Meskipun perhatian publik kini lebih tertuju pada keluarga konsol hibrida Nintendo Switch, konsol klasik Nintendo Wii ternyata masih akan kedatangan sebuah permainan baru tahun ini. Di tengah era di mana kepemilikan digital semakin dipertanyakan oleh banyak perusahaan, kemunculan rilis fisik baru untuk konsol yang meluncur pada tahun 2006 ini menjadi sebuah fenomena yang menarik.
Komunitas retro-gaming dan pengembang independen terbukti terus menghidupkan perangkat keras lama tersebut. Lewat tangan dingin para pengembang, sebuah permainan tembak-tembakan bergaya arkade siap dirilis dalam format cakram fisik orisinal yang dapat dimainkan langsung di konsol Nintendo Wii.
Metal Canary Rilis di Nintendo Wii pada 12 September
Permainan yang dimaksud adalah Metal Canary, sebuah judul shoot-’em-up bergaya klasik buatan pengembang asal Brasil, Nai Adventure. Permainan ini awalnya dikembangkan untuk Dreamcast sebelum akhirnya dialihkan ke berbagai platform lain. Menariknya, proses penyesuaian untuk konsol Wii diklaim hanya memakan waktu sekitar enam jam saja, sementara sisa waktunya dihabiskan untuk penyempurnaan, penyesuaian perangkat keras, dan persiapan peluncuran di ajang Retrocon 2026.
Metal Canary dapat dimainkan menggunakan Wii Remote dan Nunchuk, memberikan kesempatan bagi para penggemar untuk merasakan kembali pengalaman unik dari pengendali gerak khas konsol tersebut. Menampilkan estetika seni piksel dan mekanisme aksi arkade yang menantang para pemain untuk menembus terjangan musuh, versi fisik ini diproduksi oleh Old Game untuk distribusi global.
Peluncuran perdana permainan ini dijadwalkan berlangsung pada ajang Retrocon 2026 di Oaks, Pennsylvania, yang dihelat pada 12 hingga 13 September. Setelah acara tersebut, pemesanan secara daring rencananya akan segera dibuka bagi para kolektor yang ingin mendapatkannya.
Bagi para kolektor dan penggemar perangkat keras retro, tanggal tersebut tentu menjadi momen yang patut dinantikan. Walaupun bukan rilisan resmi langsung dari Nintendo, kehadiran permainan fisik baru untuk perangkat keras orisinal yang dirilis hampir dua dekade setelah konsol tersebut pertama kali diluncurkan membuktikan bahwa kreativitas komunitas pengembang independen tidak pernah surut.








