“Bed, Food, and Music” adalah moto yang diusung oleh On The Marks, sebuah konsep perpaduan antara hotel dan hostel yang berlokasi di Kawasaki. Berbeda dari akomodasi pada umumnya, pengunjung akan langsung disambut oleh area bar luas yang dihiasi jajaran piringan hitam klasik di rak, area bersantap, serta seni dinding yang mencolok di bawah langit-langit terbuka begitu memasuki bagian depan bangunan.

Meja resepsionis sengaja ditempatkan agak ke bagian belakang. Tujuannya adalah untuk menyambut tidak hanya tamu yang menginap, tetapi juga warga lokal yang ingin berkunjung.

Konsep tersebut tampaknya berjalan dengan baik. Terbukti dengan terlihatnya warga lokal, seperti seorang ayah dan anak perempuannya, yang menikmati makan siang bersama di sana.

“Kami dinamai On The Marks dengan harapan para tamu dapat memulai atau mengakhiri perjalanan mereka di Jepang bersama kami, sehingga menjadikan kami sebagai sebuah ‘tanda’ dalam perjalanan mereka atau dengan ‘menandai’ kami sebagai salah satu destinasi perjalanan mereka.”
Lukas Bonick, salah satu staf di sana, menjelaskan bahwa On The Marks dirancang dan dioperasikan oleh UDS, sebuah perusahaan yang memiliki filosofi untuk mendirikan hotel guna meningkatkan nilai lokal. Oleh karena itu, bagian fasad depan menggunakan panel kaca untuk mengaburkan batas antara area luar dan dalam, sehingga lingkungan sekitar terhubung langsung dengan properti ini di Prefektur Kanagawa.
Meskipun Kawasaki bukanlah destinasi pariwisata utama, lokasinya tergolong sangat strategis. Dari sini, Bandara Haneda dapat dicapai dalam waktu sekitar lima belas menit, sementara Stasiun Tokyo berjarak sekitar tujuh belas menit, serta delapan menit menuju dua stasiun Shinkansen utama yaitu JR Shinagawa dan JR Shinyokohama.
Pemilihan moto “Bed, Food, and Music” didasarkan pada karakteristik lokal dari ketiga aspek tersebut. Di bidang musik, Kawasaki memiliki sejarah yang kuat sebagai tempat berdirinya pabrik pertama Columbia Records, serta dekat dengan aula musik Club Citta dan Muza Kawasaki. Untuk urusan kuliner, wilayah ini terkenal dengan produk dagingnya karena menjadi lokasi Japan Meat Trading Center (JMTC) sebelum didistribusikan ke berbagai daerah di Jepang.

Sebagian besar tamu yang datang didominasi oleh pelaku perjalanan bisnis asal Jepang, sementara wisatawan mancanegara masih belum terlalu banyak mengetahuinya. Terdapat total 227 tempat tidur yang terbagi ke dalam tiga jenis kamar, di mana sekitar 60 persennya berupa tempat tidur tingkat (bunk bed).
Pihak pengelola terus berupaya menarik lebih banyak wisatawan melalui berbagai acara menarik yang rutin diadakan, sehingga tingkat okupansi kamar terus mengalami peningkatan dari waktu ke waktu.
On The Marks: Kamar dan Akomodasi

Pilihan kamar di sini terbagi menjadi tiga kategori, yaitu kamar dengan tempat tidur tingkat, kamar pribadi berukuran kompak dengan kamar mandi bersama, serta kamar standar yang dilengkapi toilet dan shower pribadi. Tarifnya bervariasi mulai dari 3.000 yen hingga 9.000 yen, menyesuaikan dengan kebutuhan berbagai kalangan pelancong.

Kamar standar terletak di lantai enam, menawarkan tipe semi-single dan double. Setiap kamar memiliki karya seni dinding yang unik hasil karya TENGU WORKS, yang memadukan estetika seni bergaya Barat dengan unsur budaya Jepang.

Seluruh karya seni, kecuali logo, dikerjakan oleh satu orang seniman bernama TENGU WORKS, yang memadukan gaya seni Barat dengan sentuhan budaya Jepang secara luar biasa.
Selain karya seni, perpaduan budaya tersebut juga terlihat dari penggunaan koagari, yaitu area lantai tatami yang ditinggikan untuk bagian tempat tidur. Seluruh furnitur di kamar ini menggunakan kayu lokal buatan perajin Jepang.
Sementara itu, lantai dua hingga lantai lima dikhususkan untuk area kamar kompak dan tempat tidur tingkat. Setiap lantai dilengkapi koridor utama dengan dekorasi seni, loker penyimpanan, serta lorong terpisah menuju area tidur.

Meskipun lantai lima dikhususkan secara eksklusif untuk tamu wanita, setiap lantai memiliki area tempat tidur tingkat khusus wanita yang dilindungi dengan sistem keamanan kunci tersendiri agar para tamu merasa aman.
Area tempat tidur tingkat dirancang cukup luas dan bersih, dilengkapi kotak pengaman kayu yang muat untuk menyimpan komputer jinjing atau tablet, gantungan pakaian, serta dua buah colokan listrik. Setiap tempat tidur juga telah dilengkapi alat detektor asap demi keamanan bersama.

Sebagai pengganti pintu padat, area tempat tidur menggunakan tirai sebagai penyekat untuk menghalau cahaya. Bagi tamu yang sensitif terhadap suara, pihak resepsionis menyediakan penutup telinga secara gratis.
Untuk kamar kompak, ukurannya hampir serupa namun memberikan sedikit ruang berdiri ekstra bagi tamu untuk merapikan barang atau berganti pakaian. Fasilitas kamar mandi bersama yang tersedia juga tertata dengan sangat bersih, terang, dan dilengkapi loker pribadi.


On The Marks: Kuliner dan Minuman

Untuk pilihan bir, mereka menyediakan delapan keran minuman, di mana tujuh di antaranya merupakan bir craft hasil kerja sama dengan Kyoto Brewing Company.
Area lantai bawah menyediakan ruang santai yang dilengkapi fasilitas microwave, perpustakaan mini, serta ruang cuci koin. Ruang komunal ini dirancang dengan mengambil inspirasi dari suasana kota Portland.
Restoran dan kafe di lantai utama menyajikan berbagai menu andalan seperti daging asap, bacon buatan sendiri, serta hidangan khas berupa kari bir craft dengan potongan daging babi goreng di atasnya. Penggunaan sisa bir craft dalam proses pembuatan saus karinya memberikan keunikan cita rasa tersendiri bagi para pengunjung.
Bagi para pecinta bir, tersedia delapan keran bir dengan mayoritas pilihan merupakan bir craft lokal dari berbagai wilayah di Jepang, termasuk produk dari Kyoto Brewing Company yang mengisi beberapa keran secara bergantian setiap bulannya.

Jam operasional kafe terbagi menjadi beberapa sesi utama:
- Sarapan: 07.00 – 10.30
- Makan Siang: 11.30 – 16.00
- Makan Malam: Hari kerja 18.00 – 23.00
Selepas jam operasional restoran berakhir pada malam hari, area lantai dasar kembali dibuka secara eksklusif bagi para tamu hotel untuk bersantai atau menikmati suasana malam dengan tenang.

Untuk menu sarapan pagi, para tamu dapat menikmati hidangan kari herbal kesehatan (yakuzen kare) yang lezat sebagai permulaan hari sebelum melanjutkan perjalanan.

On The Marks: Musik dan Suasana

Keberagaman latar belakang tamu yang berkunjung, mulai dari wisatawan asing, pelaku bisnis, atlet, hingga seniman, menciptakan atmosfer yang dinamis di lingkungan hotel ini. Sentuhan artistik yang tersebar di berbagai sudut ruangan juga memberikan pengalaman visual tersendiri bagi siapapun yang menginap.

Dengan keramahan para staf serta fasilitas yang lengkap dan terjangkau, On The Marks menawarkan pengalaman menginap yang berkesan bagi setiap pelancong yang singgah di kawasan Kawasaki.
Mami’s Review
Tempat yang stylish, terjangkau, dan sangat strategis dengan sajian makanan serta bir craft yang lezat. Stafnya juga sangat ramah.
Viet’s Review
Hostel yang sangat bersih dan terencana dengan baik. Makanannya enak dan pelayanannya ramah, meski lokasinya agak jauh dari pusat Tokyo.
Koichi’s Review
Sangat menyenangkan jika bepergian bersama grup karena Anda bisa menikmati area kafe secara privat setelah jam tutup.
On The Marks
Additional Information
Ogawachō 17−1 Kawasaki-ku
Kawasaki, Kanagawa 210-0023
Japan
View on map
On The Marks’s website
+81 44-221-2250








