Home / Travel / Tips Tetap Olahraga Saat Traveling ke Jepang dan Beraktivitas Aktif

Tips Tetap Olahraga Saat Traveling ke Jepang dan Beraktivitas Aktif

A Girl Traveling in Japan Works Out

Halo para pegiat kebugaran dan pecinta aktivitas fisik!

Bagi Anda yang terbiasa menjaga rutinitas olahraga setiap hari, bepergian ke luar negeri terkadang menghadirkan tantangan tersendiri, terutama dalam mencari waktu dan tempat yang pas untuk berkeringat. Namun, Anda tidak perlu khawatir. Dengan mengikuti beberapa panduan di bawah ini, Anda bisa dengan mudah menemukan pusat kebugaran atau alternatif latihan yang sesuai di mana pun Anda berada di Jepang. Jangan lupa untuk melipatgandakan porsi latihan kardio Anda agar bisa menikmati wisata kuliner Jepang yang luar biasa tanpa rasa bersalah!

Opsi Pertama: Gym Hotel

A traveler sneaks in a workout at the hotel gym while traveling in Japan

Ini adalah cara paling praktis dan sederhana bagi Anda yang membutuhkan latihan intensif tanpa repot. Saat sedang bepergian, meluangkan waktu khusus untuk mencari lokasi gym di luar hotel sering kali memakan banyak tenaga. Oleh karena itu, memilih akomodasi yang sudah menyediakan fasilitas kebugaran adalah keputusan yang jauh lebih efisien. Meskipun peralatan yang disediakan tergolong sederhana, keberadaan fasilitas beban dan kardio yang hanya berjarak beberapa langkah dari kamar akan jauh lebih memotivasi Anda untuk tetap disiplin berolahraga.

Opsi Kedua: Fasilitas Publik

A woman works out while traveling in Japan at a public facility owned by the ward she is staying in

Di kota-kota besar seperti Tokyo dan Osaka, banyak distrik atau wilayah administratif yang menyediakan pusat olahraga dan kebugaran khusus untuk warga lokal. Tempat-tempat ini biasanya juga terbuka untuk umum dengan biaya masuk yang sangat terjangkau, hanya sekitar beberapa ratus yen saja. Jika hotel tempat Anda menginap tidak memiliki fasilitas gym, opsi ini bisa menjadi alternatif terbaik. Sebagai contoh, Komazawa Olympic Park menawarkan fasilitas bersejarah di mana Jepang pertama kali menjadi tuan rumah Olimpiade 1964, dan banyak dari fasilitas tersebut yang masih berfungsi dengan baik hingga saat ini. Pastikan Anda melakukan riset kecil sebelum berangkat untuk melihat apakah opsi fasilitas publik ini sesuai dengan kebutuhan Anda.

Opsi Ketiga: Anytime Fitness

Anytime Fitness is a great option for those looking to get in a workout while traveling in Japan

Bagi Anda yang sudah memiliki keanggotaan Anytime Fitness, Anda dapat memanfaatkan sekitar tiga ratus cabang mereka yang tersebar di Jepang. Meskipun lokasinya umumnya terkonsentrasi di wilayah metropolitan utama, jaringan ini sangat membantu para pelancong. Sesuai namanya, fasilitas ini buka selama 24 jam penuh, memberikan keunggulan fleksibilitas waktu dibanding tempat lain. Selain itu, sebagian besar cabang Anytime Fitness juga menyediakan akses Wi-Fi gratis yang sangat berguna bagi pelancong internasional. Anda bisa memeriksa situs resmi mereka untuk informasi lebih lanjut mengenai sebaran lokasi cabang.

Opsi Keempat: Berolahraga di Ruang Terbuka

A woman traveling in Japan works out by running around Tokyo’s Imperial Palace

Kesulitan menemukan gym? Jepang memiliki banyak sekali ruang terbuka hijau yang sangat ideal untuk berolahraga di luar ruangan. Khusus untuk Anda yang gemar berlari atau melakukan joging, area sekitar Istana Kekaisaran memiliki jalur sepanjang lima kilometer yang sangat populer di kalangan warga setempat. Jalur ini mengelilingi bekas parit Kastil Edo yang kini menjadi kompleks istana. Bahkan pada hari kerja sekalipun, Anda akan melihat banyak orang dari berbagai usia berolahraga di sepanjang situs bersejarah ini. Ini adalah cara yang luar biasa untuk menikmati warisan budaya Jepang sekaligus menjaga kebugaran tubuh.

Opsi Kelima: Latihan di Dalam Kamar

A traveler does yoga in her hotel room as a form of working out while traveling in Japan

Jadwal yang terlalu padat bukanlah alasan untuk melewatkan olahraga. Meskipun ukuran kamar hotel di Jepang tergolong kompak, Anda tetap bisa menyempatkan diri melakukan sesi yoga singkat atau latihan kalistenik sebelum memulai aktivitas harian. Gerakan seperti bodyweight squat dan push-up sangat praktis karena dapat dilakukan di ruang terbatas mana pun. Untuk hasil yang lebih optimal, lakukan beberapa set gerakan tersebut sebelum sarapan pagi agar tubuh dapat memproses nutrisi dengan lebih baik.

Opsi Keenam: Wisata Sambil Berjalan Kaki

Lanterns line the stairs leading up to northern Kyoto’s Kifune Shrine

Bagi pelancong yang terbiasa menggunakan kendaraan bermotor untuk setiap aktivitas, perlu diketahui bahwa kebiasaan berjalan kaki merupakan salah satu alasan utama mengapa masyarakat Jepang tetap langsing. Rata-rata jarak harian yang ditempuh dengan berjalan kaki di sini jauh lebih tinggi dibandingkan kultur yang mengandalkan mobil. Selain itu, banyak destinasi menarik di Jepang yang mengharuskan Anda menaiki deretan tangga yang panjang. Tanpa disadari, aktivitas jalan-jalan saat berwisata sudah berfungsi sebagai sesi latihan kardio ringan. Dengan begitu, Anda bisa menikmati semangkuk ramen lezat tanpa harus merasa bersalah!

Sampai jumpa pada perjalanan berikutnya…


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *