
Banyak wisatawan yang berkunjung ke Jepang mungkin sudah mengetahui bahwa negara ini dipenuhi dengan benteng bergengsi bergaya abad pertengahan. Sayangnya, sebagian besar dari bangunan tersebut sebenarnya bukanlah struktur asli yang bersejarah. Faktanya, hanya ada dua belas kastil yang benar-benar merupakan bangunan asli. Selebihnya adalah rekonstruksi beton bertulang yang dibangun pada masa-masa berikutnya untuk memulihkan kerugian akibat modernisasi pada akhir tahun 1800-an. Kendati bangunan baru ini sering kali menyimpan koleksi artefak sejarah yang mengesankan, merasakan bangunan yang autentik tentu memberikan pengalaman yang jauh berbeda.
Bagi para pencari keaslian sejarah, mengunjungi salah satu dari dua belas kastil asli adalah sebuah keharusan. Salah satu lokasi terbaik untuk dikunjungi adalah Inuyama Castle yang terletak di Prefektur Aichi. Dianggap sebagai benteng pertengahan yang paling tua, harta karun nasional ini didirikan pada tahun 1537. Kastil ini berdiri di atas bukit kecil di samping Sungai Kiso, memberikan pemandangan landskap sekitarnya yang sangat strategis. Walau ada beberapa penambahan modern demi keperluan pelestarian, bagian fasad kayu dan batu pada menara utamanya sebagian besar masih dibiarkan seperti aslinya.
Berbeda dengan beberapa kastil bertahan lainnya, Inuyama Castle benar-benar pernah mengalami pertempuran sengit selama periode Sengoku. Benteng ini menjadi rintangan terakhir yang harus ditaklukkan oleh panglima perang Oda Nobunaga guna mengamankan kekuasaannya di provinsi asal. Setelah mengalahkan klan Imagawa dalam Pertempuran Okehazama, Oda Nobunaga mengarahkan pasukannya untuk merebut benteng strategis ini. Menjelajahi benteng yang terbukti mampu bertahan dari berbagai gempuran pertempuran masa lalu tentu menjadi impian bagi para pecinta sejarah.
Cara Menuju ke Sana
Sebelum membahas lebih jauh mengenai sejarahnya, penting untuk memahami rute perjalanan ke sana. Meskipun Inuyama City tidak terlalu terpencil, aksesnya tidak semudah merekonstruksi Osaka Castle. Perjalanan dapat dimulai dengan naik kereta peluru menuju Nagoya. Banyak wisatawan asing yang kerap melewatkan kota Nagoya, padahal ada banyak sekali objek wisata menarik di sekitarnya. Pemegang JR rail pass sangat disarankan untuk memanfaatkan kesempatan turun di Nagoya dan menjelajahi wilayah tersebut.
Setibanya di Nagoya, perjalanan dilanjutkan dengan berpindah ke jalur Meitetsu Inuyama Line dari Stasiun Meitetsu Nagoya menuju Stasiun Inuyama Yuen. Menggunakan layanan seperti Jorudan sangat dianjurkan untuk memudahkan perhitungan jadwal kereta. Sebagai alternatif, pengunjung juga bisa turun di Stasiun Inuyama. Dari stasiun tersebut, wisatawan dapat memilih berjalan kaki selama 20 menit atau menggunakan bus lokal.
Bagi pengunjung pertama kali ke Jepang, rute menuju Inuyama Castle tergolong cukup mudah diakses. Namun, jika ingin mendalami warisan sejarah bangunan berusia 400 tahun ini, memesan tur terpadu dari penyedia lokal dapat menjadi pilihan yang sangat membantu untuk memahami lebih jauh tentang era samurai di Jepang bagian tengah.
Menjelajahi Inuyama Castle

Inuyama Castle bukan satu-satunya daya tarik di kawasan Prefektur Aichi ini. Terdapat berbagai destinasi menarik di sekitar benteng yang dapat mengisi waktu liburan sepanjang hari:
- Inuyama Castle Town
Kastil-kastil di Jepang umumnya dikelilingi oleh kota kastil tempat tinggal rakyat jelata dan para pelaku ekonomi domain tersebut. Inuyama Castle merupakan sedikit pengecualian langka di mana kota kastilnya masih menyisakan jejak autentik. Jalur utama menuju benteng kini dipenuhi deretan toko yang berupaya merekonstruksi suasana era abad pertengahan Jepang. - Sanko Inari Shrine
Terletak di kaki Inuyama Castle, kuil ini memiliki latar belakang sejarah yang kaya. Pengunjung dari berbagai penjuru kerap datang untuk menyampaikan doa. Daya tarik utama bagi wisatawan asing selain nilai sejarahnya adalah jajaran gerbang torii Shinto yang sangat fotogenik. - Haritsuna Shrine
Berada tepat di sebelah Sanko Inari Shrine, kuil ini menjadi lokasi asal mula Festival Inuyama yang spektakuler sejak tahun 1600-an. Tempat ini sangat layak untuk disinggahi sejenak sebelum mendaki menara utama kastil. - Inuyama Cultural History Museum
Museum ini mendokumentasikan sejarah kawasan di sekitar Inuyama Castle dari masa ke masa. Kendati lokasinya sangat strategis, sebagian besar informasi pameran disajikan dalam bahasa Jepang. - Karakuri Exhibition Museum
Karakuri ningyo merupakan sejenis automaton abad pertengahan yang dapat bergerak sendiri dengan tenaga mekanis seperti roda gigi dan beban. Museum ini menampilkan berbagai karya ciptaan menakjubkan dan terletak tepat di sebelah museum sejarah budaya. - Uraku-en
Taman tradisional Jepang yang terletak di luar area utama kastil ini menyajikan suasana yang menenangkan. Di dalamnya terdapat Jo-an, sebuah rumah teh yang diakui sebagai salah satu dari tiga yang terbaik di seluruh Jepang dan ditetapkan sebagai harta karun nasional. - Meiji Village Museum
Museum arsitektur luar ruangan ini melestarikan bangunan-bangunan bersejarah dari era Meiji, Taisho, serta awal Showa, dan dapat dikunjungi apabila memiliki waktu luang lebih di Inuyama.
Selain mengunjungi berbagai situs tersebut, meluangkan waktu untuk menikmati Inuyama Castle secara langsung adalah hal yang wajib dilakukan. Pengunjung harus menaiki tangga yang cukup curam untuk mencapai tingkat teratas benteng, namun pemandangan panorama dari lantai paling atas sebanding dengan usaha yang dikeluarkan.
Bagi yang ingin memaksimalkan kunjungan ke kastil bersejarah ini, menginap di Hotel Indigo Inuyama Uraku-en Garden dapat dipertimbangkan. Hotel ini menawarkan pemandangan langsung ke arah kastil serta mengintegrasikan budaya lokal ke setiap sudut fasilitasnya. Para tamu hotel juga mendapatkan keuntungan berupa akses masuk gratis ke taman Uraku-en yang berdampingan.
Atraksi Menarik Lainnya di Sekitar

Selain Inuyama Castle, Prefektur Aichi dan kawasan Jepang tengah menyimpan banyak destinasi tersembunyi lainnya. Salah satu situs penting yang patut dikunjungi adalah Atsuta Shrine. Tempat suci kuno ini konon menyimpan pedang legendaris Kusanagi-no-Tsurugi yang merupakan bagian dari perlengkapan kekaisaran Jepang.
Untuk mengunjungi situs ini, wisatawan dapat naik jalur Meitetsu Inuyama Line hingga Stasiun Jingumae, kemudian berjalan kaki selama beberapa menit. Pedang legendaris tersebut disimpan rapat dan tidak dipamerkan kepada publik demi alasan keselamatan dan mitos yang menyertainya.
Sampai jumpa pada petualangan berikutnya!








