Home / Travel / Pesona Prefektur Tottori: Gunung Daisen dan Ikon Bukit Pasir Bersejarah

Pesona Prefektur Tottori: Gunung Daisen dan Ikon Bukit Pasir Bersejarah

Donny Kimball at Mt. Daisens Ogamiyama Shrine

Prefektur Tottori dikenal sebagai wilayah dengan jumlah penduduk paling sedikit di Jepang. Meskipun jarang penduduknya, daerah terpencil ini menyimpan banyak sekali daya tarik tersembunyi yang sangat ideal bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana tenang. Ada dua destinasi utama yang paling ikonik di Tottori, yaitu Gunung Daisen yang disucikan dan Tottori Sand Dunes yang legendaris. Kedua tempat ini menawarkan perpaduan antara petualangan alam dan kekayaan budaya yang luar biasa, meski disarankan untuk menyewa mobil agar dapat menjelajahinya dengan leluasa.

Cara Menuju ke Sana

Akses menuju Tottori bisa sangat mudah atau justru cukup menantang. Jika Anda memilih naik pesawat dari kota besar, perjalanan hanya memakan waktu kurang dari satu jam. Namun, jika menggunakan kereta atau berkendara darat, perjalanannya akan lebih panjang dan membutuhkan ketelitian dalam membaca jadwal bus. Menyewa kendaraan pribadi adalah pilihan terbaik untuk menghemat waktu dan tenaga.

Perjalanan darat dari Osaka menuju Gunung Daisen memakan waktu sekitar tiga hingga empat jam. Alternatif lainnya adalah terbang langsung ke Bandara Yonago, atau memanfaatkan jaringan kereta ekspres dari Bandara Internasional Kansai yang memakan waktu kurang dari empat jam melewati kawasan pegunungan Honshu.

Simon Rowe poses with his bike at Kaike Onsen in Tottori Prefecture

Karena Gunung Daisen dan Tottori Sand Dunes berada di ujung prefektur yang saling berlawanan, disarankan untuk menyiapkan waktu setidaknya dua hari. Anda juga bisa menikmati hidangan hasil laut yang segar serta memulihkan tenaga di pemandian air panas lokal seperti Kaike Onsen, yang juga menyediakan fasilitas bersepeda yang nyaman di sepanjang Laut Jepang.

Menikmati Keindahan Gunung Daisen

Gunung Daisen telah lama menjadi pusat spiritual bagi para praktisi pertapaan gunung. Dengan sejarah panjang yang memadukan ajaran Buddha dan Shinto, kawasan ini memiliki kompleks kuil serta tempat suci yang telah berdiri lebih dari seribu tahun, yaitu Kuil Daisen-ji dan Kuil Ogamiyama.

Bagi pencinta alam, Gunung Daisen menawarkan jalur pendakian yang menantang namun memuaskan. Pendakian menuju puncak memakan waktu sekitar tiga jam melalui jalur sepanjang empat kilometer yang didominasi oleh tangga curam. Pemandangan menakjubkan dari puncak akan membayar tuntas semua kelelahan selama perjalanan.

Bagi yang berkunjung pada awal bulan Juni, Anda bisa menyaksikan Festival Musim Panas Natsuyama, di mana ribuan peserta ambil bagian dalam pawai obor menuju Kuil Ogamiyama.

Shojin Ryori (Buddhist vegetarian cuisine) at the shukubo pilgrim lodge Sanrakuso on Mt. Daisen

Jangan lewatkan pula kesempatan untuk mencicipi Shojin Ryori, hidangan vegetarian Buddha yang menggunakan bahan-bahan segar langsung dari Gunung Daisen. Hidangan ini biasanya disajikan di penginapan peziarah seperti Sanrakuso. Anda juga bisa mencoba minuman tradisional unik bernama hannya-to bagi yang ingin merasakan racikan khas para biksu setempat.

Tottori Sand Dunes

Donny Kimball stands on top of the Tottori Sand Dunes and looks out at the sea

Kunjungan ke Tottori belum lengkap tanpa mendatangi Tottori Sand Dunes. Padang pasir seluas 16 kilometer ini terbentuk selama ribuan tahun dari sedimen Sungai Sendaigawa. Bentuk bukit pasirnya selalu berubah-ubah akibat terpaan angin dan ombak dari Laut Jepang, sehingga pemandangan yang Anda lihat hari ini tidak akan sama dengan kunjungan berikutnya.

Bukit pasir utama di sini dapat mencapai ketinggian hingga lima puluh tahun, memberikan pemandangan pesisir laut yang luar biasa. Selain menikmati pemandangan, pengunjung juga dapat mencoba berbagai aktivitas seru seperti paralayang, seluncur pasir, atau bahkan menunggang unta di atas pasir yang menyerupai lanskap Gurun Sahara.

Destinasi Menarik Lainnya di Sekitar Tottori

Czechoslovakia sand sculptures at The Sand Museum in Tottori Prefecture

Tidak jauh dari bukit pasir, terdapat The Sand Museum yang memamerkan berbagai karya seni megah yang dipahat sepenuhnya dari pasir dengan tema yang selalu berganti setiap tahunnya. Pilihan destinasi lainnya adalah distrik bersejarah Shirakabe Dozo-gun di Kota Kurayoshi, di mana Anda bisa melihat deretan gudang dan toko antik peninggalan akhir tahun 1800-an yang masih mempertahankan suasana tempo dulu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *