Jepang selalu menyimpan kejutan di berbagai sudutnya. Meskipun sebuah kawasan terasa sudah sepenuhnya dijelajahi, selalu ada saja daya tarik tersembunyi yang belum pernah dikunjungi sebelumnya. Pengalaman ini dirasakan sendiri saat menemani seorang teman berkeliling Chichibu di Prefektur Saitama, sebuah wilayah yang awalnya dikira sudah tuntas dieksplorasi. Di sela-sela kunjungan tersebut, diputuskanlah untuk mampir ke kota tetangga, Nagatoro.
Wilayah Chichibu terletak di ujung barat laut Prefektur Saitama dan menawarkan beragam pesona alam serta budaya yang unik. Sebagai salah satu destinasi liburan sehari favorit dari Tokyo, kawasan ini menyimpan banyak hal menarik, mulai dari area pusat kota di sekitar Stasiun Seibu-Chichibu hingga Mitsumine Shrine yang terletak megah di atas pegunungan.
Bagi yang baru pertama kali merencanakan kunjungan, kota kecil Nagatoro yang berada di sebelah utara Chichibu sangat layak untuk dimasukkan ke dalam daftar perjalanan. Terutama saat musim panas yang terik, kawasan pegunungan ini menjadi pelarian favorit warga Tokyo yang ingin menikmati suasana alam yang masih asri melalui kegiatan mendaki, bermain air, atau menaiki kapal tradisional di sungai.
Menjelajahi Nagatoro secara menyeluruh memerlukan waktu sekitar setengah hari, waktu yang sangat sepadan terutama bagi para pencinta alam bebas. Pengalaman menyusuri kawasan ini tentu memberikan kesan mendalam dan membuka mata bahwa kawasan Saitama menyimpan lebih banyak cerita daripada sekadar cerita populer di internet.
Cara Menuju ke Sana

Sebelum menyelami detail tentang Nagatoro, penting untuk memahami rute perjalanannya terlebih dahulu. Chichibu dapat dijangkau dengan menumpang kereta ekspres terbatas Laview dari Tokyo langsung menuju Stasiun Seibu-Chichibu dengan durasi perjalanan sekitar satu setengah jam.
Setibanya di Stasiun Seibu-Chichibu, perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki sebentar menuju Stasiun Ohanabatake yang berada di dekatnya. Dari sana, wisatawan dapat naik kereta lokal Chichibu Railway menuju Nagatoro. Jalur ini kini telah mendukung kartu IC seperti Suica dan Pasmo, sehingga proses pembayaran menjadi jauh lebih praktis tanpa harus membeli tiket fisik di loket.
Hal Menarik untuk Dilakukan di Nagatoro

Kereta Chichibu Railway akan berhenti di bangunan kayu bersejarah Stasiun Nagatoro. Sebagian besar aktivitas penjelajahan di kota ini paling nyaman dilakukan dengan berjalan kaki, terutama karena agenda utamanya berkaitan dengan wisata sungai.
- Iwadatami Dori
Jalan utama di Nagatoro ini membentang dari kaki Gunung Hodo hingga ke tepi aliran Sungai Arakawa. Berlokasi tidak jauh dari stasiun, kawasan pertokoan ini dipenuhi oleh berbagai pedagang lokal yang menjual sayuran gunung asin, kenari khas daerah setempat, tomat kering, hingga mi soba buatan lokal yang lezat. - Wisata Kapal Sungai
Di ujung Iwadatami Dori, wisatawan akan disuguhkan aliran Sungai Arakawa yang deras. Dengan biaya sekitar 1.600 yen per orang, pengunjung dapat merasakan pengalaman menyusuri jeram sungai menggunakan perahu tradisional yang menjadi daya tarik utama kota ini. - Hodosan Shrine
Tempat suci kuno ini didedikasikan untuk Gunung Hodo di sekitarnya. Menurut cerita rakyat setempat, kuil ini didirikan oleh tokoh legendaris Yamato Takeru sebagai bentuk penghormatan kepada sekumpulan anjing misterius yang menyelamatkannya dari kobaran api di lereng gunung. - Gunung Hodo
Bagi para pencinta pendakian, Gunung Hodo setinggi 497 meter ini menawarkan jalur hiking yang menarik atau kereta gantung bagi yang ingin lebih santai. Puncak gunung menyuguhkan pemandangan indah ke arah Chichibu, dengan waktu kunjungan terbaik pada musim dingin saat bunga plum mulai bermekaran.
Selain berjalan kaki, tersedia pula layanan sewa tuk-tuk di sekitar Nagatoro bagi wisatawan yang ingin berkeliling dengan cara yang tidak biasa.
Destinasi di Sekitar Nagatoro

Kunjungan ke wilayah Saitama bagian barat ini akan terasa kurang lengkap tanpa mengeksplorasi destinasi menarik lainnya. Dalam satu perjalanan, wisatawan dapat singgah di Chichibu Shrine atau menikmati pemandian air panas di Stasiun Seibu-Chichibu sambil menjelajahi Nagatoro.
Pilihan menarik lainnya adalah mengunjungi lokasi yang berkaitan dengan Wado Kaichin, koin tertua resmi di Jepang yang tembaganya ditambang dari area antara pusat Chichibu dan Nagatoro. Berbagai objek wisata sejarah ini dapat ditemukan di sekitar Stasiun Wado-Kuroya dan sangat cocok dikunjungi dalam perjalanan pulang dari Nagatoro.








