Banyak wisatawan asing yang berkunjung ke Jepang tentu sudah familiar dengan keindahan wilayah Nikko di Prefektur Tochigi, terutama Kuil Nikko Toshogu yang sangat terkenal sebagai tempat persemayaman Tokugawa Ieyasu. Kuil yang megah ini memang menawarkan keindahan arsitektur yang luar biasa. Namun, tidak banyak yang tahu bahwa bangunan serupa tidak hanya ada di sana. Prefektur Shizuoka juga memiliki Kuil Kunozan Toshogu yang sama spektakulernya, bahkan menyimpan nilai sejarah yang lebih mendalam dalam beberapa aspek dibanding kompleks di Nikko.
Sayangnya, destinasi ini kurang begitu populer di kalangan pelancong internasional. Padahal, kuil ini terletak tepat di jalur wisata utama Golden Route sehingga sangat mudah diakses bagi mereka yang ingin sedikit keluar dari jalur pelancongan umum. Selepas berkunjung langsung, keindahan tempat ini sungguh memukau, dan terasa disayangkan karena gaungnya belum sebesar Nikko Toshogu, meskipun lokasinya jauh lebih mudah dijangkau tanpa harus melakukan perjalanan panjang ke wilayah utara.
Sebelum membahas rute perjalanannya, penting untuk diketahui bahwa Kuil Kunozan Toshogu dapat dikunjungi melalui dua cara. Bagi wisatawan yang berpusat di Tokyo, tempat ini sangat ideal untuk dijadikan destinasi perjalanan sehari. Selain itu, kuil ini juga bisa menjadi tempat singgah yang menarik di tengah perjalanan menuju Kyoto dan Osaka. Pemegang JR Rail Pass sangat diuntungkan karena mereka dapat memanfaatkan kereta peluru Tokaido tanpa biaya tambahan untuk mencapai wilayah ini.
Cara Menuju ke Sana

Perjalanan menuju Kuil Kunozan Toshogu sebenarnya cukup sederhana namun membutuhkan kombinasi beberapa moda transportasi. Pertama, Anda bisa menumpang kereta peluru Kodama atau Hikari yang menuju ke Jepang bagian barat dan turun di Stasiun Shizuoka. Pastikan untuk memeriksa jadwal terlebih dahulu melalui layanan seperti Jorudan, dan hindari kereta super cepat Nozomi yang tidak berhenti di stasiun wilayah Jepang tengah serta tidak berlaku bagi pemegang JR Rail Pass.
Setibanya di Stasiun Shizuoka, arahkan langkah menuju pintu keluar utara untuk menemukan pusat informasi pariwisata lokal. Staf di sana akan dengan senang hati membagikan brosur berbahasa Inggris yang memuat jadwal bus beserta beberapa kupon diskon. Dari sana, lanjutkan perjalanan ke halte bus terdekat dengan tujuan Nihondaira. Frekuensi bus biasanya sekitar dua kali dalam sejam, namun ada baiknya untuk selalu memeriksa informasi terbaru di pusat informasi pariwisata.
Secara tradisional, jalur utama untuk mendaki Kuil Kunozan Toshogu adalah dengan menaiki lebih dari 1.000 anak tangga batu, yang umumnya hanya disarankan bagi mereka yang menyukai tantangan fisik ekstrem. Bagi pengunjung biasa, pilihan terbaik adalah menumpang bus ke Nihondaira, lalu melanjutkan perjalanan turun menggunakan kereta gantung (ropeway) menuju area kuil. Biaya tiket kereta gantung dapat dikurangi dengan menggunakan kupon dari pusat informasi tadi, sehingga Anda bisa menikmati pemandangan tanpa harus kelelahan menaiki ratusan anak tangga.
Menjelajahi Kompleks Kuil

Begitu tiba di area kuil, sediakan waktu luang yang cukup untuk mengeksplorasi setiap sudutnya. Serupa dengan kuil pasangannya di Nikko, bangunan-bangunan di Kunozan Toshogu menampilkan arsitektur yang mengagumkan. Tiket masuknya seharga beberapa ratus yen, dan disarankan untuk membeli tiket kombinasi agar bisa mengakses museum di sebelah area kuil. Museum ini memamerkan barang-barang pribadi Tokugawa Ieyasu serta berbagai benda berharga warisan masa lampau. Meskipun pengunjung dilarang mengambil foto di dalam museum, kunjungan ke tempat ini sangat sepadan.
Di balik area museum dan loket tiket, pengunjung akan disambut oleh jajaran bangunan berwarna merah vermilion cerah yang kontras dengan warna gelap di Nikko Toshogu, serta dihiasi aksen keemasan yang rumit. Gerbang Romon menjadi bangunan pertama yang menarik perhatian dengan ukiran detailnya yang luar biasa. Masuk lebih ke dalam, terdapat aula utama dan ruang ibadah yang juga dipenuhi pahatan berwarna-warni. Tersedia beberapa bangku di sekitar area ini bagi pengunjung yang ingin duduk santai menikmati karya seni tersebut.
Aspek paling penting yang menjadikan kompleks ini bernilai sejarah tinggi terletak lebih jauh ke dalam area hutan, yakni makam asli tempat persemayaman jasad Tokugawa Ieyasu. Banyak orang keliru mengira bahwa situs di Nikko adalah makam sang shogun pertama, padahal Nikko sebenarnya hanya memuliakan arwahnya sebagai dewa, sementara Kunozan Toshogu menyimpan makam yang sesungguhnya. Inilah alasan mengapa kuil ini memiliki arti sejarah yang sangat krusial.
Alasan makam Tokugawa Ieyasu berada di Shizuoka dan bukan di Tokyo (yang dahulu bernama Edo) berkaitan dengan strategi politiknya. Ia sengaja turun takhta lebih awal sebagai shogun demi memastikan kelancaran peralihan kekuasaan kepada putranya, sekaligus memperkokoh kendali keluarganya atas Jepang yang baru saja bersatu. Setelah melepas jabatannya, ia menghabiskan masa tua di Kastil Sunpu yang terletak tidak jauh dari Kuil Kunozan Toshogu.
Destinasi Menarik Lainnya di Sekitar
Selain kuil utama, wilayah sekitar Kunozan Toshogu juga menawarkan berbagai destinasi menarik lain yang sayang untuk dilewatkan:
- Nihondaira
Dataran tinggi setinggi 308 meter ini menawarkan panorama menakjubkan ke arah Gunung Fuji, Semenanjung Izu, Pegunungan Alpen Selatan Jepang, Pelabuhan Shimizu, dan Teluk Suruga. Termasuk dalam daftar 100 lanskap terbaik di Jepang, tempat ini wajib disinggahi sejenak setelah mengunjungi kuil. - Kastil Sunpu
Dibangun oleh Tokugawa Ieyasu pada tahun 1586 sebagai tempat tinggal di masa pensiunnya. Meskipun bangunan aslinya sudah tidak utuh, kawasan ini telah diubah menjadi taman yang asri dengan beberapa struktur bangunan yang dipugar ulang, lengkap dengan museum di dalamnya serta taman tradisional Jepang. - Pelabuhan Shimizu
Terletak beberapa stasiun dari Stasiun Shizuoka, pelabuhan ini dulunya merupakan pusat penting untuk ekspor teh regional. Kini, pengunjung dapat menikmati pasar ikan yang meriah serta museum sejarah suki yang terletak di dalam pusat perbelanjaan S-Pulse Dream Plaza. - Pantai Miho
Pantai yang tersohor dengan jutaan batu kerikil kecil menggantikan pasir ini menawarkan pemandangan ikonik Gunung Fuji berlatar barisan pohon pinus yang magis. Pengunjung dapat mencapainya melalui berbagai jalur darat atau dengan menaiki kapal wisata dari Shimizu.
Semoga perjalanan Anda selanjutnya menyenangkan dan penuh pengalaman baru di luar jalur wisata umum Jepang!








