Bagi banyak orang, Jepang sering kali dianggap sebagai destinasi liburan yang sangat mahal. Meskipun Negeri Sakura ini memang menawarkan pengalaman mewah dengan akomodasi kelas atas dan hidangan kaiseki, liburan hemat di sana sebenarnya sangat mungkin dilakukan. Dengan sedikit fleksibilitas dalam hal kenyamanan dan kemauan untuk meluangkan waktu lebih dalam perjalanan, Anda bisa menekan pengeluaran secara signifikan.
Sebelum merencanakan perjalanan, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan. Jangan pernah mengorbankan keselamatan diri demi menghemat uang. Selain itu, usahakan agar penampilan Anda tidak terlihat seperti pelancong miskin di pos imigrasi, karena petugas berhak menolak masuk wisatawan yang dicurigai tidak memiliki dana yang cukup. Pastikan juga Anda sudah mengantongi tiket pulang sebelum tiba di Jepang, karena maskapai dan petugas imigrasi kini semakin ketat meminta bukti tiket keluar dari negara tersebut.
Akomodasi Murah

Biaya terbesar setelah tiket pesawat biasanya adalah tempat menginap. Hotel di Jepang umumnya memasang tarif per orang, bukan per kamar, dan pilihan Airbnb kini semakin terbatas sejak peraturan baru diberlakukan. Sebagai alternatif, hostel adalah pilihan yang bagus bagi pelancong solo, meski harganya bisa naik pada musim liburan. Perhatikan juga lokasi hostel; terkadang harga sewa yang murah justru membuat Anda harus mengeluarkan biaya transportasi kereta yang lebih mahal setiap harinya.
Jika hostel bukan pilihan yang tepat, hotel kapsul bisa dipertimbangkan. Namun, sebagian besar hotel kapsul memiliki aturan ketat di mana tamu harus keluar pada siang hari dan kerap kali hanya dikhususkan bagi pria karena fasilitas mandinya yang komunal. Bagi yang benar-benar ingin menekan anggaran di kota besar, warnet atau kafe internet 24 jam bisa menjadi tempat beristirahat yang menyediakan bilik pribadi, minuman gratis, serta fasilitas shower dengan harga yang sangat terjangkau.

Alternatif lainnya adalah pemandian umum 24 jam yang menawarkan tempat berendam sekaligus area bersantai untuk tidur dengan aman. Sementara itu, bagi yang berkunjung ke Osaka, kawasan Nishinari Ward menyediakan hotel-hotel ber tarif sangat miring, meskipun fasilitasnya sangat sederhana dan lingkungannya tergolong kurang tertata rapi. Anda juga bisa mencari pengalaman menginap melalui situs homestay untuk mendapatkan pengalaman tinggal bersama keluarga lokal dengan harga yang masih masuk akal.

Transportasi Hemat

Bergerak di dalam kota seperti Tokyo sebenarnya tidak terlalu mahal jika Anda tetap berada di sekitar jalur utama Yamanote Loop Line. Kereta JR umumnya sedikit lebih murah dibandingkan kereta bawah tanah, sementara Tokyo Metro biasanya lebih terjangkau daripada Toei Lines. Cara paling ampuh untuk menghemat ongkos transportasi di dalam kota adalah dengan berjalan kaki, karena jarak antar stasiun sering kali tidak terlalu jauh dan Anda bisa menemukan berbagai sudut kota yang menarik.
Jika harus menggunakan kereta, manfaatkan berbagai tiket terusan yang tersedia khusus untuk wisatawan asing, seperti tiket harian Tokyo Metro yang memungkinkan Anda menjelajahi berbagai jalur kereta bawah tanah dengan harga hemat. Pastikan juga untuk merencanakan rute perjalanan dengan cermat guna meminimalkan perpindahan antar perusahaan kereta yang berbeda.
Makanan dan Minuman Murah

Meskipun makanan di minimarket seperti bento sering diandalkan untuk berhemat, Anda sebenarnya bisa menemukan banyak restoran cepat saji lokal yang menawarkan makanan lezat dengan harga di bawah 500 yen. Restoran mi seperti udon atau rantai waralaba penyedia mangkuk nasi seperti Yoshinoya, Matsuya, dan Sukiya adalah andalan para pelancong hemat.
Oden
Hidangan rebusan hangat yang berisi tahu, lobak, dan kue ikan ini sangat cocok dinikmati saat cuaca dingin dan dapat ditemukan di berbagai minimarket.
Onigiri
Kepalan nasi praktis dengan berbagai isi ini mudah ditemukan di mana saja, sangat cocok untuk sarapan cepat dengan harga terjangkau.

Selain minimarket, berbelanja di supermarket lokal menjelang malam hari adalah trik terbaik untuk mendapatkan bento siap saji dengan harga diskon. Toko serba 100 yen seperti Lawson juga menjadi surga bagi pelancong yang ingin mencari camilan, minuman, atau makanan ringan tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam.

Kehidupan Malam Hemat

Menikmati malam di Jepang tidak harus selalu mahal. Anda bisa melakukan pemanasan dengan membeli minuman di minimarket, karena kegiatan minum di ruang terbuka secara legal diperbolehkan selama Anda tetap menjaga ketertiban. Bar berdiri atau tachinomiya juga menjadi pilihan populer karena Anda tidak perlu membayar biaya duduk tambahan.

Bagi yang ingin pergi ke kelab malam, manfaatkan diskon khusus pengunjung asing atau datang lebih awal untuk mendapatkan potongan harga tiket masuk sebelum tengah malam. Memeriksa media sosial atau situs khusus acara juga bisa membantu Anda mendapatkan daftar tamu dengan potongan harga yang signifikan.
Internet Murah

Kebutuhan internet dapat dipenuhi dengan menyewa router Wi-Fi portabel atau menggunakan kartu SIM data. Jika ingin gratis, manfaatkan jaringan Wi-Fi publik yang tersedia di stasiun kereta dan berbagai minimarket utama. Beberapa pusat informasi pariwisata juga terkadang menyediakan layanan peminjaman router Wi-Fi gratis dengan sistem deposit yang akan dikembalikan saat perangkat dikembalikan.
Belanja Hemat

Untuk urusan berbelanja, waktu terbaik untuk mendapatkan diskon besar adalah pada periode obral Tahun Baru yang dimulai sekitar tanggal 2 Januari, di mana berbagai toko menawarkan penawaran menarik dan paket kejutan fukubukuro.








