Home / Travel / Waktu di Kota Takasaki | Gerbang Menuju Prefektur Gunma

Waktu di Kota Takasaki | Gerbang Menuju Prefektur Gunma

Aerial View of Takasaki City

Berkat popularitas tempat pemandian air panas seperti Kusatsu Onsen dan berbagai destinasi yang menarik perhatian di media sosial, Prefektur Gunma kini semakin sering dilirik oleh wisatawan mancanegara. Kendati demikian, banyak pelancong yang langsung menuju destinasi akhir mereka tanpa singgah di Kota Takasaki. Walaupun bukan ibu kota resmi prefektur—gelar tersebut dipegang oleh Maebashi—Takasaki merupakan titik transit transportasi yang sangat penting dan mudah dimasukkan ke dalam Rencana perjalanan di Gunma.

Lantas, apa saja daya tarik yang ditawarkan oleh Kota Takasaki? Salah satu yang paling ikonik adalah boneka Daruma. Boneka berbentuk bulat berwarna merah ini sangat lekat dengan identitas Takasaki dan tradisinya telah berjalan lebih dari dua abad. Wisatawan dapat mengunjungi Shorinzan Daruma-ji, tempat kelahiran boneka Daruma, untuk mempelajari sejarahnya serta keterkaitannya dengan biksu Buddha Bodhidharma, bahkan mencoba melukis boneka mereka sendiri.

Selain boneka Daruma, Kota Takasaki juga menaungi sebuah patung Bodhisattva Kannon berukuran raksasa yang dikenal sebagai Takasaki Byakue Daikannon. Terletak di atas Gunung Kannonyama, patung putih setinggi lebih dari 40 meter ini berdiri megah mengawasi kota di bawahnya. Dibangun pada tahun 1936, struktur ini menjadi salah satu landmark utama Takasaki dan dapat dilihat dari hampir seluruh penjuru kota. Pengunjung bahkan diizinkan masuk ke dalam patung untuk melihat pemandangan kota dan pegunungan sekitarnya dari jendela kecil.

Bergeser ke area pinggiran kota, terdapat Gunung Haruna yang memesona. Sebagai salah satu dari Tiga Gunung Jomo bersama Gunung Akagi dan Gunung Myogi, kawasan ini menawarkan kuil Shinto kuno serta Danau Haruna yang indah. Di seberang gunung ini juga terdapat kawasan pemandian air panas Ikaho Onsen. Keduanya membentuk kombinasi liburan sehari yang sempurna untuk menikmati alam pegunungan Gunma yang hijau.

Tidak hanya itu, kota terbesar di Prefektur Gunma ini juga terkenal dengan hidangan Takasaki Pasta. Banyak orang meyakini bahwa Takasaki menyajikan pasta terbaik di Jepang, dan restoran-restoran yang menyajikan menu andalan ini dapat ditemukan di seluruh pusat kota. Takasaki bahkan rutin menggelar kompetisi tahunan bertajuk King of Pasta yang mempertemukan berbagai restoran Italia lokal.

Cara Menuju ke Sana

Takasaki Station

Mengunjungi Kota Takasaki tergolong sangat mudah. Anda hanya perlu naik Joetsu Shinkansen dari Stasiun Tokyo menuju Stasiun Takasaki, dan perjalanan akan memakan waktu kurang dari satu jam. Anda juga dapat menggunakan layanan seperti Jorudan untuk menghitung rute perjalanan yang paling efisien.

Sebagai alternatif yang lebih santai dan hemat biaya, Anda bisa menaiki Jalur Shōnan–Shinjuku dan memesan kursi di Green Car. Perjalanan ini memakan waktu sekitar dua jam dan memungkinkan Anda untuk bersantai atau bekerja selama di jalan. Jika ingin menghemat lebih banyak, Anda juga bisa memilih gerbong reguler.

Takasaki Daruma Dolls

Shorinzan Daruma-ji

Terletak di lereng bukit sekitar 20 menit dari Stasiun Takasaki, Shorinzan Daruma-ji adalah salah satu tempat paling ikonis di Gunma. Kuil ini sangat fotogenik karena dipenuhi oleh lautan boneka daruma merah cerah di setiap sudut aula dan jalur jalannya. Kompleks kuil ini menawarkan suasana yang tenang dengan gerbang kayu tua dan jalan setapak yang berkelok.

Didirikan pada akhir abad ke-17, Shorinzan Daruma-ji diyakini sebagai tempat asal mula daruma Takasaki. Cerita bermula ketika seorang biksu membuat boneka berongga ini untuk membawa keberuntungan bagi petani lokal di masa sulit. Setiap daruma awalnya dibuat dengan mata kosong, di mana pemiliknya melukis satu sisi mata sambil membuat harapan, dan melukis sisi lainnya sebagai bentuk rasa syukur setelah harapan tersebut terwujud.

Setiap bulan Januari, kuil ini mengadakan Daruma Kuyo, sebuah upacara pembakaran boneka daruma lama yang menarik ribuan pengunjung dari seluruh Jepang. Acara ini melambangkan pembaruan dan awal dari siklus baru. Untuk menuju ke sini, Anda bisa naik bus lokal selama sekitar 20 menit atau menggunakan taksi dari Stasiun Takasaki.

Jigen-in & Takasaki Byakue Daikannon

Takasaki Byakue Daikannon

Berdiri megah di Gunung Kannonyama, Jigen-in adalah kompleks kuil tenang yang menjadi rumah bagi patung Takasaki Byakue Daikannon setinggi lebih dari 40 meter. Dibangun pada tahun 1936, patung putih ini menawarkan pemandangan panorama kota dan pegunungan dari jendela di bagian atasnya. Kompleks kuil ini juga dikelilingi oleh kuil-kuil kecil dan patung batu di antara pepohonan rindang.

Kawasan ini menawarkan keindahan musiman yang menawan, seperti bunga sakura yang bermekaran di musim semi dan dedaunan musim gugur yang berwarna kemerahan. Akses menuju Jigen-in dari stasiun sangat mudah menggunakan bus lokal yang memakan waktu sekitar 20 menit hingga ke kaki Gunung Kannonyama.

Mt. Haruna & Haruna Shrine

Mt. Haruna in Takasaki City

Gunung Haruna terletak di ujung paling utara kota, dengan lereng selatannya yang masuk ke dalam wilayah administratif Takasaki. Di tengah hutan pohon cedar yang menjulang tinggi, berdiri Kuil Haruna yang mistis dan memamerkan arsitektur perpaduan antara Buddha dan kepercayaan lokal Shinto.

Tidak jauh dari sana terdapat Danau Kaldera Haruna yang tenang, tempat pengunjung dapat menikmati perahu dayung di musim panas atau pemandangan es di musim dingin. Kawasan ini juga terhubung dengan Ikaho Onsen, kota pemandian air panas bersejarah yang terkenal dengan tangga batu panjangnya yang dikelilingi penginapan tradisional.

Takasaki City & Pasta Dishes

Takasaki Pasta

Reputasi Takasaki sebagai kota pasta didukung oleh penggunaan tepung gandum lokal Gunma serta sayuran segar untuk menciptakan hidangan pasta bercita rasa khas. Berbagai restoran pasta dapat ditemukan di seluruh penjuru kota, mulai dari kedai keluarga hingga kafe bergaya modern.

Setiap bulan November, Takasaki menyelenggarakan ajang King of Pasta, sebuah kompetisi kuliner di mana restoran-restoran Italia terbaik di kota ini bersaing memperebutkan gelar juara lewat kreasi pasta terbaik mereka, yang menarik minat pencinta kuliner dari seluruh penjuru Jepang.

Tomioka Silk Mill

Tomioka Silk Mill

Meskipun secara administratif berada di luar Takasaki, Tomioka Silk Mill merupakan destinasi yang sangat dekat dan kerap dikunjungi bersamaan dengan liburan di Takasaki. Didirikan pada tahun 1872, pabrik pemintalan sutra modern pertama di Jepang ini dibangun dengan bimbingan teknis asal Prancis untuk meningkatkan kualitas ekspor sutra.

Situs yang kini telah ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO ini menawarkan tur ke area pabrik pemintalan dan asrama pekerja, lengkap dengan papan informasi berbahasa Inggris serta panduan audio bagi wisatawan internasional.

Other Nearby Attractions

Kusatsu Onsen’s Yubatake on Sunny Day

Bagi pelancong yang ingin menjelajahi Gunma lebih jauh, terdapat Klaster Kofun Hodota di dalam wilayah Takasaki yang menyajikan jejak sejarah masa lampau Jepang berupa gundukan makam kuno berbentuk lubang kunci berusia lebih dari 1.500 tahun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *