Bagi para pencinta sejarah dan arsitektur, wilayah sekitar pusat Tokyo menyimpan dua destinasi menarik yang memamerkan koleksi bangunan antik bergaya klasik. Kedua lokasi tersebut adalah Edo-Tokyo Open Air Architectural Museum dan Nihon Minka-en Open Air Museum. Menariknya, kedua tempat ini dapat dicapai hanya dalam waktu sekitar tiga puluh menit dengan kereta dari Shinjuku, menjadikannya destinasi yang sangat mudah diakses di tengah kawasan metropolitan yang sibuk.
Menentukan mana yang lebih baik di antara keduanya tentu bergantung pada rencana perjalanan Anda secara keseluruhan. Edo-Tokyo Open Air Architectural Museum sangat cocok untuk dikombinasikan dengan kunjungan ke Mt. Takao atau wilayah Chofu. Sementara itu, Nihon Minka-en Open Air Museum terletak di Kawasaki, Prefektur Kanagawa, yang masih berada di kawasan Greater Tokyo dan menawarkan pengalaman wisata yang tidak kalah menarik.
Kedua museum terbuka ini tidak hanya memanjakan mata para pengamat arsitektur, tetapi juga menawarkan pengalaman unik bagi pengunjung biasa, seperti merasakan duduk di dekat perapian tradisional Jepang atau yang dikenal sebagai irori. Aktivitas ini sangat direkomendasikan, terutama ketika Anda berkunjung pada musim dingin.
Edo-Tokyo Open Air Architectural Museum

Edo-Tokyo Open Air Architectural Museum merupakan fasilitas kurasi bangunan bersejarah yang berasal dari wilayah Tokyo. Sebagian besar bangunan di sini berasal dari periode Meiji (1868–1912), meskipun ada pula beberapa struktur yang mewakili era lebih awal. Di dalam kompleks ini, pengunjung dapat menemukan berbagai bangunan seperti pemandian umum, toko-toko tradisional, hingga pos polisi tempo dulu.
Pemindahan bangunan-bangunan bersejarah ini ke kawasan pinggiran Tokyo bukan tanpa alasan, melainkan sebagai upaya penyelamatan dari kerusakan akibat bencana alam seperti gempa bumi besar tahun 1923 dan kebakaran kota yang kerap terjadi dari dekade ke dekade. Berkat upaya tersebut, bangunan-bangunan yang tersisa kini menjadi artefak sejarah yang sangat berharga.
Secara aksesibilitas, lokasi museum ini berada di dalam area taman publik yang cukup luas dan dapat dijangkau dari Stasiun Musashi-Koganei dengan berjalan kaki atau menggunakan bus. Perlu diketahui juga bahwa museum luar ruangan ini merupakan cabang dari Edo-Tokyo Museum yang terletak di Ryogoku.
Nihon Minka-en Open Air Museum

Bergeser ke Nihon Minka-en Open Air Museum yang terletak di kota Kawasaki, Prefektur Kanagawa. Tempat ini dapat diakses dengan menaiki kereta Odakyu Odawara Line dari Shinjuku menuju Stasiun Mukogaoka Yuen selama kurang lebih tiga puluh menit, dilanjutkan dengan berjalan kaki sekitar sepuluh hingga lima belas menit.
Perbedaan utama antara museum ini dan Edo-Tokyo Open Air Architectural Museum terletak pada koleksinya. Nihon Minka-en Open Air Museum mengumpulkan lebih dari dua lusin bangunan dari periode Edo (1603–1868) yang dipindahkan dari berbagai penjuru Jepang ke Kawasaki. Koleksinya mencakup tempat tinggal samurai, rumah rakyat biasa, kuil bersejarah, hingga panggung kabuki.
Salah satu sorotan utama di museum ini adalah rumah petani bergaya Gassho-zukuri yang berasal dari wilayah Shirakawago di Jepang Tengah. Rumah tradisional ini memiliki atap jerami curah yang dirancang khusus untuk menahan salju tebal, dengan bentuk atap yang menyerupai dua tangan yang sedang mengatup dalam doa.
Menghabiskan Waktu di Dekat Irori

Baik ketika berkunjung ke Nihon Minka-en Open Air Museum maupun Edo-Tokyo Open Air Architectural Museum, menyempatkan diri duduk di dekat perapian tradisional atau irori merupakan pengalaman yang tidak boleh dilewatkan. Perapian yang terletak di lantai ini dulunya menjadi pusat berkumpulnya keluarga sekaligus berfungsi untuk menjaga keawetan struktur kayu rumah melalui kepulan asapnya.
Untuk benar-benar menghargai keajaiban arsitektur tradisional ini, pengunjung disarankan untuk meluangkan waktu sejenak duduk di dekat api yang menyala di dalam rumah-rumah petani tersebut. Aktivitas sederhana ini akan memberikan nuansa autentik dan memperkaya wawasan Anda mengenai cara hidup masyarakat Jepang di masa lampau.








