Prefektur Hyogo sering kali terlewatkan dari rencana perjalanan wisatawan asing yang berkunjung ke Jepang, padahal kawasan ini menyimpan sejarah yang mendalam dan daya tarik yang luar biasa. Selain terkenal dengan daging Kobe yang lezat, wilayah pesisir Hyogo telah menjadi pelabuhan perdagangan penting sejak periode Kamakura serta periode Jomon. Jejak sejarah ini bahkan tercatat dalam naskah kuno Nihon Shoki, yang menceritakan pendirian Kuil Ikuta pada tahun 201 Masehi oleh Permaisuri Jingu di pusat Kota Kobe modern.
Cara Menuju ke Sana

Secara geografis, Kobe terletak di sebelah barat Osaka, diapit oleh Laut Pedalaman Seto dan Pegunungan Rokko. Kota ini dapat dicapai dalam waktu sekitar 30 menit dari Osaka, atau menggunakan jalur kereta shinkansen dari Tokyo hingga Fukuoka. Area pusat kota Kobe sangat ramah pejalan kaki dengan Stasiun Sannomiya sebagai titik fokus utamanya. Bagi wisatawan yang datang dari Tokyo, Kyoto, atau Osaka menggunakan kereta peluru, Anda akan tiba di Stasiun Shin-Kobe terlebih dahulu sebelum melanjutkan perjalanan dengan kereta bawah tanah atau bus menuju kawasan Sannomiya.
Menjelajahi Kota Kobe

Kobe menawarkan berbagai destinasi menarik yang dapat disesuaikan dengan minat para pengunjung:
- Pemandangan Senilai 10 Juta Dolar: Terletak di Pegunungan Rokko, puncak Gunung Maya menawarkan panorama malam hari yang menakjubkan dari Kikuseidai Lookout dan diakui sebagai salah satu pemandangan terbaik di Jepang.
- Kawasan Kitano: Terletak di kaki Pegunungan Rokko, kawasan ini dipenuhi oleh bekas mansion pedagang asing bergaya Eropa dari akhir abad ke-19, serta taman tradisional Soraku-en.
- Kuil Ikuta: Salah satu tempat ibadah tertua di Jepang yang terletak di jantung Kota Kobe dan didedikasikan untuk dewi tekstil Wakahirume-no-Mikoto.
- Chinatown Kobe (Nankin-machi): Distrik Pecinan yang sibuk di dekat pelabuhan, dipenuhi oleh berbagai warung makan dan restoran yang menyajikan kuliner menggugah selera.
- Harbor Land: Kawasan pelabuhan modern yang menawarkan pusat perbelanjaan, gudang bata bersejarah, serta fasilitas pemandian air panas Manyo Club.
Bersantai di Arima Onsen

Terletak di sisi lain Pegunungan Rokko namun masih berada dalam wilayah Kobe, Arima Onsen merupakan salah satu kota pemandian air panas tertua dan paling terkenal di Jepang yang sudah ada sejak periode Heian. Perjalanan dari pusat Kobe memakan waktu sekitar 45 menit dengan kombinasi kereta bawah tanah dan jalur kereta lokal. Kota pegunungan ini memiliki lorong-lorong sempit yang berkelok, penginapan tradisional, serta dua fasilitas pemandian umum terkenal yaitu Kin-no-Yu yang kaya kandungan besi dan Gin-no-Yu yang mengandung radium serta karbonat.
Kastil Himeji yang Megah

Kurang dari satu jam dari pusat Kobe, terdapat kota Himeji yang menjadi rumah bagi benteng abad pertengahan paling ikonik di Jepang, yaitu Kastil Himeji. Benteng yang selesai dibangun pada bentuknya yang sekarang di tahun 1609 ini merupakan Harta Karun Nasional Jepang sekaligus Situs Warisan Dunia UNESCO. Kompleks kastil ini selamat dari berbagai bencana alam dan perang, termasuk serangan bom pada Perang Dunia II. Pengunjung dapat naik kereta JR dari Stasiun Sannomiya ke Stasiun Himeji, lalu berjalan kaki atau naik bus menuju kastil, serta melanjutkan kunjungan ke Taman Koko-en di dekatnya atau Pabrik Sake Nadagiku.
Gunung Shosha yang Sakral

Gunung Shosha berjarak sekitar 30 menit dari pusat Kota Himeji dan terkenal sebagai lokasi syuting film The Last Samurai. Di puncak gunung ini terdapat kompleks kuil Buddha Engyo-ji yang dikelilingi hutan lebat dengan usia lebih dari seribu tahun. Pengunjung dapat menggunakan bus dari Stasiun Himeji atau area kastil, dilanjutkan dengan kereta gantung dan jalur pejalan kaki yang melewati patung-patung dewi belas kasih. Dua bangunan utama yang wajib dikunjungi di kompleks ini adalah Maniden yang berdiri di atas tebing batu dan bangunan aula Mitsunodo.
Destinasi Menarik Lainnya di Sekitar Hyogo

Bagi pelancong yang ingin menjelajahi Prefektur Hyogo lebih jauh, terdapat beberapa lokasi menarik lainnya yang dapat dimasukkan ke dalam daftar perjalanan:
- Pulau Awaji: Terletak di antara pulau utama Jepang dan Shikoku, pulau ini dipercaya dalam mitologi penciptaan Jepang sebagai daratan pertama yang terbentuk dan rumah bagi Izanagi Jingu, kuil tertua di negara tersebut.
- Reruntuhan Kastil Takeda: Benteng yang ditinggalkan setelah Pertempuran Sekigahara pada tahun 1600 ini sering diselimuti kabut, menciptakan pemandangan seolah-olah reruntuhan tersebut melayang di atas awan.
- Kinosaki Onsen: Kota pemandian air panas yang tenang di bagian utara dekat Laut Jepang, terkenal dengan aliran sungainya yang dihiasi pohon willow dan suasananya yang cocok untuk melepas penat.








