Sebagian besar karakter dalam My Hero Academia diberkati dengan Quirk luar biasa yang memungkinkan mereka menghadapi penjahat kuat seorang diri. Namun, ketika Quirk mereka tidak lagi memadai, para pahlawan ini kerap mengandalkan armor khusus agar tetap bisa bertarung di level yang setara dan meraih kemenangan.
Armor pahlawan terkuat dalam My Hero Academia memberikan berbagai peningkatan signifikan, mulai dari kecepatan, daya serang, daya tahan, hingga performa tempur secara keseluruhan. Dalam beberapa situasi, armor canggih ini bahkan berfungsi sebagai pengganti Quirk pengguna, memastikan mereka tetap efektif di medan perang.
7
Power Loader dan Mech Lapis Baja yang Selaras dengan Quirk Iron Claw
Alih-alih bertempur di garis depan, Power Loader yang dikenal sebagai Pahlawan Ekskavasi dari U.A. High School lebih berfokus pada pengembangan, perancangan, and peningkatan kostum pahlawan. Ia adalah salah satu staf pengajar Pro Hero yang memimpin studio kursus pengembangan di sekolah tersebut.
Dalam kesehariannya, Power Loader sering terlihat mengoperasikan mecha berlapis baja yang bentuknya sangat mirip dengan mesin penggali konvensional. Kendaraan ini sangat efektif untuk misi pencarian dan penyelamatan serta upaya pemugaran, sekaligus memaksimalkan Quirk menggali miliknya, yaitu Iron Claws.
6
Armor Berlapis Airjet yang Mengubahnya Menjadi Kekuatan Terbang
Serial My Hero Academia: Vigilantes memperkenalkan karakter lain yang mengenakan armor sebagai kostum pahlawan mereka. Ada Airjet, seorang Pro Hero yang mengenakan bodysuit berwarna merah crimson di balik armor putih lengkap dengan dua jetpack, memungkinkannya melayang saat bertarung melawan para penjahat.
Armor pelat milik Airjet juga dilengkapi dengan meriam jet yang sangat ideal untuk melepaskan ledakan udara terkompresi berdaya rusak tinggi. Mirip seperti Katsuki Bakugo, Airjet memiliki dorongan kuat untuk menumpas kejahatan, sering kali menerobos masuk ke medan pertempuran tanpa ragu demi melumpuhkan musuh lewat daya serang yang masif.
5
Armor Torso Penembak Tekanan Udara Milik All Might
Meskipun Armored All Might lebih diingat sebagai setelan terkuat Toshinori Yagi dalam My Hero Academia, ia sebelumnya pernah mengandalkan perlengkapan lain yang tingkat kekuatannya jauh di bawah itu. Air Pressure Shooting Torso Armor miliknya hanya menutupi bagian dada dan berfungsi sebagai alat pendukung untuk menembakkan ledakan udara bertekanan tinggi.
Pada saat yang sama, alat ini hanya memungkinkan All Might beroperasi pada kapasitas 20 hingga 30 persen dari kekuatan penuhnya. Terlepas dari kegunaannya, armor tersebut sering mengalami kerusakan akibat tidak mampu menahan tekanan dari kekuatan luar biasa Toshinori Yagi.
4
Armor Ringan Turbo Hero: Ingenium yang Dirancang Khusus untuk Kecepatan
Tenya Iida dari Kelas 1-A, yang juga dikenal sebagai Ingenium, secara konsisten mengenakan setelan berlapis armor sebagai kostum pahlawannya. Setelan pelindung ringan ini dirancang khusus untuk memaksimalkan Quirk Engine miliknya, mendongkrak kecepatan luar biasa sekaligus meminimalkan hambatan angin sekecil mungkin.
Berkat modifikasi dari Mei Hatsume, kostum pahlawan Ingenium kini tampil lebih ramping dan aerodinamis, serta dilengkapi sistem pendingin internal agar ia dapat menggunakan Quirk-nya dengan lebih efisien. Helmnya juga berfungsi mengurangi terpaan angin, sementara komponen knalpot di betisnya kini lebih berfungsi sebagai penunjang estetika.
3
Strafe Panzer Milik Katsuki Bakugo yang Mengubah Keringat Menjadi Amunisi
Sekilas, Unit Seluler Berat Penekan milik Katsuki Bakugo yang dinamai Strafe Panzer memiliki kemiripan visual dengan War Machine dari Marvel. Pasalnya, Strafe Panzer terdiri dari serangkaian senapan mesin retractable yang terpasang pada kostum pahlawannya. Meskipun tergolong berat, Bakugo mampu memanfaatkan perlengkapan ini dengan sangat efektif.
Strafe Panzer mengubah keringat Bakugo yang mirip nitroglycerin menjadi amunisi mematikan, memungkinkannya menembakkan proyektil ledakan secara cepat ke arah musuh. Unit bergerak berat ini memiliki daya serang yang cukup besar untuk merobek anggota tubuh Tomura Shigaraki, meski pada akhirnya hancur dalam pertempuran sengit yang terjadi kemudian.
2
Armored All Might Mengubah Toshinori Yagi Menjadi Pasukan Satu Orang
Berkat Armored All Might, masa bakti Toshinori Yagi di medan perang mendapatkan perpanjangan waktu yang sangat berarti. Setelan lapis baja berteknologi tinggi dan berbiaya mahal ini dikembangkan oleh All Might bersama Melissa Shield selama bertahun-tahun, memungkinkan sang Simbol Perdamaian menghadapi All For One di masa jayanya serta bertahan dalam pertempuran brutal pada Arc Perang Akhir.
Setiap alat, gawai, senjata, dan modul dalam Armored All Might merupakan bentuk penghormatan terhadap kemampuan para siswa Kelas 1-A. Hal ini mencerminkan komitmen Toshinori Yagi untuk terus menginspirasi generasi pahlawan berikutnya. Mengenakan armor ini, All Might berhasil mendesak All For One hingga memaksa penjahat tersebut menguras sisa kekuatan hidupnya secara drastis.
1
Armor Berbasis Teknologi Izuku Midoriya yang Meniru Kekuatan One For All
Kehilangan One For All dalam pertempuran pamungkas tidak menghentikan langkah Izuku Midoriya untuk tetap aktif sebagai Pro Hero. Dengan bantuan rekan-rekannya, terutama Katsuki Bakugo, ia kembali turun ke garis depan menggunakan setelan mekanis berteknologi tinggi yang memungkinkannya bertarung seolah-olah ia masih memiliki Quirk tersebut.
Melalui kostum baru berbasis teknologi ini, Izuku Midoriya dapat terus menjalankan tugas kepahlawanannya meski tanpa Quirk bawaan. Armor tersebut tidak hanya dilengkapi sepatu jet yang memungkinkannya melayang dan berlari lebih kencang, tetapi juga kabel energi yang meniru cambuk dari Quirk Blackwhip. Lebih dari itu, setelan ini masih menyimpan berbagai fitur lain yang mereplikasi kemampuan Quirk One For All.








