Home / Travel / Kirishima Jingu Kagoshima: Salah Satu Kuil Terbaik di Kyushu

Kirishima Jingu Kagoshima: Salah Satu Kuil Terbaik di Kyushu

The Haiden of Kirishima Jingu

Prefektur Kagoshima yang terletak di bagian selatan Kyushu menawarkan perpaduan menarik antara kekayaan sejarah dan keindahan alam yang memukau. Meskipun kini lebih dikenal sebagai salah satu pusat peristiwa penting yang meruntuhkan keshogunan Tokugawa, wilayah ini sejatinya memiliki akar sejarah yang jauh lebih tua dari periode Edo. Salah satu buktinya adalah keberadaan Kirishima Jingu, sebuah kuil kuno yang memegang peranan penting dalam mitologi dan sejarah awal Jepang.

Berdasarkan teks tertua di Jepang, yaitu Kojiki, situs ini diyakini sebagai tempat turunnya Ninigi-no-Mikoto ke Bumi. Ia merupakan cucu dari dewi matahari Amaterasu Omikami yang diutus dari surga dengan membawa tiga pusaka kekaisaran, sebelum akhirnya menikahi putri lokal dan menurunkan garis keturunan kekaisaran Jepang.

Walaupun usianya telah mencapai ratusan tahun, bangunan kuil yang berdiri saat ini sebagian besar berasal dari awal tahun 1700-an akibat letusan gunung berapi dan bencana alam di masa lalu. Kompleks bangunan utama kuil ini bahkan telah resmi ditetapkan sebagai harta karun nasional oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Olahraga, Sains, dan Teknologi pada Februari 2022. Dikelilingi oleh kawasan hutan yang lebat, Kirishima Jingu menawarkan suasana yang sangat tenang dan sakral.

Dibandingkan dengan destinasi populer yang dipadati pelancong seperti Fushimi Inari Taisha di Kyoto, memasukkan Kagoshima dan Kirishima Jingu ke dalam rencana perjalanan liburan ke Jepang akan memberikan pengalaman yang lebih tenang untuk menikmati sisi lain negeri ini.

Cara Menuju ke Sana

Kirishima jingū is a shrine in Kirishima City that can be reached by bus, rental car or train.

Terletak di kawasan Pegunungan Kirishima yang aktif secara vulkanik, akses menuju Kirishima Jingu tergolong cukup mudah. Menyewa mobil pribadi merupakan cara paling praktis untuk menjelajahi wilayah ini sekaligus mengunjungi kuil. Kendati demikian, tersedia pula pilihan transportasi umum bagi para pelancong.

Jika berangkat dari Kota Kagoshima, pengunjung dapat menaiki kereta dari Stasiun Kagoshima-Chuo di jalur JR Nippo Main Line menuju Stasiun JR Kirishima-Jingu dengan durasi perjalanan sekitar 90 menit. Setibanya di sana, perjalanan harus dilanjutkan menggunakan bus atau taksi karena letak stasiun kereta tersebut berjarak lebih dari lima kilometer dari area kuil.

Sebagai alternatif yang lebih praktis, tersedia bus jalan raya (highway bus) yang beroperasi langsung dari Bandara Kagoshima maupun pusat Kota Kagoshima menuju Kota Kirishima. Moda transportasi ini memangkas kebutuhan transit tambahan dibandingkan harus menggunakan kereta api.

Sebelum atau sesudah mengunjungi kuil, sangat disarankan untuk meluangkan waktu menginap di kawasan Kirishima Onsen yang berada di lereng bawah Pegunungan Kirishima. Resor pemandian air panas ini terkenal dengan kualitas air bersulfur tinggi dan fasilitas pemandian yang sangat baik. Bagi pelancong yang hanya singgah sebentar, Sakura Sakura Onsen yang terletak di dekatnya juga layak dikunjungi untuk mencoba pengalaman berendam di pemandian umum dengan lumpur kaya mineral yang dipercaya baik untuk kesehatan kulit.

Area Kompleks Kuil Kirishima Jingu

The temizuya water ablution pavilion at Kirishima Jingu Shrine (霧島 神宮) or Kirishima Shrine.

