Empat tahun setelah kisah tragis David Martinez berakhir di Night City, CD Projekt Red dan Studio Trigger kembali lewat penayangan perdana episode pertama Cyberpunk: Edgerunners 2 di ajang Gamescom 2026. Pemutaran awal ini dilakukan beberapa bulan sebelum penayangan resminya di Netflix pada 20 Oktober 2026. Menghadirkan episode perdana jauh-jauh hari menunjukkan tingkat kepercayaan diri yang tinggi dari tim produksi, dan hasilnya memang membuktikan kualitas yang menjanjikan.
Peringatan Spoiler: Ulasan ini mengandung bocoran untuk Episode 1 dari Cyberpunk: Edgerunners 2.
Sang Raja Telah Jatuh
Episode dibuka dengan aksi seorang cyberpunk legendaris berjuluk “King” yang tengah menjalankan misi dengan tubuh penuh modifikasi cyberware. Namun, ritme gerakannya mulai menunjukkan kejanggalan—sebuah kedutan kecil yang perlahan berubah menjadi gangguan sistem yang parah. Studio Trigger menggambarkan awal mula cyberpsychosis bukan sebagai ledakan dramatis, melainkan sebagai penurunan sinyal yang perlahan rusak.
Adegan kemudian beralih memperlihatkan kondisi sang pria setelah insiden tersebut, di mana ia kehilangan julukan “King” dan menyandang nama baru yang menyayat hati: “Weak”. Ia hanya bisa bertahan hidup berkat asuransi kesehatan mahal yang harus dibayar dengan mengorbankan segalanya—mulai dari apartemen, rekan tim, hingga implan militer miliknya yang terpaksa dilucuti dan dijual. Night City digambarkan secara kejam hanya akan menghargai seseorang selama mereka tampil luar biasa.
Jika musim pertama berfokus pada perjuangan menaiki tangga kesuksesan, maka babak baru ini justru menyoroti nasib mereka yang terhempas ke bawah.
Kisah kedua berpusat pada Roman, seorang pemuda pencinta film yang gemar mendokumentasikan kehidupan di sekitarnya menggunakan kamera konvensional. Tanpa sengaja, ia berada di tempat dan waktu yang tepat untuk merekam detik-detik kejatuhan King.

Keputusan untuk mengangkat karakter yang menghargai sinema klasik ketimbang braindance atau aliran data digital memberikan sudut pandang yang menyegarkan. Di tengah dunia di mana orang-orang hidup di dalam ingatan orang lain secara pasif, memilih untuk mengamati dari luar melalui lensa kamera terasa seperti sebuah tindakan pemberontakan kecil.
Urusan pengarsipan dan memori menjadi inti cerita ini. Weak kehilangan ingatan tentang malam kelam yang menghancurkan hidupnya, sementara Roman merekam semuanya. Pertemuan antara keduanya tentu menjadi hal yang paling dinantikan dalam alur cerita selanjutnya.
Karakter pendukung lainnya, seperti netrunner bernama D yang berasal dari Snake Nation serta Talia yang berlatar belakang korporat dan kelompok Maelstrom, turut memperkaya dinamika cerita. Walau mendapat porsi tampil yang lebih singkat, kehadiran mereka memberikan petunjuk-petunjuk menarik yang pas untuk sebuah episode pembuka.

Pendekatan ala Martin Scorsese
Sejak diperkenalkan di Anime Expo, CD Projekt Red telah menegaskan bahwa jika musim pertama mengusung gaya film aksi Michael Bay, maka musim kedua ini terinspirasi dari karya Martin Scorsese. Pendekatan tersebut terasa nyata lewat tempo cerita yang lebih lambat, adegan kekerasan yang terasa lebih mentah, serta nuansa emosional yang mirip dengan drama kriminal.
Dari segi visual, tim di bawah arahan Kai Ikarashi menghadirkan sentuhan animasi era 90-an dengan garis yang lebih tegas dan pencahayaan bertekstur. Gaya ini memberikan identitas tersendiri bagi Edgerunners 2 tanpa meninggalkan ciri khas dunia neon Cyberpunk.
Meskipun baru menyaksikan satu episode, arah yang dituju serial ini sudah terlihat sangat jelas. Cyberpunk: Edgerunners 2 tidak berusaha mengulang kisah David Martinez, melainkan menggali kehidupan orang-orang yang telah dibuang oleh Night City dan siapa yang berhak menceritakan kisah mereka.
Jika musim pertama membuat banyak penonton jatuh cinta pada Night City, maka musim kedua siap mempertanyakan harga yang harus dibayar atas cinta tersebut.
Cyberpunk: Edgerunners 2 akan tayang perdana di Netflix pada 20 Oktober 2026.
Disclaimer: Ulasan ini didasarkan pada pemutaran pers di Gamescom 2026 yang diselenggarakan oleh CD Projekt Red.
Featured image: ©Cyberpunk: Edgerunners © 2026 CD PROJEKT RED S.A.








