Home / Game / Setelah 8 Tahun, Solo Leveling Bersiap Kembali dengan Cerita Baru

Setelah 8 Tahun, Solo Leveling Bersiap Kembali dengan Cerita Baru

solo leveling igris chugong new story

Solo Leveling telah menjelma menjadi salah satu seri generasi baru yang sangat populer di seluruh dunia tanpa menunjukkan tanda-tanda melambat. Sebagian besar antusiasme terhadap waralaba ini berpusat pada karakter utamanya, Sung Jinwoo, beserta kemampuannya yang luar biasa sebagai Shadow Monarch. Daya tarik paling ikonis dari status tersebut adalah Shadow Army miliknya, di mana ia dapat membangkitkan musuh yang telah dikalahkan untuk bergabung ke dalam barisannya. Di antara sekian banyak prajurit bayangan yang ada, satu figur yang paling menonjol adalah Igris, bayangan pertama Jinwoo yang diekstrak dari jasad Red Knight.

Meskipun latar belakang Igris masih menyimpan banyak misteri, pencipta asli seri ini, Chugong, memberikan indikasi adanya kemungkinan cerita sampingan yang membahas awal mula kehidupan karakter tersebut. Mengingat status Igris sebagai salah satu karakter favorit penggemar, prospek ini tentu sangat dinantikan.

Chugong Beri Isyarat Cerita Baru Igris Lewat Rilis The Art of Solo Leveling pada 25 Agustus 2026

Chugong New Igris Story The Art of Solo Leveling August 25 2026
igris standing honorably in solo leveling

Chugong pertama kali menelurkan Solo Leveling pada tahun 2016, meski saat itu ia tidak pernah menyangka karyanya akan sebesar ini. Cerita tersebut kemudian diadaptasi menjadi manhwa oleh Redice Studio pada 2018, disusul dengan penayangan serial anime pada 2024. Dalam ketiga versi tersebut, perjalanan Jinwoo bermula saat dirinya berstatus sebagai Hunter paling lemah di Korea Selatan yang hampir tidak berguna dalam pertempuran. Situasi ini berubah drastis setelah ia membangkitkan kekuatan System di dalam Double Dungeon. Sejak saat itu, kekuatan Jinwoo terus meningkat, meski butuh waktu baginya untuk mengakses kemampuan penuh dari System tersebut.

Menjelang akhir musim pertama, Jinwoo harus menghadapi tantangan terberatnya dalam wujud Red Knight yang misterius. Pertarungan sengit melawan ksatria dan pasukannya itu berhasil mendesak Jinwoo hingga batas maksimal. Berbekal poin pengalaman dari kemenangan tersebut, Jinwoo resmi mengemban takdir sebagai Shadow Monarch dan memperoleh kemampuan untuk mengekstrak bayangan. Untuk menguji kekuatan barunya, Jinwoo mengubah Red Knight yang telah gugur menjadi prajurit bayangan dan memberinya nama Igris.

igris new story solo leveling
solo leveling characters killed jinwoo

Pada 25 Agustus 2026, sebuah buku seni bertajuk “The Art of Solo Leveling” dirilis untuk mengenang mendiang ilustrator manhwa tersebut, DUBU. Buku ini tidak hanya memuat kumpulan ilustrasi, tetapi juga menyajikan informasi baru yang belum pernah terungkap sebelumnya.

Dalam buku tersebut, Chugong memberikan tanggapan menarik ketika ditanya mengenai karakter mana yang ingin ia kembangkan lebih jauh di masa depan. Ia menyatakan ketertarikannya untuk menggarap cerita sampingan yang berfokus pada Red Knight sebelum menjadi Igris. Dengan kata lain, sang pengarang berniat menghadirkan kisah latar belakang tersendiri bagi karakter tersebut.

“Tentu saja jawabannya adalah Igris. Kisah tentang Red Knight yang menjalani hidup sebagai pendekar pedang terkuat dalam sejarah di dunia lain. Fantasi klasik seperti itu adalah genre favorit saya. Saya berharap suatu hari nanti, mungkin dalam sebuah cerita sampingan, saya bisa mengangkat kisah hidup Igris.” — Chugong dalam The Art of Solo Leveling

Hal yang Diketahui Tentang Igris Sejauh Ini

Sian halat igris story solo leveling arise

Sebagai pengikut setia yang mendampingi Jinwoo sejak awal perjalanannya, Igris memiliki tingkat loyalitas yang luar biasa. Berdasarkan pernyataan resmi Chugong yang masuk dalam kategori kanon, Igris pada masa lampau sebelum menjadi bayangan maupun ksatria misterius adalah seorang manusia bernama Sian Halat.

“… apakah aku sudah mati? Menemui akhir yang hampa seperti ini… aku telah gagal melindungi istriku… para prajuritku… tempat ini… tatapan ini… apa artinya ini? Kau…” — Sian Halat dalam Solo Leveling Arise Hunter Origin Story

Pernyataan lanjutan dari Chugong juga menyebutkan beberapa ciri fisik, seperti rambut panjang berwarna putih. Semasa hidupnya sebagai manusia, ia mengenakan zirah merah yang menjadi asal-usul sebutannya sebagai Igris of the Battlefield. Informasi mengenai Sian Halat turut diperluas melalui permainan Solo Leveling Arise, meskipun konten dari game tersebut tidak sepenuhnya dianggap kanon resmi.

“Aku merasakan tatapan dari sesuatu yang bukan manusia. Sesosok makhluk dengan kekuatan dan ukuran yang tak terbayangkan. Namun, untuk apa makhluk sebesar itu mengamatiku?” — Sian Halat dalam Solo Leveling Arise Hunter Origin Story

Permainan Solo Leveling Arise merilis kisah asal-usul Sian Halat sebagai karakter yang dapat dimainkan pada 15 Januari 2026. Alur cerita ini disajikan saat Jinwoo membaca sebuah buku berjudul “The Tragedy of Igris.” Dikisahkan bahwa Sian berasal dari kalangan rakyat biasa, namun berkat kemampuan bertarungnya yang tinggi, ia dipercaya menduduki posisi penting oleh sang Raja. Hal tersebut memicu kecemburuan di lingkungan istana hingga berujung pada penyergapan terhadap dirinya. Demi menyelamatkan nyawa istrinya yang terancam, Sian memilih menyerah, namun sayangnya sang istri tetap dibunuh sebelum akhirnya ia sendiri tewas dan dibangkitkan oleh entitas berkekuatan besar yang dikenal sebagai Sung Jinwoo.

Kisah Igris dan Berbagai Potensi Cerita Lain yang Dapat Dieksplorasi Chugong

Igris Story Chugong solo leveling

Komentar terbaru Chugong tentu menghidupkan kembali harapan para penggemar untuk melihat kembalinya kisah dari seri ini. Kendati demikian, mengingat rekam jejak Chugong yang kerap menjanjikan cerita sampingan tanpa kepastian realisasi, para penggemar disarankan untuk tidak menaruh ekspektasi terlalu tinggi.

Selain Igris, Chugong sebelumnya juga pernah mengungkapkan beberapa ide cerita menarik melalui platform komunitas daring Korea. Ia sempat menyatakan ketertarikannya untuk menulis kisah romansa baru antara Jinwoo dan Joohee—bukan dengan Cha Hae In—mengingat karakter Joohee dirasa kurang tergali secara maksimal dalam cerita utama.

Sementara itu, ketika disinggung mengenai sekuel Solo Leveling: Ragnarok, Chugong secara terbuka menyatakan bahwa ia tidak menganggap karya tersebut sebagai kelanjutan kanon, melainkan sebagai jagat alternatif. Ia sempat menyampaikan minat untuk merancang sekuel versinya sendiri, meski hingga kini belum ada kelanjutan nyata dari rencana tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *