Bagaimana cara mengatakan “buka” dalam bahasa Jepang? Anda mungkin mengira sebuah kata kerja sederhana seperti ini memiliki terjemahan yang mudah, tetapi kenyataannya tidak demikian. Bahasa Jepang memiliki empat kata berbeda untuk arti “buka” — 開ける (akeru), 開く (aku), 開ける (hirakeru), dan 開く (hiraku). Lebih membingungkannya lagi, semuanya menggunakan kanji yang sama.
Bahasa Jepang memiliki empat kata “buka” yang berbeda — あける / あく / ひらける / ひらく
Jika hal ini terasa sangat membingungkan, coba renungkan sejenak mengenai berbagai arti dan penggunaan kata “buka” dalam bahasa Indonesia atau Inggris. Misalnya, Anda bisa membuka pintu, membuka botol, atau membuka toko. Kuncinya, kata “buka” ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan.
Begitu pula dalam bahasa Jepang, keempat kata kerja ini mendeskripsikan jenis pembukaan yang berbeda-beda. Artikel ini akan mengupas tuntas setiap kata kerja tersebut agar Anda memahami penggunaannya dalam konteks yang tepat.
あ〜 VS ひら〜

Mari kita mulai dengan melihat cara baca kanji ini. Anda akan menyadari bahwa 開ける, 開く, 開ける, dan 開く dapat dibagi menjadi dua kategori berdasarkan bunyi depannya: あ (a) dan ひら (hira).
Secara singkat, kata-kata yang diawali dengan あ ( 開ける, 開く) digunakan untuk mendeskripsikan bentuk “buka” yang menghasilkan ruang kosong fisik, seperti membuat lubang pada suatu objek.
Sebagai contoh, untuk mengatakan bahwa sebuah lubang dibuat di dinding, Anda menggunakan 開く:
- かべに穴が 開く。
- Sebuah lubang terbentuk di dinding.
Atau, Anda bisa menggunakan pasangannya, yaitu 開ける:
- かべに穴を 開ける。
- Saya membuat lubang di dinding.
Di sisi lain, kata-kata yang diawali dengan ひら ( 開ける dan 開く) mendeskripsikan kata “buka” dengan cara yang lebih tiga dimensi, seperti membentangkan atau mekar.
Contohnya, untuk menggambarkan kuncup bunga yang mekar, Anda menggunakan 開く:
- つぼみが 開く。
- Kuncup bunga mekar.

Kata 開ける lebih jarang digunakan dibandingkan yang lainnya dan biasanya bersifat lebih formal serta kiasan. Maknanya mencakup perkembangan atau modernisasi suatu wilayah:
- 町が近代化された都市に 開ける。
- Kota tersebut berkembang menjadi kota modern.
Kanji 開 dan Transitivitas
Kanji 開 terdiri dari 门 dan 开. Secara etimologis, kanji ini menggambarkan dua tangan yang mendorong gerbang yang dipalang agar terbuka.
Pasangan 開ける dan 開く adalah contoh sempurna dari pasangan transitif dan intransitif. 開ける adalah kata kerja transitif (membutuhkan objek dan menunjukkan transfer tenaga dari subjek), sedangkan 開く adalah kata kerja intransitif (berfokus pada perubahan yang terjadi pada subjek itu sendiri).
- 王子が門を 開けた。
- Pangeran membuka gerbang tersebut. (Transitif)
- 門が 開いた。
- Gerbang itu terbuka. (Intransitif)
Sementara itu, 開く dapat berfungsi sebagai kata kerja transitif maupun intransitif, sedangkan 開ける selalu bersifat intransitif.
Perbandingan Penggunaan
Untuk memahami perbedaan nuansanya lebih jauh, mari kita lihat beberapa contoh penggunaan dalam kehidupan sehari-hari.
開ける VS 開く
Saat Anda melubangi meja baru, Anda menggunakan 開ける karena tujuannya adalah membuat ruang kosong pada suatu permukaan. Begitu juga saat membuka botol minuman. Namun, jika Anda merentangkan kaki atau membaca koran yang dibentangkan, Anda menggunakan 開く karena melibatkan gerakan menyebar atau membentang.
Bahkan dalam konteks membuka toko, 開ける merujuk pada aktivitas membuka toko untuk mulai beroperasi pada hari itu, sementara 開く berarti merintis atau mendirikan sebuah bisnis baru.
開く VS 開く
Sebagai kata kerja intransitif, 開く dan 開く sama-sama bisa digunakan untuk jendela yang terbuka. Namun, 開く berfokus pada terciptanya celah, sedangkan 開く lebih cocok untuk jendela ayun yang bergerak membuka.
Kesimpulan
Meskipun keempat kata ini menggunakan kanji yang sama, pemahaman mengenai bunyi awal (あ vs ひら) serta sifat transitivitasnya akan sangat membantu Anda menentukan pilihan kata yang paling tepat dalam bahasa Jepang.








