Sama seperti tradisi melihat bunga sakura, Jepang memiliki banyak lokasi luar biasa untuk menikmati musim bunga hydrangea. Selama bertahun-tahun, saya telah mengunjungi berbagai tempat populer seperti Meigetsu-in di Kamakura, namun hanya sedikit yang dapat menandingi keindahan magis Unsho-ji. Terletak di Prefektur Akita tepatnya di Semenanjung Oga, kuil pedesaan yang tenang ini berubah menjadi pemandangan menakjubkan yang sangat layak untuk dikunjungi di wilayah Tohoku.
Biasanya, bunga hydrangea menghasilkan warna yang berbeda-beda tergantung pada tingkat keasaman tanah tempat mereka tumbuh. Oleh karena itu, Anda sering kali menemukan taman-taman di tempat lain memuat campuran warna biru, ungu, dan merah muda. Kendati demikian, hydrangea di Unsho-ji hampir semuanya berwarna biru tua. Ketika berpadu dengan hijaunya lanskap musim panas, pemandangan ini menciptakan panorama spektakuler seperti yang tampak pada gambar di artikel ini.
Meskipun Unsho-ji bukan destinasi yang ramah bagi wisatawan pemula, tempat ini adalah permata tersembunyi yang wajib disaksikan secara langsung. Jika Anda kebetulan berada di Jepang pada awal musim panas, saya sangat menyarankan Anda untuk pergi ke utara menuju Tohoku dan menikmati hamparan bunga hydrangea di Unsho-ji, Akita. Dipadukan dengan kunjungan ke Museum Namahage yang berada tidak jauh dari sana, kuil kecil ini menawarkan pengalaman liburan yang tak terlupakan.
Cara Menuju ke Sana

Harus diakui bahwa perjalanan menuju Unsho-ji tidaklah mudah. Namun, jika Anda siap melangkah, perjalanan tersebut pasti akan menjadi pengalaman yang luar biasa. Sebagai permulaan, Anda perlu naik kereta peluru Shinkansen menuju wilayah Tohoku. Lebih tepatnya, Anda harus naik Komachi Shinkansen, karena rangkaian Hayabusa akan berpisah di Stasiun Morioka. Untuk tahap perjalanan ini, tujuan utama Anda adalah Stasiun Akita menggunakan Komachi Shinkansen.
Setibanya di Kota Akita, Anda harus menentukan moda transportasi selanjutnya. Pilihan paling mudah adalah menyewa mobil jika Anda bisa mengemudi di Jepang. Walaupun jalanan di sekitar Unsho-ji agak sempit dan berliku, opsi ini membuat akses ke kuil menjadi jauh lebih praktis. Jika Anda tidak menyewa mobil, satu-satunya alternatif adalah naik kereta lokal menuju Stasiun Oga. Mengingat jadwal kereta yang tidak begitu sering, pastikan Anda memeriksa jadwal keberangkatan terlebih dahulu melalui layanan seperti Jorudan.
Sayangnya, lokasi Unsho-ji cukup jauh dari stasiun. Untungnya, ada satu trik praktis yang bisa dicoba: menginap semalam di salah satu ryokan yang ada di pemandian air panas Oga Onsen. Selain bisa menikmati rendaman air panas dan pertunjukan tabuh drum Namahage, sebagian besar penginapan di sana menyediakan layanan antar-jemput dari stasiun. Dengan cara ini, Anda bisa mendekati kawasan Unsho-ji di sisi utara Semenanjung Oga tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam untuk naik taksi.
Terakhir, perlu diingat bahwa ketersediaan kamar hotel di sekitar area ini bisa sangat terbatas pada akhir pekan selama musim mekar. Ketika saya berkunjung ke Unsho-ji pada tahun 2022, seluruh kamar di sekitar Akita terpesan penuh. Rencana awal saya bersama rekan perjalanan sebenarnya ingin meneruskan perjalanan ke Kakunodate, sebelum sebuah insiden tak terduga mengubah jadwal kami. Walaupun hal tersebut bukan sepenuhnya kesalahan Unsho-ji, tempat ini terbukti mampu menarik jauh lebih banyak pengunjung daripada biasanya!
Berkunjung Saat Musim Hydrangea

Sebagian besar bulan dalam setahun, area kompleks Unsho-ji tampak menawan namun tergolong biasa saja. Kendati demikian, mulai pertengahan Juni, tempat ini bertransformasi menjadi lanskap impian yang memukau seiring bermekarannya bunga hydrangea. Karena letaknya yang tersembunyi di Prefektur Akita, musim bunga di sini datang sedikit lebih lambat dibandingkan destinasi populer lain seperti Hase-dera di Kamakura. Untuk menikmati pemandangan terbaik saat mekar penuh, waktu kunjungan yang paling tepat adalah akhir Juni hingga awal Juli.
Soal aktivitas di Unsho-ji, tidak ada rute khusus yang wajib Anda ikuti. Daya tarik utamanya adalah hamparan bunga berwarna biru cerah yang menyelimuti seluruh area kompleks kuil. Di sana, terdapat jalur setapak berkelok-kelok yang melintasi kebun hydrangea. Berjalan-jalan santai di area ini sungguh memberikan pengalaman yang menyenangkan. Perlu dicatat bahwa tempat ini bisa sangat ramai pada akhir pekan, jadi bersiaplah menjumpai banyak pengunjung yang ingin mengabadikan foto untuk media sosial.
Salah satu sudut kuil yang patut disinggahi adalah area rumpun bambu kecil. Di tempat ini, terdapat beberapa kursi batu serta payung tradisional Jepang yang menjadi latar foto yang apik. Terdapat pula sebuah patung Jizo yang menggemaskan tepat di depan aula utama kuil Unsho-ji. Dengan latar belakang warna biru terang dari bunga hydrangea, spot ini sangat populer sehingga Anda mungkin harus mengantre sebentar jika ingin difoto oleh juru foto profesional yang sering berada di lokasi.
Destinasi Menarik Lainnya di Sekitar

Setelah puas menikmati keindahan hydrangea, pastikan Anda menyisihkan waktu yang cukup untuk menjelajahi berbagai objek wisata lain di Kota Oga. Sebagai permulaan, Anda tentu tidak boleh melewatkan Museum Namahage yang sudah terkenal. Terletak tidak jauh dari Unsho-ji, fasilitas ini menyajikan berbagai informasi mengenai legenda makhluk mitologi Namahage. Sosok-sosok bertopeng ini dahulu dipercaya bertugas menakut-nakuti warga lokal agar senantiasa berkelakuan baik dan menjadi anggota masyarakat yang produktif.
Selain museum tersebut, Kota Oga menyimpan banyak permata tersembunyi lainnya. Daripada membahas seluruh tempat menarik di sini secara mendetail—seperti formasi batuan unik berbentuk Godzilla—saya menyarankan Anda untuk membaca panduan khusus mengenai wilayah tersebut. Panduan komprehensif tentang Semenanjung Oga telah merangkum semua hal yang perlu Anda ketahui, sehingga sangat berguna untuk dibaca jika Anda berencana melakukan perjalanan berburu hydrangea.
Terakhir, perlu diketahui bahwa Prefektur Akita memiliki daya tarik yang jauh lebih luas daripada sekadar apa yang ada di Semenanjung Oga. Jika Anda sudah melangkah jauh sampai ke wilayah utara ini demi melihat bunga hydrangea, ada baiknya Anda meluangkan waktu lebih lama untuk mengeksplorasi keindahan lainnya. Anda dapat merujuk pada panduan lengkap mengenai Prefektur Akita untuk mendapatkan inspirasi perjalanan yang lebih mendalam.
Sampai jumpa di perjalanan berikutnya, para pelancong…








