Home / Travel / Pesona Shuzenji Onsen, Salah Satu Kota Onsen Terbaik di Shizuoka

Pesona Shuzenji Onsen, Salah Satu Kota Onsen Terbaik di Shizuoka

A Bridge at Shuzenji Onsen in Shizuoka

Ada banyak sekali kota pemandian air panas atau onsen luar biasa yang terletak di sekitar Tokyo. Baik untuk kunjungan singkat sehari penuh maupun menginap, Anda akan menemukan beragam pilihan di dekat ibu kota Jepang ini. Bagi mereka yang mencari suasana lebih tenang dan dewasa, resor onsen terkenal seperti Hakone mungkin terasa terlalu ramai. Untungnya, Shuzenji Onsen di Prefektur Shizuoka hadir sebagai alternatif yang sangat tepat. Terletak di Semenanjung Izu, kawasan pemandian air panas ini sangat mudah diakses dari Tokyo dan wajib masuk dalam daftar kunjungan Anda berikutnya di Jepang.

Sebagai sebuah kawasan, Shuzenji Onsen memiliki sejarah yang sangat panjang. Surga onsen ini konon sudah ada sejak abad ke-9. Berdasarkan legenda setempat, tempat ini didirikan oleh biksu legendaris Kukai dalam salah satu perjalanannya melintasi Jepang. Saat melihat seorang pria mandi di sungai yang dingin, sang biksu Buddha yang baik hati tersebut memukulkan instrumen ritual yang biasa digunakan dalam upacara keagamaan ke sebuah batu. Dari lubang yang tercipta akibat hantaman tersebut, air panas menyembur keluar. Sebagai bentuk penghormatan dan rasa syukur atas sumber geothermal baru ini, Kukai mendirikan sebuah kuil di dekatnya, yang menjadi cikal bakal berdirinya desa Shuzenji Onsen. Sejak saat itu, kawasan ini terus menjadi tempat bersantai untuk meredakan segala kekhawatiran para pengunjungnya.

Secara geologis, Shuzenji Onsen adalah sebuah dusun yang menjadi bagian dari pegunungan vulkanik Amagi. Berada di jantung Semenanjung Izu di Prefektur Shizuoka, Shuzenji Onsen tidak menawarkan pemandangan laut seperti yang biasa Anda temukan di kota-kota onsen lain di bagian Jepang ini. Kendati demikian, aliran sungai yang membelah kawasan ini serta suasananya yang terpencil mampu menutupi kekurangan tersebut. Harus diakui bahwa rekomendasi kali ini dapat bersaing dengan berbagai pilihan pesisir di Semenanjung Izu. Bahkan, selain Atami, kawasan ini bisa dibilang sebagai onsen favorit di prefektur tersebut.

Bagi pembaca yang jeli dan penggemar kuil, Anda mungkin menyadari bahwa penulisan namanya menggunakan “Shuzenji”. Umumnya, untuk bangunan Buddha, akhiran “-ji” diberi tanda hubung, namun dunia berbahasa Inggris telanjur sepakat menggunakan Shuzenji tanpa tanda hubung. Demi menghindari kebingungan pada algoritma mesin pencari, status quo tersebut tetap dipertahankan meskipun sedikit menggelitik.

Cara Menuju ke Sana

Perjalanan menuju Shuzenji Onsen umumnya diasumsikan menggunakan kereta. Di bagian “Destinasi Menarik Lainnya”, akan dijelaskan bagaimana Anda juga bisa mencapai tempat ini menggunakan feri dari Kota Shizuoka. Untuk pergi ke Shuzenji Onsen, langkah pertama adalah menuju Stasiun Mishima dengan menaiki Tokaido Shinkansen. Bagi para pemegang JR Rail Pass, bagian perjalanan ini dapat dinikmati secara gratis menggunakan salah satu kereta peluru Kodama. Setibanya di Stasiun Mishima, Anda perlu melanjutkan perjalanan dengan berpindah ke jalur kereta Izuhakone Tetsudo-Sunzu menuju Stasiun Shuzenji.

Pilihan transportasi lainnya adalah dengan menaiki kereta Limited Express ODORIKO yang melayani rute Semenanjung Izu. Untuk menikmati kenyamanan kereta kelas atas ini, Anda perlu merogoh kocek lebih dalam, namun keuntungannya adalah Anda bisa langsung tiba di Stasiun Mishima tanpa harus repot berpindah kereta. Secara keseluruhan, metode ini sangat direkomendasikan bagi mereka yang menginginkan logistik perjalanan yang praktis dari Tokyo. Namun, konsekuensinya adalah Anda harus melewatkan kesempatan singgah di Mishima Taisha atau pemberhentian lainnya di sepanjang jalur tersebut.

Baik menggunakan Tokaido Shinkansen maupun Limited Express ODORIKO, Anda disarankan untuk memanfaatkan layanan pengecekan jadwal seperti Jorudan untuk merencanakan waktu keberangkatan. Platform semacam ini sangat membantu dalam menghitung jadwal kereta secara akurat. Cukup masukkan destinasi Anda, dalam hal ini Stasiun Shuzenji, dan biarkan sistem memproses sisanya.

Menikmati Berendam di Tokko-no-Yu

Tokko-no-Yu adalah pemandian kaki terbuka gratis yang terletak di pusat Shuzenji Izu dan merupakan salah satu onsen alami tertua di dekat Tokyo

Sebagaimana lazimnya kota-kota pemandian air panas di Jepang, Shuzenji Onsen adalah destinasi yang ditujukan untuk relaksasi. Alih-alih terburu-buru berpindah dari satu objek wisata ke objek wisata lainnya, kawasan terpencil ini paling nikmat dinikmati secara santai. Kendati demikian, ada beberapa titik di kota onsen ini yang wajib Anda kunjungi. Tempat pertama adalah Tokko-no-Yu. Terletak di sepanjang Sungai Katsura, Tokko-no-Yu diyakini sebagai lokasi di mana Kukai menghantamkan tongkatnya ke tanah 1.200 tahun yang lalu.

Saat ini, Tokko-no-Yu dapat dinikmati sebagai tempat berendam kaki sembari menjelajahi kawasan Shuzenji Onsen. Anda akan mengenali tempat ini dari gazebo kayu yang berada di tepi Sungai Katsura. Mengingat sejarah Shuzenji Onsen bermula dari Tokko-no-Yu, menyempatkan diri merendam kaki sejenak di sini adalah cara yang tepat untuk menghargai warisan panjang yang dimulai oleh Kukai lebih dari satu milenium lalu.

Kompleks Kuil Shuzenji

Didirikan oleh Kobo Daishi, kompleks kuil Shuzenji memiliki arti penting bagi resor pemandian di Izu dan memiliki keterkaitan dengan shogun Minamoto Yoriie

Perjalanan ke kawasan onsen yang memesona ini terasa kurang lengkap tanpa mengunjungi Kuil Shuzenji itu sendiri. Kuil ini merupakan asal-usul nama kota tersebut dan didirikan oleh tokoh Buddhis paling terkenal di Jepang, yaitu Kukai. Selain itu, area kompleks kuil Shuzenji sangat indah dipandang, terutama pada musim gugur ketika dedaunan berubah warna dengan sangat ciamik. Karena letaknya yang berada tepat di sebelah Tokko-no-Yu, singgah sejenak saat berjalan-jalan di sekitar kota adalah keputusan yang tepat.

Meskipun kuil ini dapat dinikmati oleh siapa saja tanpa harus memahami sejarah Jepang, para pelancong yang tertarik dengan periode Kamakura (1185–1333) akan takjub mengetahui bahwa Shuzenji memiliki banyak keterkaitan dengan keshogunan serta para wali dari klan Hojo. Bagi para pencinta kisah samurai, mendalami informasi melalui situs resmi kuil akan memberikan wawasan yang lebih mendalam mengenai sejarah tempat ini.

Menikmati Keindahan Hutan Bambu

Hutan bambu damai yang terletak hanya beberapa menit berjalan kaki dari area resor pusat Shuzenji di Kota Izu

Meskipun tidak sebesar Arashiyama di Kyoto, Shuzenji Onsen tetap memiliki hutan bambu tersendiri yang layak dikunjungi. Rumpun bambu ini dapat ditemukan hanya dengan berjalan kaki beberapa menit dari Tokko-no-Yu dan kompleks kuil Shuzenji. Tempat ini tidak hanya menawan pada siang hari, tetapi juga sangat memikat pada malam hari ketika diterangi oleh lampu hias. Jika Anda menginap di salah satu ryokan yang berlokasi strategis di Shuzenji Onsen, menyempatkan diri berjalan-jalan di sini mengenakan yukata pada malam hari adalah pengalaman yang sangat disarankan.

Seperti banyak tempat lain di kepulauan Jepang, Shuzenji sering dijuluki sebagai “Kyoto Kecil”. Saat berkunjung, Anda dapat merasakan nuansa tersebut sambil menyusuri berbagai toko dan ryokan mewah di kawasan yang damai ini. Berbeda dengan Kyoto, bagian Kota Izu ini memang hanya memiliki satu kuil utama, namun jejak sejarah yang panjang dapat dirasakan di seluruh penjuru kota onsen legendaris ini.

Destinasi Menarik Lainnya

Pemandangan epik Gunung Fuji di sepanjang pantai berbatu Miho-no-Matsubara di Kota Shizuoka menjadi tambahan menarik bagi wisatawan yang telah mengunjungi Shuzenji

Keindahan Shuzenji Onsen saja sudah lebih dari cukup untuk membenarkan sebuah perjalanan, namun pengalaman liburan Anda akan semakin berkesan jika meluangkan waktu setengah hari untuk mengeksplorasi Prefektur Shizuoka lebih jauh. Karena Stasiun Shuzenji merupakan ujung jalur kereta Izuhakone Tetsudo-Sunzu, Anda harus kembali terlebih dahulu ke Mishima. Dari sana, Anda dapat mengunjungi Mishima Taisha, atau memilih untuk mendatangi Fujisan Hongu Sengen Taisha yang merupakan kuil utama Gunung Fuji, serta Pusat Warisan Dunia Gunung Fuji.

Dalam kunjungan sebelumnya, perjalanan dilanjutkan menggunakan bus menuju Toi Onsen. Di kota pemandian air panas yang kecil ini, tersedia layanan feri yang menyeberang menuju Pelabuhan Shimizu di ibu kota Prefektur Shizuoka. Di sana, pengunjung dapat menikmati hidangan laut yang lezat serta mengunjungi berbagai objek wisata lokal seperti Nihondaira dan Miho-no-Matsubara. Berdasarkan informasi yang tersedia di lokasi feri, terdapat bus yang beroperasi langsung dari Shuzenji, sehingga rute ini sangat mungkin ditempuh menggunakan transportasi umum, begitu pula sebaliknya.

Sampai jumpa pada perjalanan berikutnya, para pelancong…


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *