Home / Travel / Cara Naik Kereta Shinkansen Hijau di Jepang dengan Penuh Gaya

Cara Naik Kereta Shinkansen Hijau di Jepang dengan Penuh Gaya

Tokaido Line Green Car

Artikel kali ini membahas sebuah trik praktis yang sangat berguna saat menggunakan jaringan kereta JR di Jepang, yaitu memanfaatkan layanan kelas premium yang dikenal sebagai “Green Car”. Bagi sebagian wisatawan, moda transportasi ini mungkin masih jarang terdengar, namun sangat layak dicoba untuk perjalanan yang lebih nyaman.

Secara singkat, Green Car adalah kelas satu atau kelas premium yang disediakan oleh JR. Meskipun tidak tersedia di semua jalur, kelas ini bisa ditemukan pada rute jarak jauh yang memiliki kereta limited express. Sebagai contoh, Anda tidak akan menemukan opsi ini di jalur populer Yamanote Line di Tokyo. Namun, Green Car tersedia di jalur-jalur utama yang melintasi wilayah luas seperti Tokaido Line, Yokosuka Line, hingga Chuo Line. Selain itu, opsi ini juga dapat ditemui pada kereta peluru shinkansen, bahkan ada kelas yang lebih mewah lagi bernama GranClass.

Fasilitas yang didapatkan saat meningkatkan kelas ke Green Car bervariasi, tergantung apakah Anda menaiki kereta reguler atau kereta cepat shinkansen. Untuk shinkansen, sebagian orang merasa kursi reservasi standar sudah cukup memadai, sehingga peningkatan ke Green Car mungkin kurang begitu esensial kecuali Anda menginginkan kemewahan ekstra.

A map for JR East’s green car service

Manfaat Green Car justru akan sangat terasa ketika digunakan pada jalur lokal, seperti Yokosuka Line yang menuju ke Kamakura. Dengan membayar sedikit biaya tambahan, Anda dijamin mendapatkan tempat duduk. Berbeda dengan gerbong reguler, kursi di Green Car dilengkapi dengan meja lipat mirip seperti di shinkansen. Bahkan, terdapat petugas yang berkeliling menjual makanan ringan dan minuman di dalam kereta.

Biaya peningkatan ke Green Car untuk kereta lokal tergolong sangat terjangkau. Sebagai ilustrasi, perjalanan menuju kawasan Pantai Shonan di dekat Kamakura dan Enoshima hanya memerlukan biaya tambahan sedikit di atas lima ratus yen untuk naik ke kelas ini. Harga tersebut sangat sebanding dengan kenyamanan dan ruang kerja pribadi yang didapatkan selama perjalanan.

Keunggulan utama dari Green Car adalah ketersediaan kursi yang hampir selalu ada. Saat penumpang lain berdesakan di gerbong biasa, Anda bisa menikmati perjalanan dengan santai dan tenang. Hal ini tentu sangat membantu untuk menghindari kepenatan komuter di Jepang, sekaligus menjadi cara cerdas untuk memanfaatkan waktu perjalanan guna menyelesaikan pekerjaan.

Prosedur pemesanan Green Car pada kereta reguler dan shinkansen memiliki sedikit perbedaan. Untuk kereta lokal ber-Green Car, Anda umumnya memerlukan kartu IC seperti Suica. Di stasiun keberangkatan, Anda dapat mendatangi terminal komputer di peron untuk mendaftarkan tujuan perjalanan pada kartu Anda.

Setibanya di dalam kereta, pilih tempat duduk yang diinginkan lalu tempelkan kartu Suica pada sensor yang berada di atas kursi. Lampu indikator yang awalnya berwarna merah akan berubah menjadi hijau setelah dipindai, menandakan kursi tersebut telah terisi. Jika ingin lebih praktis, tarif Green Car juga bisa dibayarkan langsung di dalam kereta kepada kondektur, meskipun biasanya dikenakan biaya yang sedikit lebih mahal.

Meskipun gerbong reguler sudah cukup memadai di luar jam sibuk, Green Car menawarkan alternatif istirahat yang sangat menyenangkan bagi mereka yang mendambakan kenyamanan atau perlu mengejar tenggat waktu pekerjaan selama dalam perjalanan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *