Festival Bunga Sakura Kawazu atau Kawazu Cherry Blossom Festival yang rutin diselenggarakan dari pertengahan Februari hingga awal Maret selalu berhasil menarik perhatian melalui berbagai unggahan di media sosial. Dianggap sebagai tempat asal mula pohon Kawazu-zakura, kawasan di sebelah timur Jepang ini menawarkan pemandangan bunga sakura yang mekar lebih awal dibandingkan wilayah lainnya. Dikenal berkat kelopaknya yang berukuran besar serta warna merah mudanya yang mencolok, bunga-bunga ini menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang ingin menikmati sisa suasana musim dingin.
Meskipun beberapa tempat di Tokyo juga memiliki pohon Kawazu-zakura, sulit untuk menandingi jumlah pohon yang ada di Kawazu. Sepanjang aliran Sungai Kawazu, pengunjung dapat menyaksikan barisan pohon sakura berwarna merah muda yang membentang luas. Karena proses mekarnya yang cenderung bertahap, perayaan di Kawazu ini juga berlangsung lebih lama, yakni sekitar satu bulan penuh.
Kendati menjadi destinasi utama untuk menikmati keindahan bunga ini, lonjakan pengunjung tentu tidak dapat dihindari saat musim mekar penuh. Bagi yang berencana berkunjung ke Semenanjung Izu dari Tokyo, disarankan untuk memulai perjalanan lebih awal pada pagi hari agar bisa menikmati suasana di sekitar sungai dengan lebih leluasa sebelum kawasan tersebut dipadati oleh wisatawan.
<
Cara Menuju ke Sana

Cara paling praktis untuk mencapai bagian Semenanjung Izu ini adalah dengan menaiki kereta limited express Odoriko atau Saphir. Kereta ini menyusuri pesisir timur langsung menuju Stasiun Kawazu sambil menyuguhkan pemandangan Laut Sagami yang memukau. Mengingat moda transportasi ini merupakan yang tercepat, kursi biasanya akan terisi penuh selama periode awal Februari hingga awal Maret.
Sebagai alternatif apabila tiket kereta limited express telah habis, perjalanan tetap dapat dilanjutkan dengan menaiki Tokaido Shinkansen dari kota menuju Stasiun Atami, kemudian melanjutkan perjalanan dengan berpindah ke jalur Izukyu Railway Line. Waktu tempuh yang dibutuhkan relatif sama, dan rute perjalanan dapat dicek terlebih dahulu melalui layanan seperti Jorudan.
Setibanya di Stasiun Kawazu, rute menuju lokasi utama festival dapat ditemukan dengan mudah dengan mengikuti arah lautan manusia yang keluar dari stasiun. Cukup berjalan lurus hingga menemukan Sungai Kawazu, lalu mengambil arah ke kanan untuk menyusuri jalan setapak di tepi sungai yang mengarah ke pegunungan.
Pusat Informasi Pariwisata Kawazu-zakura yang beralamat di 72–12 Sasahara, Kawazu-cho, Kamo-gun, Shizuoka, dapat dijadikan acuan navigasi. Karena perayaan ini berlangsung di tengah musim dingin, pengunjung diimbau untuk mengenakan pakaian hangat yang memadai.
Festival Bunga Sakura Kawazu

Puncak mekarnya bunga terjadi pada minggu-minggu terakhir bulan Februari hingga awal Maret. Pada periode tersebut, kota kecil di bagian selatan Semenanjung Izu ini akan dipadati oleh para pengunjung dari kota besar, sehingga aktivitas berjalan-jalan umumnya dilakukan bersama banyak orang.
Festival ini pada dasarnya merupakan ruang interaksi sosial yang meriah. Mengunjungi tempat ini bersama rekan-rekan akan membuat suasana terasa lebih menyenangkan, sekaligus memudahkan proses pengambilan foto di tengah rimbunnya bunga sakura, sembari menikmati berbagai jajanan kaki lima yang dijajakan oleh para vendor.
Tidak ada agenda khusus yang bersifat kaku di festival ini; para pengunjung biasanya hanya berjalan santai di sepanjang tepian sungai sambil mengagumi kelopak bunga Kawazu-zakura yang lebar. Kendati demikian, kewaspadaan terhadap pejalan kaki lain tetap perlu dijaga mengingat ramainya pengunjung pada jam-jam puncak.
Menelusuri Sisi Lain Sungai Kawazu

Selain festival bunga sakura, kawasan Kawazu menyimpan sejumlah daya tarik lain yang layak dikunjungi bagi mereka yang ingin menghindari kerumunan:
- Air Terjun Nanadaru: Terdiri dari tujuh air terjun alami dengan ketinggian mencapai 30 meter yang terletak agak jauh dari pusat kota, menawarkan suasana yang lebih tenang sebagai pelengkap wisata bunga.
- Pohon Asli Kawazu-zakura: Lokasi pohon pertama yang menjadi cikal bakal seluruh pohon Kawazu-zakura di Jepang dapat ditemukan di dekat Stasiun Kawazu.
- Onsen Alami: Kota Kawazu memiliki sumber pemandian air panas alami. Odaru Onsen dan Mine Onsen merupakan pilihan tempat pemandian yang dapat dikunjungi untuk bersantai, di mana Mine Onsen lebih mudah diakses apabila tidak mengunjungi air terjun.
- Taman Mawar: Kawazu Bagatelle Park menawarkan koleksi bunga mawar bagi wisatawan yang ingin menikmati variasi tanaman selain sakura.
Aktivitas berjalan kaki yang cukup panjang selama festival dapat menyebabkan kaki terasa lelah. Untuk mengatasinya, tersedia beberapa titik kolam rendam kaki atau ashiyu di berbagai sudut kota guna merilekskan otot-otot yang penat.
Destinasi Menarik di Sekitar Kawazu

Semenanjung Izu masih memiliki banyak destinasi lain yang patut dijelajahi. Di sebelah selatan Kawazu, terdapat kota pesisir Shimoda yang sarat akan sejarah modernisasi Jepang pasca kedatangan Komodor Matthew C. Perry.
Pilihan lainnya adalah kota pemandian air panas Ito yang terletak di sepanjang jalur Izukyu Railway Line. Kota ini menawarkan keajaiban alam seperti Pantai Jogasaki dan Gunung Omuro, serta sangat strategis untuk disinggahi dalam perjalanan pulang dari Stasiun Kawazu.
Stasiun Atami juga dapat dijadikan tempat beristirahat sejenak sebelum kembali ke Tokyo bagi wisatawan yang ingin menghindari kepadatan di kereta ekspres.








