdana, Staf dan Pemeran Utama

Anime Just Like Mona Lisa oleh Studio SHAFT Rilis Trailer Perdana, Staf dan Pemeran Utama

1785591890 be13bffd02b0ff77d98831c6052206f2 1024x576 1

Adaptasi anime dari manga karya Tsumuji Yoshimura yang berjudul Just Like Mona Lisa (Seibetsu “Mona Lisa” no Kimi e) akhirnya memperlihatkan cuplikan trailer perdana beserta jajaran staf dan pengisi suara utamanya. Seperti yang telah dikonfirmasi sebelumnya, studio SHAFT dipercaya untuk menggarap produksi animasi serial ini.

Proyek yang awalnya diumumkan oleh CyberAgent dengan sandi “Project M” ini akan mengangkat kisah drama romantis populer buatan Yoshimura ke layar kaca. Studio SHAFT sendiri dikenal luas lewat karya-karya hit seperti Puella Magi Madoka Magica, serial Monogatari, serta March Comes in Like a Lion. Penayangan anime ini juga bertepatan dengan perayaan ulang tahun ke-50 studio SHAFT.

Sinopsis resmi cerita ini digambarkan sebagai berikut:

Bagaimana jika setiap orang lahir tanpa jenis kelamin, kepada siapakah kamu akan jatuh cinta?

Adaptasi anime televisi yang sangat dinantikan dari Just Like Mona Lisa karya Tsumuji Yoshimura, sebuah serial yang telah menembus angka penjualan kumulatif lebih dari 1 juta eksemplar, kini akhirnya hadir.

Hinase, sang karakter utama yang tetap menjalani hidup tanpa jenis kelamin.
Ritsu dan Shiori, sahabat masa kecil yang telah menentukan pilihan mereka.
Apa sebenarnya arti dari “cinta”? Apa artinya memiliki sesuatu yang ingin kamu jaga melebihi segalanya?
Para teman sekelas dan orang dewasa di sekitar mereka berjuang serta bimbang bersama, merajut kisah ini bersama-sama.
Pilihan seperti apa yang akan diambil oleh Hinase?

Sebuah kisah cinta pertama dan masa muda segitiga yang memukau, kini dihidupkan dalam animasi indah oleh SHAFT, salah satu studio animasi terkemuka di Jepang.

Chika Anzai telah dipilih untuk mengisi suara karakter Hinase Arima. Mengenai peran tersebut, ia menyampaikan kesannya:

Saya tidak akan pernah melupakan dampak yang diberikan cerita ini kepada saya saat pertama kali membacanya selama proses audisi. Cerita ini membuat saya merenungkan tidak hanya sosok Hinase, tetapi juga diri saya sendiri dan arti menjadi seorang manusia. Kisah ini terus membekas di benak saya jauh setelah saya selesai membacanya, sehingga merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar bisa menjadi bagian darinya sebagai Hinase.

Ia juga berbicara mengenai proses rekaman suara:

Karakter-karakternya memiliki kedalaman yang kompleks, dan tema-temanya pun sama rumitnya. Oleh karena itu, semua pihak yang terlibat—mulai dari sutradara Shundo hingga para pengisi suara dan tim produksi—mendekati setiap sesi rekaman dengan penuh kehati-hatian dan kesungguhan, selalu berusaha mencari cara terbaik untuk menghidupkan cerita ini. Kehadiran sang mangaka, Yoshimura-sensei, yang selalu mendampingi di setiap sesi rekaman juga sangat melegakan. Sebagai seorang penggemar manga aslinya, saya sangat tidak sabar melihat kisah ini disajikan melalui animasi memukau dari SHAFT. Saya mungkin terdengar sangat serius, tetapi jangan khawatir! Akan ada banyak momen yang menghangatkan hati, lucu, dan mendebarkan. Jadi, santai saja, nikmati perjalanannya, dan bersenang-senanglah menonton!

Jajaran staf utama yang terlibat meliputi:

  • Karya Asli: Jun Yoshimura (The Gender of Mona Lisa’s You)
  • Sutradara: Kana Shundo
  • Desain Karakter / Kepala Pengarah Animasi: Nobuhiro Sugiyama
  • Musik: Yuki Hayashi
  • Produksi Animasi: SHAFT
  • Produksi: CyberAgent

Sutradara Kana Shundo turut memberikan komentarnya:

Salah satu hal pertama yang langsung menarik perhatian saat membaca manga aslinya adalah penggunaan karya seni dua warna yang begitu indah. Warna pirus, yang merepresentasikan emosi yang biasanya tidak kasat mata, menjadi salah satu elemen visual paling khas dari manga ini. Menghadirkan kilau emosional yang halus tersebut ke dalam bentuk animasi telah menjadi tantangan yang sangat memuaskan. Kami mengerahkan perhatian besar untuk menampilkan karakter-karakter yang digambar dengan indah beserta kisah mereka ke layar kaca, dan saya berharap penonton di seluruh dunia dapat menikmatinya.

1785624118 3c180bdf1b4fb3f0129d51c85f314971

Tanggapan dari komposer Yuki Hayashi:

Saya mendapat kehormatan untuk menggubah musik bagi anime Just Like Mona Lisa. Di setiap komposisi, saya mencurahkan sepenuh hati untuk menciptakan alunan musik yang dapat mengiringi emosi halus dalam cerita ini—tentang arti hidup jujur pada diri sendiri dan terhubung secara tulus dengan orang lain. Atmosfer yang begitu indah dalam manga aslinya kini dihidupkan dalam anime melalui perpaduan penampilan suara, animasi, dan musik. Saya sangat berharap hal ini dapat menghadirkan cara baru bagi penonton untuk merasakan dan terhubung dengan cerita ini. Akan sangat membahagiakan jika serial ini bisa menemukan tempat di hati seseorang secara diam-diam. Selamat menikmati penayangannya.

1785624168 06ada27e996053b91af5988011b0e2ef

Manga aslinya telah beredar dengan cetakan melampaui 1 juta eksemplar dan diterbitkan oleh Square Enix melalui Gangan Comics ONLINE. Keseluruhan seri ini terdiri dari delapan volume utama beserta volume pendamping X dan Y.

Anime ini sempat tampil lebih awal dalam ajang AnimagiC 2026 di Mannheim, Jerman. Acara panggung khusus pada tanggal 1 Agustus menampilkan pemutaran perdana trailer pertama anime tersebut, pengumuman jajaran pengisi suara utama, serta sesi menggambar langsung oleh Yoshimura. CEO SHAFT Mitsutoshi Kubota dan produser anime CyberAgent Manami Kabashima turut hadir dalam acara tersebut.

Sumber: Siaran Pers, Situs Resmi Just Like Mona Lisa
©Tsumuji Yoshimura/SQUARE ENIX, Just Like Mona Lisa Partners

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *