Home / Travel / Festival Kawagoe: Perayaan Megah Duel Kereta Kencana

Festival Kawagoe: Perayaan Megah Duel Kereta Kencana

People Pull a Kawagoe Festival Float

Bagi siapa saja yang mengikuti perkembangan wilayah bersejarah di Jepang, Kawagoe tentu sudah tidak asing lagi. Mulai dari sisa-sisa kejayaan Kastil Edo hingga industri bir lokalnya yang luar biasa, kota ini menyimpan banyak sekali daya tarik. Kendati demikian, puncak dari segala pesona Kawagoe dapat disaksikan secara langsung melalui penyelenggaraan festival tahunannya yang magis. Kawagoe Festival rutin diadakan setiap hari Sabtu dan Minggu pada minggu ketiga bulan Oktober. Perayaan ini diakui sebagai salah satu yang paling meriah di Jepang dan bahkan telah resmi terdaftar sebagai Properti Budaya Rakyat Takbenda Penting Nasional.

Salah satu elemen paling mencolok yang membedakan festival ini dari perayaan lainnya adalah kehadiran puluhan kendaraan hias atau float bertingkat dua yang megah. Mahakarya berukuran raksasa ini diarak menyusuri area tradisional kota, termasuk distrik gudang bersejarah Kawagoe yang terkenal. Dalam praktiknya, tim warga lokal bahu-membahu menarik kendaraan hias tersebut melewati jalan-jalan sempit. Karena ukurannya yang sangat tinggi, sebagian kru bahkan harus ditugaskan khusus untuk mengangkat kabel listrik di atas jalan agar kendaraan hias dapat melintas dengan aman.

An old drawing Saitama Prefecture’s town of Kawagoe would have looked like a hundred years ago

Tradisi kendaraan hias megah di Kawagoe ini berakar dari masa awal periode Edo (1603–1868). Berkat letak geografisnya, Kawagoe memegang peranan penting sebagai pemasok berbagai komoditas utama bagi shogun di Edo—yang kini dikenal sebagai Tokyo—sehingga mendatangkan kemakmuran bagi warganya. Seiring berjalannya waktu, penduduk setempat mulai memamerkan kekayaan mereka dengan membangun kendaraan hias yang mewah untuk festival lokal. Berbagai wilayah di dalam kota saling berlomba untuk menghadirkan float yang paling megah dan memukau.

Hubungan historis yang erat dengan Edo turut membentuk karakter Kawagoe Festival hingga menjadi seperti sekarang. Perayaan ini mengadopsi berbagai tradisi dari festival legendaris di ibu kota, menghasilkan pertunjukan megah yang menjadi ciri khas Kawagoe Festival di era modern. Hingga hari ini, warisan budaya tersebut terus dijaga dan dilestarikan oleh masyarakat setempat tanpa pernah terlewatkan.

A large crowd watches Saitama Prefecture’s Kawagoe Festival take place

Selain kendaraan hias yang ikonik, salah satu atraksi paling memukau dalam Kawagoe Festival adalah tradisi yang disebut sebagai hikkawase. Ketika dua kendaraan hias berpapasan di jalanan, para kru di atasnya akan saling berbalos musik dalam sebuah duel pertunjukan. Situs resmi Kawagoe Festival mendeskripsikan hikkawase sebagai momen ketika beberapa kendaraan hias saling berhadapan dan menampilkan musik hayashi—orkestra tradisional Jepang yang terdiri dari suling, drum, lonceng tangan, dan tarian—yang diiringi oleh sorak-sorai penonton sambil mengacungkan lampion kertas.

Saitama Prefecture's Kawagoe Festival reaches its peak as locals revel alongside massive floats

Kemeriahan festival ini mencapai puncaknya setelah matahari terbenam. Perayaan akbar ini memang terus berlanjut hingga larut malam. Jika suasana hikkawase pada siang hari terasa lebih santai dan bersahabat, atmosfer di malam hari berubah menjadi jauh lebih dinamis dan penuh semangat. Para penarik kendaraan hias biasanya akan meledakkan sorak-sorai kemenangan yang penuh suka cita setelah duel musik tersebut selesai.

Perlu dicatat bahwa Kawagoe Festival merupakan acara yang sangat populer di kalangan warga yang tinggal di wilayah Greater Tokyo, sehingga selalu berhasil menarik lautan manusia. Kendati cuaca terasa dingin atau hujan, kerumunan pengunjung tetap memadati area festival. Bagi pelancong yang kurang menyukai keramaian, hal ini tentu perlu dipertimbangkan sebelum memutuskan untuk berkunjung.

Cara Menuju ke Sana

A train arrives at Kawagoe-shi Station in Saitama Prefecture for the Kawagoe Festival

Kawagoe terletak hanya sekitar 50 menit di sebelah utara pusat Tokyo. Terdapat dua stasiun utama yang melayani kawasan tradisional Kawagoe, yaitu Stasiun Kawagoeshi dan Stasiun Hon-Kawagoe. Pemilihan stasiun terbaik bergantung pada titik keberangkatan Anda, dan Anda dapat mengecek rute tercepat melalui aplikasi navigasi kereta seperti Jorudan.

Setibanya di Kawagoe, Anda bisa langsung mengarahkan tujuan ke distrik gudang karena sebagian besar pusat kegiatan festival berada di sekitar jalan utama tersebut. Rutenya cukup lurus dari stasiun, namun Anda juga dapat memanfaatkan peta digital jika membutuhkan panduan tambahan.

Sebagai alternatif, Anda cukup mengikuti arah deretan gerai makanan kaki lima sambil mengawasi keberadaan kendaraan hias berukuran raksasa yang lalu-lalang. Mengingat festival ini berlangsung sepanjang hari, Anda memiliki banyak waktu untuk menikmati berbagai kuliner lezat sembari meresapi suasana perayaan.

Museum Kawagoe Festival

The entrance to the Kawagoe Festival Museum in Saitama Prefecture

Selain kemeriahan di jalanan, pengunjung juga dapat mampir ke Museum Kawagoe Festival. Destinasi edukatif ini terletak di antara deretan toko-toko kuno di kawasan distrik gudang.

Museum ini menawarkan berbagai pameran menarik serta informasi sejarah mendalam mengenai perjalanan festival dari masa ke masa bagi siapa saja yang ingin mengenal tradisi ini lebih jauh.

Perayaan Lainnya di Waktu Bersamaan

Participants dress as Bakeneko Festival which happens at the same time as Saitama Prefecture’s Kawagoe Festival

Satu-satunya tantangan kecil saat menghadiri Kawagoe Festival adalah waktu penyelenggaraannya yang sering kali bersamaan dengan beberapa acara menarik lainnya di wilayah sekitar. Untuk dapat menikmati semuanya, Anda harus pintar mengatur jadwal atau harus membuat pilihan prioritas. Berikut adalah beberapa perayaan tahunan lain yang biasanya jatuh pada akhir pekan yang sama:

  • Bakeneko Festival: Acara unik bertema kucing siluman ini dilangsungkan di salah satu jalan utama kawasan Kagurazaka. Terbuka untuk umum tanpa memandang latar belakang peserta, satu-satunya syarat mutlak untuk mengikuti parade utamanya yang dimulai pukul 14.00 adalah mengenakan kostum kucing. Acara ini biasanya berlangsung dari pukul 10.00 hingga 17.00.
  • Shitamachi Festival: Berlangsung di lingkungan bersejarah Yanaka yang berhasil selamat dari Perang Dunia II, festival ini berpusat di area Kuil Nezu serta berbagai sudut kawasan sekitarnya. Kendati menawarkan nuansa kawasan kota bawah yang kental, disarankan untuk tetap memprioritaskan Kawagoe Festival dan menjadwalkan kunjungan ke Shitamachi Festival di hari yang berbeda agar tidak melewatkan pemandangan kendaraan hias yang luar biasa.

Sampai jumpa pada petualangan berikutnya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *