Home / Travel / Pesona Gunung Myogi, Salah Satu Gunung Suci di Gunma

Pesona Gunung Myogi, Salah Satu Gunung Suci di Gunma

The Cherry Blossoms of Mt. Myogi in Gunma

Gunma Prefecture menyimpan banyak destinasi menarik, salah satunya adalah Gunung Myogi dan Kuil Myogi yang terletak di bagian paling barat wilayah ini. Bersama Gunung Haruna dan Gunung Akagi, ketiganya dikenal sebagai “Pegunungan Jomo”. Dibandingkan dua saudaranya yang terkenal dengan kawasan pemandian air panasnya, Gunung Myogi tampil berbeda dengan lanskap batuan terjal hasil kikisan cuaca ekstrem.

Secara historis, kawasan ini dulunya merupakan pusat pemujaan gunung yang berpusat di Kuil Myogi. Para pertapa di masa lampau menggunakan jalur pendakian yang kini masih bisa ditaklukkan oleh para pendaki tangguh, lengkap dengan dinding batu vertikal dan bantuan rantai besi.

Dari segi bentuk, siluet Gunung Myogi sangat unik dan berbeda dari gunung-gunung pada umumnya di Jepang. Lerengnya yang curam dan bergerigi menciptakan panorama alam yang luar biasa dan membekas di ingatan. Waktu terbaik untuk mengunjungi tempat ini adalah pada musim semi, di mana bunga sakura bermekaran dengan indahnya di sekitar area kuil.

Cara Menuju ke Sana

Gunung Myogi berada di perbatasan antara Gunma dan Karuizawa di Prefektur Nagano. Jalur perdagangan bersejarah Nakasendo dulunya juga melintasi kawasan pegunungan ini, termasuk Celah Usui yang terkenal cukup menantang.

Secara aksesibilitas, lokasi kuil ini cukup jauh dari stasiun terdekat di Kota Tomioka dan tidak dilewati oleh trayek bus yang memadai. Pengunjung disarankan menggunakan taksi dari stasiun terdekat atau menyewa mobil agar lebih leluasa dalam menjelajahi kawasan tersebut.

Jika menggunakan kereta, perjalanan dapat dimulai dari Tokyo menuju Stasiun Takasaki menggunakan Shinkansen. Dari sana, Anda bisa melanjutkan perjalanan dengan kereta lokal Jalur Shinetsu ke Stasiun Matsuida, lalu menggunakan taksi atau mobil sewaan.

Kuil Myogi yang Bersejarah

Weeping Cherry blossom trees at Mount Myogi’s iconic shrine grounds

Kuil Myogi diyakini telah berdiri sejak tahun 537 pada masa pemerintahan Kaisar Senka. Kompleks kuil ini sebagian besar bangunan utamanya berasal dari periode Edo (1603–1868), sehingga memancarkan nuansa sejarah yang kental dan sering dijadikan lokasi syuting berbagai drama maupun film berlatar masa lampau.

Meskipun beberapa pohon cedar berusia ratusan tahun di tangga utama harus ditebang demi keamanan struktur batu, kuil ini tetap mempertahankan keindahannya. Saat pertengahan bulan April, pohon-pohon sakura menangis (weeping cherry blossoms) di kompleks kuil mulai bermekaran. Pengunjung yang membawa kendaraan juga bisa melanjutkan perjalanan ke Sakura-no-Sato (Desa Sakura) yang terletak di dekat puncak.

Menaklukkan Jalur Pendakian

A map of all the course that you can hike to the various peaks of Mount Myogi

Bagi para pecinta petualangan ekstrem, Gunung Myogi menyediakan berbagai jalur pendakian yang menantang. Jalur-jalur ini mengharuskan pendaki memanjat tebing curam hanya dengan berpegangan pada rantai besi, meniru rute yang dulu digunakan oleh para pertapa gunung.

Mengingat tingkat kesulitannya yang sangat tinggi dan potensi bahayanya, jalur pendakian ini tidak disarankan bagi pendaki pemula atau mereka yang tidak memiliki perlengkapan memadai. Pemerintah setempat telah berupaya meningkatkan fasilitas pengaman dan menyediakan jalur alternatif untuk mengakomodasi berbagai tingkat kemampuan pendaki.

Menikmati Pemandangan dari Udara dengan Paralayang

While it’s no Mount Fuji, paragliding is a great way to look down at the great view of the peaks

Jika ingin menikmati keindahan Gunung Myogi tanpa harus mempertaruhkan nyawa di tebing terjal, paralayang bisa menjadi pilihan alternatif. Melalui Myogi Sky Park, pengunjung dapat terbang didampingi oleh instruktur profesional untuk melihat kemegahan puncak Soma Dake dan lanskap sekitarnya dari ketinggian.

Atraksi Menarik di Sekitar

Daruma dolls at Gunma’s Shorinzan Daruma-ji near Myogi-machi

Selain Gunung Myogi, wilayah Gunma juga terkenal dengan pemandian air panasnya seperti Kusatsu Onsen dan Ikaho Onsen. Beberapa destinasi menarik lainnya yang terletak di antara Gunung Myogi dan Stasiun Takasaki meliputi:

  • Shorinzan Daruma-ji: Kuil yang berasal dari akhir tahun 1600-an ini dikenal sebagai tempat kelahiran boneka Daruma tradisional Jepang.
  • Byakue Dai-Kannon: Patung raksasa Dewi Kannon setinggi 190 meter di puncak Gunung Kannon yang juga menawarkan pemandangan bunga sakura yang indah di musim semi.
  • Kota Takasaki: Kota transit utama yang memiliki berbagai objek wisata menarik serta pusat kuliner lokal yang kaya rasa.
  • Kota Tomioka: Rumah bagi pabrik sutra modern pertama di Jepang yang kini telah diakui sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO.
  • Celah Usui: Jalur perdagangan bersejarah di jalur Nakasendo yang menyimpan berbagai monumen serta museum kereta api bagi para penggemar lokomotif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *