Meskipun sushi dan mi sering kali menjadi representasi kuliner Jepang yang paling dikenal di luar negeri, ada satu gaya hidangan rumahan yang sangat populer dan wajib dicoba, yaitu nabe. Hidangan hot pot ala Jepang ini menawarkan pengalaman makan bersama yang hangat dan interaktif. Berbeda dengan gaya menjamu tamu pada umumnya di mana tuan rumah harus sibuk di dapur, memasak nabe dilakukan bersama-sama di meja makan, sehingga semua orang bisa menikmati proses memasak sekaligus kebersamaan.
Ada berbagai jenis wadah dan hidangan yang dimasak menggunakan teknik ini, yang secara kolektif dikenal sebagai nabemono. Contohnya meliputi sukiyaki, shabu-shabu, dan oden. Namun, jenis yang paling praktis dan umum dimasak di rumah adalah menggunakan periuk tanah liat khusus yang disebut donabe.
Menyiapkan Perlengkapan Nabe

Untuk mulai memasak nabe di rumah, Anda memerlukan beberapa peralatan dasar:
- Periuk Donabe: Periuk keramik berat ini dirancang khusus untuk menahan panas dengan baik dan aman digunakan di atas api terbuka. Ukurannya bervariasi mulai dari porsi 1-2 orang hingga belasan orang.
- Kompor Gas Portabel: Kompor portabel yang menggunakan tabung gas mini ini adalah kunci utama yang mengubah nabe dari sekadar masakan kompor biasa menjadi pengalaman sosial yang interaktif di meja makan.
- Alternatif Kompor Elektrik: Jika Anda tidak terbiasa menggunakan api terbuka, electric skillet atau kompor listrik dapat menjadi pengganti yang aman dan praktis.
Langkah-Langkah Dasar Memasak Nabe
Metode memasak nabe tergolong sangat mudah dikuasai oleh pemula. Berikut adalah tahapan yang dapat diterapkan pada hampir semua gaya memasak donabe:
- Potong semua bahan utama, seperti daging dan sayuran, menjadi ukuran sekali suap.
- Siapkan kuah kaldu dasar, baik yang diracik sendiri maupun produk siap pakai. Aduk hingga semua bumbu yang perlu larut tercampur rata.
- Tata bahan-bahan makanan dan kuah ke dalam periuk donabe hingga terisi sekitar dua pertiga bagian.
- Tutup periuk dan panaskan. Anda bisa memanaskannya di atas kompor dapur hingga mendidih terlebih dahulu untuk menghemat waktu.
- Pindahkan periuk ke atas kompor portabel di meja makan dan lanjutkan pemanasan.
- Nikmati hidangannya! Setiap orang dapat mengambil bagian mereka menggunakan sendok besar atau sendok sayur.
- Tambahkan lebih banyak bahan ke dalam kuah jika mulai habis.
- Setelah semua bahan habis, masukkan nasi atau mi ke dalam sisa kuah yang kaya rasa untuk dinikmati sebagai penutup sesi makan.
Tips untuk Meningkatkan Kualitas Nabe

Kunci utama dalam mengolah daging untuk nabe adalah menggunakan irisan yang sangat tipis agar cepat matang. Jika Anda tidak dapat menemukannya di supermarket, Anda bisa membekukan sepotong daging selama sekitar setengah jam agar lebih mudah diiris tipis dengan pisau tajam.
Pilihan kuah dasarnya pun sangat fleksibel. Mulai dari dashi, kecap asin, dan miso, hingga variasi modern seperti kaldu ayam, susu kedelai, saus tomat, atau kari Jepang. Jangan lupa untuk memanfaatkan sisa kuah di akhir sesi dengan menambahkan mi soba atau mi instan agar hidangan terasa semakin mengenyangkan.
Perawatan donabe juga memerlukan perhatian khusus agar tahan lama. Saat pertama kali membelinya, periuk harus melalui proses penyiapan (seasoning) menggunakan bubur nasi agar pori-porinya tertutup dengan baik. Selalu keringkan bagian luar dan bawah periuk secara menyeluruh sebelum digunakan di atas api agar tidak retak.
Berbagai Variasi Nabe Populer di Jepang
Ada banyak sekali variasi nabe yang bisa dijadikan inspirasi:
- Chankonabe: Hidangan tradisional kaya protein yang dikonsumsi oleh para atlet sumo, biasanya berisi ayam, sayuran, dengan kuah berbasis miso atau kecap asin.
- Botannabe: Dikenal juga sebagai hot pot daging babi hutan, populer di daerah pegunungan seperti prefektur Gifu dan Hyogo, disajikan bersama sayuran akar dan miso pekat.
- Inouenabe: Resep modern yang memadukan daging ayam, tauge, kubis, dan sosis merah khas bekal anak-anak dengan kuah saus yakiniku.
- Motsunabe: Hidangan khas Fukuoka yang menggunakan jeroan sapi atau bumbu bawang putih serta cabai yang kuat.
Resep Nabe untuk Dicoba di Rumah
Ishikarinabe
Merupakan hidangan khas Hokkaido yang menonjolkan produk lokal seperti salmon segar, kentang, dan lobak. Kuahnya menggunakan kombinasi miso, dashi, dan sedikit susu untuk menonjolkan cita rasa mentega dari salmon.
Kimchinabe
Pilihan favorit bagi pecinta rasa pedas. Memadukan kaldu dashi, kimchi asli, kecap asin, irisan daging babi tipis, bakso jahe, serta berbagai jenis jamur dan sayuran.
Yosenabe
Jenis nabe yang paling fleksibel karena isinya bebas disesuaikan dengan bahan apa pun yang tersedia di kulkas Anda. Sangat cocok bagi Anda yang ingin bereksperimen dengan berbagai kombinasi rasa.
Menikmati Tradisi Nabe
Memasak nabe adalah salah satu cara paling santai dan menyenangkan dalam tradisi kuliner Jepang. Hidangan ini tidak memerlukan keahlian rumit seperti halnya membuat sushi, sehingga siapa pun dapat menikmatinya bersama keluarga dan teman terdekat di musim dingin maupun kapan pun Anda menginginkan kehangatan di meja makan.