Tersembunyi di dalam kawasan hutan purba di kaki Pegunungan Kirishima, kompleks Kirishima Jingu menawarkan pengalaman jelajah yang memikat sehingga pengunjung disarankan meluangkan waktu setidaknya satu jam untuk mengeksplorasi area ini:

  • Honden: Aula utama kuil ini merupakan karya arsitektur megah dengan warna merah vermilion yang mencolok serta ukiran yang sangat detail. Ruang suci ini mendedikasikan pemujaan kepada Ninigi-no-Mikoto, cucu dari dewi matahari Amaterasu.
  • Kagura-den: Panggung yang didedikasikan khusus untuk pementasan tari tradisional Kagura sebagai bentuk penghormatan kepada para kami (dewa).
  • Museum Kirishima Jingu: Berlokasi tidak jauh dari aula utama, museum ini menyimpan berbagai informasi seputar sejarah kuil, tradisi Shinto, artefak kuno, pakaian tradisional, serta mitologi setempat.
  • Pohon Cedar Suci: Di sekitar halaman kuil terdapat jajaran pohon cedar berusia ratusan tahun (sebagian bahkan lebih dari 800 tahun) yang diyakini bersemayam oleh roh pelindung alam.

Selain itu, perhatikan pula keberadaan pilar naga atau ryu-bashira yang berdiri di depan aula utama. Ukiran khas Kyushu selatan ini mendapat pengaruh kuat dari kebudayaan Asia Timur, termasuk dari Tiongkok dan Kerajaan Ryukyu.

Daya Tarik Lain di Sekawasan Pegunungan Kirishima

Takachiho-no-Mine Shrine is a sub shrine of Kirishima Jingu Shrine (霧島 神宮) or Kirishima Shrine and is located at the top of Mt. Takachiho.

Dalam tradisi Shinto, alam dipandang sebagai entitas suci yang penuh dengan kekuatan spiritual. Dahulu, seluruh jajaran Pegunungan Kirishima dianggap sebagai bagian dari area sakral kuil, bukan sekadar bangunan utamanya saja.

Di antara berbagai puncak gunung yang ada, Gunung Takachiho merupakan salah satu yang paling dikeramatkan karena diyakini sebagai tempat pertama kali Ninigi-no-Mikoto menginjakkan kaki di Bumi. Para pendaki yang mencapai puncak setinggi 1.574 meter ini dapat melihat tugu replika tombak surgawi Ama-no-Sakahoko.

Tidak jauh dari lokasi tersebut, berdiri Kuil Takachiho-no-Mine yang merupakan sub-kuil dari Kirishima Jingu. Kuil pendukung ini berbagi warisan spiritual yang sama dengan kuil utamanya. Sebagian besar jalur pendakian ke kawasan ini umumnya dimulai dari dataran tinggi Ebino Kogen di sisi Prefektur Miyazaki, meski para pendaki disarankan untuk selalu memeriksa peta jalur terbaru karena aktivitas vulkanik kerap memicu penutupan jalur sewaktu-waktu.

Destinasi Wisata di Sekitar Kirishima

Kirishima Jingu’s proximity to Miyazaki City means that it along with Takachiho Gorge and Amano Iwato Shrine are great additions.

Perjalanan ke ujung selatan Jepang ini terasa belum lengkap tanpa menjelajahi titik-titik menarik lainnya di Prefektur Kagoshima, seperti Sengan-en yang merupakan bekas vila dan taman keluarga Shimazu, atau Pulau Yakushima yang terkenal dengan pohon cedar purbanya.

Karena letaknya yang berbatasan langsung dengan Prefektur Miyazaki, perjalanan dari kawasan Pegunungan Kirishima dapat dilanjutkan dengan mudah ke Kota Miyazaki. Rute ini sangat cocok bagi pelancong yang ingin mendalami tema ziarah mitologi penciptaan Jepang berdasarkan kisah Kojiki.

Rangkaian perjalanan bertema warisan kekaisaran ini dapat dimulai dari Kirishima Jingu, dilanjutkan menuju Udo Jingu di Kota Miyazaki, mencicipi kuliner daging sapi dan ayam khas setempat, lalu meneruskan perjalanan ke Ngarai Takachiho serta Kuil Amano Iwato.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *